Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Bina Nusantara University (Binus) menempati kelompok teratas nasional untuk bidang Bisnis dan Manajemen versi QS World University Rankings by Subject 2026.
Secara keseluruhan, sembilan universitas Indonesia masuk dalam pemeringkatan bidang bisnis dan manajemen tahun ini. Pemeringkatan ini menilai kekuatan universitas secara keseluruhan dalam bidang bisnis dan manajemen.
UI, UGM, dan Binus Berada di Kelompok Teratas
UI mempertahankan posisinya di kelompok 201–250 dunia. Data resmi universitas juga menempatkan UI di posisi pertama Indonesia dan urutan ke-10 Asia Tenggara untuk bidang bisnis dan manajemen.
UGM berada di kelompok yang sama. Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM juga masuk peringkat 201–250 dunia untuk bidang Akuntansi dan Keuangan serta Ekonomi dan Ekonometrika. Dengan demikian, tiga bidang yang berkaitan dengan ekonomi dan bisnis di UGM berada dalam kelompok 250 besar dunia.
Sementara itu, Binus mengalami kenaikan dari kelompok 301–350 pada 2025 menjadi 201–250 dunia pada 2026. Binus menyebut posisi tersebut sebagai capaian tertingginya dalam lima tahun terakhir untuk bidang Business & Management Studies.
Hasil itu membuat Binus menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang berada di kelompok teratas nasional. Informasi mengenai posisi ketiga kampus tersebut dapat dilihat melalui laman resmi UI, UGM, dan Binus University.
ITB Naik ke Kelompok 401–450 Dunia
Institut Teknologi Bandung menjadi kampus Indonesia dengan posisi terbaik kelima. ITB naik dari kelompok 451–500 menjadi 401–450 dunia.
Peningkatan tersebut sejalan dengan perbaikan peringkat sejumlah bidang studi ITB dalam QS 2026. Meskipun dikenal sebagai perguruan tinggi berbasis sains dan teknologi, ITB memiliki Sekolah Bisnis dan Manajemen yang menawarkan pendidikan bisnis, manajemen, dan kewirausahaan.
Universitas Airlangga berada satu tingkat di atas ITB pada kelompok 301–350 dunia. Namun, posisi Unair turun dari kelompok 251–300 pada edisi sebelumnya. Di tingkat Indonesia, Unair menempati urutan keempat untuk bidang ini.
Universitas Brawijaya mempertahankan posisinya di kelompok 451–500. Adapun Universitas Diponegoro dan IPB University berada pada kelompok yang lebih rendah dibandingkan edisi 2025.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember menempati kelompok 551–600 dunia. ITS tidak memiliki posisi pada kolom pemeringkatan 2025 dalam data QS, kemudian tercantum dalam daftar bidang bisnis dan manajemen pada edisi 2026.
Apa Saja yang Dinilai QS?
QS menggunakan empat indikator aktif untuk menentukan peringkat universitas pada bidang Business & Management Studies. Setiap indikator memiliki bobot berbeda yang disesuaikan dengan karakteristik bidang ilmu tersebut.
Reputasi akademik menjadi indikator dengan bobot terbesar, yakni 50%. Selanjutnya, reputasi di kalangan pemberi kerja memiliki bobot 30%. Sementara itu, indikator sitasi per publikasi dan Indeks-H masing-masing berbobot 10%. Adapun jaringan riset internasional tidak memiliki bobot dalam penilaian bidang Business & Management Studies.
Reputasi akademik menjadi indikator dengan bobot terbesar. Penilaiannya berasal dari survei terhadap akademisi yang diminta mengidentifikasi institusi unggulan dalam bidang keahlian mereka.
Reputasi pemberi kerja mengukur pandangan perusahaan terhadap universitas yang menghasilkan lulusan berkualitas. Sementara itu, sitasi per publikasi dan indeks-H digunakan untuk melihat dampak serta produktivitas penelitian.
Bukan Peringkat Khusus Program S1 Manajemen
QS menilai keseluruhan kegiatan pendidikan dan penelitian sebuah universitas dalam bidang bisnis dan manajemen. Oleh karena itu, peringkat ini tidak dapat langsung dianggap sebagai urutan mutu satu program studi tertentu.
Calon mahasiswa tetap perlu memeriksa akreditasi program studi, kurikulum, konsentrasi yang tersedia, biaya kuliah, program magang, hubungan dengan perusahaan, serta rekam jejak lulusan.
Pilihan kampus juga dapat disesuaikan dengan bidang yang ingin dipelajari. Cakupan pendidikan bisnis dapat meliputi manajemen, kewirausahaan, bisnis digital, pemasaran, sumber daya manusia, operasi, strategi, dan bisnis internasional. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Universitas mana yang memiliki jurusan bisnis terbaik di Indonesia versi QS 2026?
UI, UGM, dan Binus sama-sama berada di kelompok peringkat 201–250 dunia. QS tidak memperlihatkan posisi pasti ketiganya di dalam rentang tersebut.
Berapa universitas Indonesia yang masuk pemeringkatan bisnis QS 2026?
Sebanyak sembilan universitas Indonesia masuk dalam QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Business & Management Studies.
Apa universitas swasta terbaik untuk bidang bisnis versi QS 2026?
Binus University menjadi perguruan tinggi swasta Indonesia dengan posisi tertinggi, yakni kelompok 201–250 dunia.
Kampus Indonesia mana yang mengalami kenaikan peringkat?
Binus naik dari kelompok 301–350 menjadi 201–250 dunia. ITB juga membaik dari kelompok 451–500 menjadi 401–450.
Apakah pemeringkatan ini sama dengan peringkat MBA?
Tidak. QS Business & Management Studies menilai bidang akademik sebuah universitas secara keseluruhan. Pemeringkatan MBA dan program magister bisnis diterbitkan dalam daftar yang berbeda.
Mengapa masih menggunakan QS 2026, bukan QS 2027?
QS World University Rankings by Subject edisi terbaru yang telah terbit adalah edisi 2026. QS WUR 2027 untuk peringkat universitas secara keseluruhan sudah tersedia, tetapi pemeringkatan bidang studi 2027 belum dirilis.
Baca: 7 Universitas Terbaik di Indonesia untuk Jurusan Kedokteran Versi QS 2026, UI Teratas













