Universitas Indonesia menjadi kampus Indonesia terbaik untuk karier berdasarkan hasil pengolahan dua indikator ketenagakerjaan dalam QS World University Rankings atau QS WUR 2027.
UI mengumpulkan skor gabungan 85,80 poin. Posisi berikutnya ditempati Universitas Gadjah Mada dengan 78,48 poin dan Institut Teknologi Bandung sebesar 73,18 poin.
Hasil tersebut membuat UI mengungguli UGM dan ITB, baik dalam reputasi di mata perusahaan maupun rekam jejak karier lulusannya.
Daftar ini disusun Dataloka menggunakan dua indikator dalam kelompok Employability and Outcomes. Keduanya adalah Employer Reputation dengan bobot 15 persen serta Employment Outcomes sebesar 5 persen.
Kelompok tersebut menyumbang 20 persen terhadap penilaian keseluruhan QS WUR 2027. Namun, QS tidak menerbitkan daftar khusus kampus Indonesia terbaik untuk karier. Urutan berikut merupakan hasil pengolahan Dataloka menggunakan skor dan bobot resmi QS.
UI Unggul dalam Kedua Indikator
UI tidak hanya menjadi kampus dengan reputasi terbaik di mata perusahaan. Kampus tersebut juga mencatat skor hasil karier lulusan tertinggi di Indonesia.
Skor Employer Reputation UI mencapai 87,4 poin, sedangkan Employment Outcomes sebesar 81,0 poin. Kombinasi keduanya menghasilkan keunggulan yang cukup lebar atas UGM.
UGM memperoleh skor reputasi perusahaan 81,8 dan hasil karier lulusan 68,5. Sementara itu, ITB mencatat skor masing-masing 76,2 dan 64,1 poin.
Dengan demikian, urutan tiga besar tidak berubah pada kedua komponen. UI memimpin, diikuti UGM dan ITB.
Indikator reputasi perusahaan berasal dari survei global QS terhadap pemberi kerja. Responden diminta menyebutkan universitas yang dinilai menghasilkan lulusan berkualitas dan menjadi pilihan dalam proses rekrutmen.
Unair Kuat di Mata Perusahaan
Universitas Airlangga berada di posisi keempat dengan skor gabungan 65,33 poin. Posisi tersebut terutama ditopang reputasinya di mata pemberi kerja yang mencapai 80,1 poin—hanya berada di bawah UI dan UGM.
Namun, skor hasil karier lulusan Unair tercatat sebesar 21,0 poin. Jarak antarkomponen itu membuat skor gabungannya belum mampu melampaui ITB.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya membaca kedua indikator secara bersamaan. Reputasi perusahaan menggambarkan persepsi pemberi kerja, sedangkan Employment Outcomes melihat capaian lulusan setelah meninggalkan kampus.
Indikator hasil karier lulusan dibentuk dari dua komponen, yaitu dampak alumni dan indeks pekerjaan lulusan. QS menilai rekam jejak alumni yang memberikan dampak dalam berbagai bidang serta proporsi lulusan yang masuk ke pekerjaan berbayar dalam 15 bulan setelah menyelesaikan pendidikan.
Unpad Ungguli UB meski Reputasi Perusahaan Lebih Rendah
Persaingan ketat terjadi antara Unpad dan Universitas Brawijaya. UB memiliki skor reputasi perusahaan lebih tinggi, yakni 53,5 berbanding 48,2 poin.
Namun, Unpad unggul cukup jauh dalam hasil karier lulusan. Skor Unpad mencapai 41,3, sedangkan UB memperoleh 24,0 poin.
Perbedaan tersebut membawa Unpad ke posisi keenam dengan skor gabungan 46,48. UB berada tepat di bawahnya dengan 46,13 poin atau hanya terpaut 0,35 poin.
IPB menempati posisi kelima, sementara ITS berada di urutan kedelapan. Undip menyusul pada posisi kesembilan dengan skor gabungan 36,73 poin.
BINUS Jadi Satu-satunya PTS dalam 10 Besar
BINUS University melengkapi daftar dengan skor gabungan 29,48 poin. Kampus tersebut sekaligus menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta dalam 10 besar.
