Perguruan tinggi negeri tidak mendominasi seluruh posisi teratas bidang Ilmu Komputer di Indonesia. BINUS University justru berada di peringkat kedua nasional dalam QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Computer Science & Information Systems.
BINUS berada pada kelompok 301–350 dunia. Posisinya hanya berada di bawah Universitas Indonesia (UI), yang menempati kelompok 251–300 dunia. Pada saat yang sama, BINUS berada di atas sejumlah perguruan tinggi negeri besar, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Posisi tersebut menarik karena QS tidak menentukan peringkat Computer Science & Information Systems hanya berdasarkan reputasi kampus secara umum. Pemeringkatan bidang menggunakan indikator yang mencakup reputasi akademik, reputasi di mata pemberi kerja, dampak penelitian, produktivitas riset, hingga jejaring penelitian internasional.
Artinya, posisi BINUS yang tinggi tidak dapat dibaca sekadar sebagai perbandingan nama besar antara kampus swasta dan negeri. Ada sejumlah aspek yang dinilai QS secara khusus untuk bidang Ilmu Komputer.
BINUS Naik ke Peringkat 301–350 Dunia
QS World University Rankings by Subject 2026 menempatkan BINUS pada kelompok 301–350 dunia untuk Computer Science & Information Systems. BINUS juga mencatatkan diri sebagai kampus nomor dua di Indonesia pada bidang tersebut.
Posisi 2026 sekaligus menjadi perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada QS by Subject 2025, bidang Ilmu Komputer dan Sistem Informasi BINUS masih berada pada kelompok 401–450 dunia.
Kenaikannya tidak terjadi dalam satu tahun saja. Dalam enam edisi terakhir, posisi BINUS bergerak dari kelompok 451–500 dunia pada 2021 menjadi 301–350 pada 2026.
| Tahun | Peringkat Dunia BINUS | Peringkat Indonesia |
|---|---|---|
| 2021 | 451–500 | 5 |
| 2022 | 401–450 | 5 |
| 2023 | 351–400 | 3 |
| 2024 | 351–400 | 2 |
| 2025 | 401–450 | 2 |
| 2026 | 301–350 | 2 |
Sumber: BINUS University.
Data tersebut menunjukkan bahwa secara nasional BINUS naik dari posisi kelima pada 2021 menjadi posisi kedua sejak 2024. Peringkat globalnya sempat turun satu kelompok pada 2025 sebelum meningkat ke posisi terbaiknya dalam periode tersebut pada 2026. Kenaikan itu membuat BINUS tetap berada tepat di belakang UI.
UI sendiri mengalami peningkatan dari kelompok 351–400 dunia pada QS 2025 menjadi 251–300 pada QS 2026. UI mempertahankan posisi sebagai kampus dengan peringkat tertinggi di Indonesia untuk Computer Science & Information Systems.
Apa yang Dinilai QS untuk Ilmu Komputer?
QS World University Rankings by Subject menggunakan lima indikator utama dalam pemeringkatan berdasarkan bidang, yakni Academic Reputation, Employer Reputation, Citations per Paper, H-Index, dan International Research Network.
Kelima indikator tersebut melihat universitas dari sisi yang berbeda.
1. Academic Reputation
Academic Reputation melihat reputasi sebuah perguruan tinggi di kalangan akademisi.
QS mengumpulkan penilaian melalui survei akademik global. Pada siklus 2026, pemeringkatan QS by Subject menggabungkan pandangan lebih dari 151.000 akademisi secara keseluruhan.
Dengan indikator ini, sebuah universitas dinilai berdasarkan pengakuan akademisi terhadap kekuatannya pada bidang tertentu, termasuk Ilmu Komputer.
2. Employer Reputation
Indikator berikutnya adalah Employer Reputation. QS menggunakan survei perusahaan atau pemberi kerja untuk mengetahui universitas yang memiliki reputasi kuat dalam menghasilkan lulusan pada bidang tertentu.
