Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Jumlah Kasus Kekerasan pada Anak di Indonesia 2025, Kekerasan Seksual Mendominasi

Data Simfoni PPA mencatat jumlah kasus kekerasan pada anak di Indonesia sepanjang 2025 mencapai 15.396 kasus. Kekerasan seksual menjadi bentuk kekerasan paling dominan.

by Raka Maheswara
15 January 2026
in Humaniora
Jumlah Kasus Kekerasan pada Anak di Indonesia 2025, Kekerasan Seksual Mendominasi

Sepanjang 2025, Simfoni PPA mencatat peningkatan jumlah kasus kekerasan pada anak, dengan kekerasan seksual sebagai jenis yang paling banyak terjadi. (Sumber: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

Jumlah kasus kekerasan pada anak di Indonesia menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2025. Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), tercatat sebanyak 15.396 kasus kekerasan terhadap anak selama 2025 atau naik dibandingkan tahun sebelumnya, 14.335 kasus.

Dari sisi bentuk kekerasan, kekerasan seksual menjadi jenis kekerasan yang paling dominan dialami anak. Sepanjang 2025, terdapat 11.049 kasus kekerasan seksual terhadap anak. Jumlah tersebut menegaskan kerentanan anak terhadap tindak kekerasan berbasis seksual.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Kekerasan psikis menempati urutan berikutnya dengan total 3.459 kasus. Sementara itu, kekerasan fisik tercatat sebanyak 2.209 kasus. Selain ketiga bentuk tersebut, Simfoni PPA juga mencatat adanya 743 kasus penelantaran anak sepanjang 2025.

Kasus eksploitasi terhadap anak tercatat sebanyak 231 kasus, sedangkan perdagangan anak atau trafficking mencapai 172 kasus. Di luar kategori tersebut, kekerasan dengan bentuk lainnya berjumlah 1.271 kasus.

Jika ditinjau dari hubungan antara korban dan pelaku, data Simfoni PPA menunjukkan kekerasan terhadap anak paling banyak dilakukan oleh orang-orang yang berada di lingkaran terdekat korban. Pelaku dengan kategori pacar atau teman tercatat paling tinggi, yakni sebanyak 3.456orang orang. (RK/D-1)

(Baca: Kasus Kekerasan Anak di Indonesia 2024, Jawa Barat Paling Tinggi)

Source: Kementerian PPPA
Tags: KekerasanKekerasan pada AnakKekerasan pada PerempuanKekerasan Seksual

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025 WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook

Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025: WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.