QS World University Rankings: Asia 2026 mencatat sejumlah perguruan tinggi asal Jawa Tengah dalam daftar universitas terbaik di Asia. Dari hasil pemeringkatan tersebut, Universitas Diponegoro (Undip) menempati posisi tertinggi di Jawa Tengah.
Undip berada di peringkat =106 Asia. Posisi tersebut meningkat dibandingkan QS Asia 2025 ketika kampus yang berpusat di Semarang itu menempati peringkat =134.
Di bawah Undip terdapat Universitas Sebelas Maret (UNS). Kampus tersebut berada di peringkat 168 Asia, naik cukup jauh dari posisi =221 pada tahun sebelumnya.
Dengan demikian, hanya Undip dan UNS yang berhasil menembus 200 besar universitas terbaik di Asia dari Jawa Tengah pada QS Asia 2026.
Berdasarkan pengolahan Dataloka atas data QS, secara keseluruhan terdapat 10 perguruan tinggi asal Jawa Tengah yang masuk QS World University Rankings: Asia 2026.
Angka peringkat menunjukkan adanya jarak cukup lebar antara dua kampus teratas dengan perguruan tinggi Jawa Tengah lainnya. Setelah Undip di posisi =106 dan UNS di peringkat 168, kampus berikutnya adalah UMS yang berada pada kelompok 741–750 Asia.
UNNES berada di kelompok 901–950, sedangkan Unsoed dan UKSW sama-sama masuk kelompok 1001–1100 Asia. Empat perguruan tinggi lainnya, yakni Universitas Katolik Soegijapranata, Udinus, Unissula, dan UMP, berada pada kelompok peringkat 1301–1400 Asia.
Undip dan UNS Naik Peringkat
Undip tidak hanya menjadi kampus dengan posisi tertinggi di Jawa Tengah, tetapi juga mencatat perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada QS Asia 2025, Undip berada di posisi =134. Posisinya kemudian naik menjadi =106 pada 2026, atau membaik 28 tingkat.
Kenaikan lebih besar dicatat UNS. Kampus tersebut beranjak dari =221 pada 2025 menjadi peringkat 168 pada 2026, sehingga memperbaiki posisinya sekitar 53 tingkat.
Sementara itu, UMS bergerak dari kelompok 701–750 menjadi 741–750. UNNES turun dari kelompok 751–800 menjadi 901–950.
Unsoed juga bergeser dari 801–850 menjadi 1001–1100. UKSW sebelumnya berada pada kelompok 851–900 dan kini berada di 1001–1100.
Perbandingan antartahun untuk kampus yang berada dalam kelompok peringkat perlu dibaca secara hati-hati. Sebab, QS tidak memberikan posisi individual yang lebih terperinci bagi universitas yang ditempatkan dalam rentang peringkat yang sama.
Bagaimana QS Asia Menentukan Peringkat Kampus?
QS Asia menilai perguruan tinggi menggunakan sejumlah indikator yang mencakup aspek reputasi, kualitas pembelajaran, riset, hingga internasionalisasi.
Dalam data QS Asia 2026, indikator tersebut meliputi academic reputation, employer reputation, faculty/student ratio, international research network, citations per paper, papers per faculty, staff with PhD, international faculty, international students, inbound exchange students, serta outbound exchange students.
Karena itu, posisi dalam QS Asia tidak hanya ditentukan oleh jumlah publikasi atau sitasi. Reputasi kampus di kalangan akademisi dan pemberi kerja serta tingkat internasionalisasi juga menjadi bagian dari penilaian. (RK/D-1)
FAQ
Apa kampus terbaik di Jawa Tengah versi QS Asia 2026?
Universitas Diponegoro (Undip) menjadi kampus dengan peringkat tertinggi di Jawa Tengah. Undip berada di posisi =106 Asia.
Berapa kampus Jawa Tengah yang masuk QS Asia 2026?
Berdasarkan pengolahan data QS Asia 2026, terdapat 10 perguruan tinggi dari Jawa Tengah yang masuk dalam pemeringkatan.
Apakah UNS masuk 200 besar universitas Asia?
Ya. Universitas Sebelas Maret (UNS) berada di peringkat 168 QS Asia 2026, naik dari posisi =221 pada QS Asia 2025.
Apa perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Tengah versi QS Asia 2026?
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi perguruan tinggi swasta asal Jawa Tengah dengan posisi tertinggi, yakni kelompok peringkat 741–750 Asia.
Baca: UI Tempati Peringkat Teratas Kampus Terbaik di Indonesia versi QS WUR 2026














Comments 3