Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel 21 badan usaha terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 2 September 2026. Jumlahnya bertambah dua perusahaan dibandingkan rekap sebelumnya yang sebanyak 19 badan usaha.
Sebanyak 21 perusahaan tersebut tersebar di tujuh provinsi di Kalimantan dan Sumatra. Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan jumlah perusahaan terbanyak yang disegel, sedangkan Kalimantan Selatan memiliki area terdampak paling luas.
“LH baru saja menyegel 21 badan usaha di tujuh provinsi, ya. Itu data rekap sampai dengan 2 September,” kata Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Muhammad Jumhur Hidayat, Rabu (2/9).
Menurut rekap KLH/BPLH, keseluruhan area terdampak dari 21 badan usaha itu mencapai 11.404,69 hektare.
Provinsi Mana yang Memiliki Perusahaan Disegel Terbanyak?
Kalimantan Barat menempati urutan pertama dengan tujuh perusahaan atau 33,33% dari keseluruhan badan usaha yang disegel. Area terdampak di provinsi tersebut mencapai 3.760,03 hektare.
Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan menyusul dengan masing-masing empat perusahaan. Kendati jumlah perusahaannya lebih sedikit dibandingkan Kalimantan Barat, area terdampak di Kalimantan Selatan menjadi yang terluas, yakni 6.595,15 hektare.
Berikutnya, tiga perusahaan dengan area terdampak seluas 95,20 hektare berada di Kalimantan Tengah. Sementara itu, Kalimantan Timur, Lampung, dan Riau masing-masing memiliki satu perusahaan yang disegel.
Secara keseluruhan, 15 perusahaan atau 71,43% dari total badan usaha yang disegel berada di Kalimantan. Enam perusahaan lainnya atau 28,57% berlokasi di Sumatra.
Jumhur mengatakan data tersebut masih dapat berubah karena pemerintah terus melakukan pemeriksaan di lapangan. “Dan ini terus berkembang karena kita memverifikasi lapangan,” ujarnya.
Penyegelan juga belum dapat dimaknai seluruh perusahaan telah terbukti sengaja membakar lahan. Dalam penjelasan sebelumnya, KLH/BPLH menyatakan masih mendalami apakah lahan di area badan usaha tersebut terbakar atau sengaja dibakar. (RK/D-1)
Pertanyaan Seputar Perusahaan yang Disegel terkait Karhutla
Berapa perusahaan yang disegel KLH/BPLH terkait karhutla?
KLH/BPLH telah menyegel 21 badan usaha terkait karhutla hingga 2 September 2026. Jumlah tersebut tersebar di tujuh provinsi.
Provinsi mana yang memiliki perusahaan disegel paling banyak?
Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan perusahaan terbanyak yang disegel, yakni tujuh badan usaha.
Di provinsi mana area terdampak paling luas?
Area terdampak paling luas berada di Kalimantan Selatan, yakni 6.595,15 hektare. Luasan tersebut berkaitan dengan empat perusahaan yang disegel.
Apakah nama 21 perusahaan tersebut telah diumumkan?
Data yang dipublikasikan dalam sumber rujukan hanya memuat jumlah badan usaha dan area terdampak menurut provinsi. Daftar lengkap nama 21 perusahaan tersebut belum dicantumkan.
Baca: 10 Provinsi dengan Karhutla Terluas hingga Juli 2026, Kalimantan Barat Teratas