Pada pemeringkatan berdasarkan subjek, QS menghimpun pandangan dari sekitar 100.000 pemberi kerja secara keseluruhan.
Namun, indikator tersebut bukan ukuran jumlah lulusan yang memperoleh pekerjaan dan bukan pula data gaji alumni. Yang diukur adalah reputasi universitas di mata responden pemberi kerja.
Aspek ini menjadi relevan untuk membedakan pemeringkatan Ilmu Komputer dengan penilaian yang hanya berfokus pada publikasi akademik.
3. Citations per Paper
QS juga mengukur dampak penelitian melalui Citations per Paper.
Indikator ini melihat seberapa banyak publikasi pada suatu bidang dikutip oleh penelitian lainnya. Dengan demikian, perguruan tinggi dengan publikasi yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan penelitian Ilmu Komputer dapat memperoleh nilai lebih tinggi.
Data penelitian yang digunakan QS berasal dari basis data Scopus.
4. H-Index
Selain jumlah sitasi per publikasi, QS menggunakan H-Index.
Indikator ini menggabungkan produktivitas penelitian dan dampak sitasinya. Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan banyak publikasi, tetapi juga dinilai dari seberapa sering penelitian tersebut digunakan atau dirujuk oleh penelitian lain.
5. International Research Network
Indikator terakhir adalah International Research Network atau IRN.
IRN melihat sejauh mana perguruan tinggi membangun jaringan penelitian dengan institusi di berbagai negara. Karena itu, universitas dengan kolaborasi penelitian internasional yang luas memiliki kesempatan memperoleh penilaian lebih kuat pada indikator ini.
QS mencantumkan IRN sebagai salah satu dari lima indikator utama dalam World University Rankings by Subject.
Tidak Semua Kampus Otomatis Masuk Ranking QS
Masuk dalam daftar QS by Subject juga memerlukan sejumlah persyaratan. Untuk narrow subject seperti Computer Science, QS mensyaratkan sebuah perguruan tinggi memiliki program gelar penuh pada bidang terkait dan setidaknya telah menghasilkan tiga angkatan lulusan.
Universitas juga harus memenuhi batas minimum publikasi dan reputasi. Khusus untuk bidang Computer Science, QS menetapkan ambang sedikitnya 140 publikasi agar sebuah institusi memenuhi syarat penelitian untuk dipertimbangkan dalam ranking bidang tersebut. Data publikasinya dihitung dalam periode lima tahun menggunakan Scopus.
QS juga mensyaratkan jumlah skor Academic Reputation dan Employer Reputation sekurang-kurangnya lima untuk dapat memenuhi kriteria pemeringkatan narrow subject.
Artinya, keberadaan sebuah universitas dalam ranking tidak hanya ditentukan oleh penyelenggaraan program studi Ilmu Komputer, tetapi juga rekam jejak akademik, penelitian, serta reputasinya.
Mengapa BINUS Bisa di Atas UGM, ITS, dan ITB?
Data publik QS yang dapat diverifikasi menunjukkan hasil akhir pemeringkatan, tetapi tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa BINUS mengalahkan UGM, ITS, atau ITB karena satu indikator tertentu saja.
QS menilai perguruan tinggi menggunakan kombinasi sejumlah indikator. Karena itu, posisi 301–350 BINUS merupakan hasil dari performa gabungan dalam metodologi tersebut.
BINUS sendiri menyebut penguatan kualitas akademik, riset, inovasi, serta relevansi pendidikan terhadap kebutuhan global sebagai konteks kenaikan peringkat bidangnya pada 2026. Namun, pernyataan tersebut berasal dari pihak universitas sehingga tidak dapat digunakan untuk menentukan secara independen indikator mana yang menjadi penyebab utama posisinya.
Yang dapat dipastikan, pada hasil akhir QS 2026, BINUS berada di kelompok 301–350 dunia dan posisi kedua nasional. UGM berada pada kelompok 351–400, ITS pada 401–450, sedangkan ITB pada 451–500.