BINUS mencatat skor reputasi perusahaan 32,1 dan hasil karier lulusan 21,6 poin. Hasil itu membawanya melewati UNS dan Universitas Hasanuddin dalam penghitungan gabungan.
Sementara itu, Universitas Trisakti tidak masuk 10 besar meskipun memperoleh skor hasil karier lulusan sebesar 45,0 poin. Skor reputasi perusahaannya sebesar 7,5 membuat Trisakti berada di posisi ke-13 setelah kedua indikator dihitung sesuai bobotnya.
Temuan tersebut kembali menunjukkan bahwa skor tinggi pada satu komponen belum tentu menghasilkan posisi kuat apabila indikator lainnya tertinggal.
Cara Menghitung Skor Karier
Skor karier dihitung menggunakan perbandingan bobot resmi kedua indikator. Rumusnya sebagai berikut:
Skor karier = ((reputasi perusahaan × 15) + (hasil karier lulusan × 5)) ÷ 20
Setelah dinormalisasi ke skala 0–100, reputasi perusahaan menyumbang 75 persen terhadap skor gabungan. Hasil karier lulusan mempunyai porsi 25 persen.
Pembobotan itu membuat persepsi perusahaan menjadi komponen yang lebih menentukan. Meski demikian, indikator hasil karier tetap dapat mengubah urutan ketika skor reputasi sejumlah kampus berdekatan, seperti yang terjadi antara Unpad dan UB.
Peringkat tidak Menjamin Seseorang Langsung Bekerja
Daftar ini memberikan gambaran mengenai reputasi institusi di mata perusahaan dan rekam jejak karier alumninya. Namun, hasil tersebut tidak menjamin setiap lulusan langsung memperoleh pekerjaan.
Prospek karier turut dipengaruhi program studi, kemampuan individu, pengalaman magang, jaringan profesional, kondisi pasar tenaga kerja, dan lokasi pekerjaan.
Skor universitas juga merupakan penilaian pada tingkat institusi. Reputasi dan prospek lulusan antara satu fakultas dan fakultas lain dalam kampus yang sama dapat berbeda.
Karena itu, calon mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan kurikulum, akreditasi program studi, kerja sama industri, fasilitas pengembangan karier, biaya pendidikan, serta bidang pekerjaan yang ingin dituju. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kampus Indonesia mana yang terbaik untuk karier versi indikator QS WUR 2027?
Universitas Indonesia berada di posisi pertama dengan skor gabungan 85,80 poin, diikuti UGM dan ITB.
Apa perbedaan reputasi perusahaan dan hasil karier lulusan?
Reputasi perusahaan mengukur pandangan pemberi kerja terhadap universitas. Hasil karier lulusan menilai tingkat pekerjaan lulusan dan rekam jejak alumni yang memberikan dampak dalam masyarakat.
Mengapa UGM mengungguli ITB?
UGM memiliki skor lebih tinggi dalam kedua komponen, yakni reputasi perusahaan dan hasil karier lulusan.
Apakah BINUS masuk dalam 10 besar?
Ya. BINUS berada di posisi ke-10 dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta dalam daftar.
Apakah skor hasil karier sama dengan persentase lulusan yang bekerja?
Tidak. Skor tersebut telah menggabungkan indeks pekerjaan lulusan dan dampak alumni, kemudian dinormalisasi oleh QS.
Apakah daftar ini merupakan peringkat resmi QS?
Bukan. Skor indikatornya berasal dari QS WUR 2027, sedangkan skor gabungan dan urutannya dihitung Dataloka menggunakan bobot resmi QS.
Apakah kuliah di kampus peringkat tinggi menjamin cepat bekerja?
Tidak. Posisi kampus dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan, tetapi hasil karier tetap dipengaruhi program studi, kompetensi, pengalaman, jaringan, dan kondisi pasar kerja.
Baca: 10 Kampus Indonesia dengan Reputasi Terbaik di Mata Perusahaan Versi QS 2027, UI Teratas