Dengan demikian, BINUS memiliki posisi yang lebih tinggi dalam pemeringkatan Computer Science & Information Systems QS 2026, meskipun posisi universitas-universitas tersebut bisa berbeda jika menggunakan pemeringkatan, indikator, atau bidang ilmu lainnya.
BINUS Nomor Dua, tetapi UI Masih Teratas
BINUS belum melewati UI. UI menjadi kampus Indonesia dengan posisi tertinggi di bidang Computer Science & Information Systems, yakni kelompok 251–300 dunia. Situs resmi UI juga menempatkan bidang tersebut sebagai nomor satu di Indonesia dalam QS by Subject.
Fakultas Ilmu Komputer UI saat ini menaungi program sarjana Ilmu Komputer, Sistem Informasi, dan Kecerdasan Artifisial. UI juga menyediakan program internasional untuk Computer Science.
Namun, seperti pada BINUS, posisi QS tersebut merupakan pemeringkatan bidang di tingkat universitas. Artinya, ranking 251–300 untuk UI ataupun 301–350 untuk BINUS tidak dapat diterjemahkan langsung sebagai peringkat satu program studi sarjana tertentu.
QS Menilai Bidang, Bukan Hanya Prodi S1
Hal ini penting bagi calon mahasiswa. Istilah “jurusan Ilmu Komputer terbaik” sering digunakan untuk mempermudah pembacaan ranking QS, tetapi QS sebenarnya memeringkat universitas dalam bidang Computer Science & Information Systems.
Pemeringkatan tersebut memperhitungkan aktivitas universitas pada bidang bersangkutan secara lebih luas, termasuk reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, dan aktivitas penelitian.
Karena itu, calon mahasiswa tidak sebaiknya menggunakan posisi QS sebagai satu-satunya dasar memilih kampus.
Kurikulum, biaya kuliah, jalur masuk, konsentrasi ilmu, fasilitas, lokasi, akreditasi, hingga tujuan karier tetap perlu dibandingkan secara terpisah.
Hasil QS 2026, bagaimanapun, menunjukkan satu hal menarik: pada bidang Ilmu Komputer dan Sistem Informasi, kampus swasta mampu berada di antara posisi teratas Indonesia dan mengungguli sejumlah PTN besar dalam pemeringkatan internasional tersebut. (RK/D-1)
FAQ
BINUS peringkat berapa untuk Ilmu Komputer versi QS 2026?
BINUS University berada pada kelompok 301–350 dunia dan posisi kedua Indonesia untuk Computer Science & Information Systems dalam QS World University Rankings by Subject 2026.
Apakah BINUS lebih tinggi dari ITB untuk Ilmu Komputer?
Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 untuk Computer Science & Information Systems, ya. BINUS berada pada kelompok 301–350 dunia, sedangkan ITB berada pada kelompok 451–500. Perbandingan ini hanya berlaku untuk ranking dan bidang tersebut.
Apakah BINUS lebih tinggi dari UGM untuk Ilmu Komputer?
Ya, berdasarkan QS by Subject 2026. BINUS berada di kelompok 301–350 dunia, sedangkan UGM berada pada kelompok 351–400.
Apa kampus nomor satu Indonesia untuk Ilmu Komputer versi QS 2026?
Universitas Indonesia menjadi kampus Indonesia dengan posisi tertinggi, yakni kelompok 251–300 dunia dan peringkat pertama nasional.
Apa yang dinilai QS untuk Computer Science & Information Systems?
QS World University Rankings by Subject menggunakan lima indikator utama: Academic Reputation, Employer Reputation, Citations per Paper, H-Index, dan International Research Network.
Apakah ranking QS Computer Science sama dengan ranking Program Studi S1 Ilmu Komputer?
Tidak. QS memeringkat universitas pada bidang Computer Science & Information Systems, bukan satu program studi S1 secara terpisah.
Baca: 7 Universitas dengan Jurusan Ilmu Komputer Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, UI Nomor Satu













