Jumlah penduduk Jakarta semester I 2025 tercatat mencapai 11.010.514 jiwa. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta, struktur kependudukan ibu kota terbagi ke dalam sejumlah kelompok generasi dengan proporsi yang berbeda-beda.
Kelompok Milenial menjadi generasi dengan jumlah penduduk terbanyak. Pada semester I 2025, jumlah penduduk Milenial di Jakarta tercatat 2.788.240 jiwa atau setara 25,32% dari total penduduk. Generasi ini merupakan penduduk yang lahir pada rentang 1981–1996.
Posisi berikutnya ditempati oleh Generasi Z. Penduduk Jakarta yang termasuk dalam Gen Z berjumlah 2.772.126 jiwa, dengan persentase 25,18%. Kelompok ini mencakup penduduk yang lahir pada periode 1997–2012, dengan selisih jumlah yang relatif tipis dibandingkan Milenial.
Selanjutnya, Generasi X tercatat memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.351.701 jiwa atau 21,36% dari total penduduk Jakarta. Generasi ini mencakup penduduk yang lahir pada kurun waktu 1965–1980.
Sementara itu, penduduk Generasi Alpha yang lahir pada periode 2013–2024 mencapai 2.000.708 jiwa atau 18,17%. Kelompok ini menunjukkan besarnya porsi penduduk usia anak di Jakarta pada semester I 2025.
Adapun penduduk Baby Boomer yang lahir pada rentang 1946–1964 tercatat sebanyak 974.125 jiwa, dengan persentase 8,85%. Di sisi lain, Silent Generation berjumlah 82.955 jiwa atau 0,75%, sedangkan The Greatest Generation tercatat sebanyak 464 jiwa, dengan persentase mendekati 0,00%.
Selain itu, penduduk Generasi Beta, yakni mereka yang lahir pada periode 2025–2039, telah tercatat sebanyak 40.195 jiwa atau 0,37%. Secara keseluruhan, data jumlah penduduk Jakarta semester I 2025 berdasarkan generasi menggambarkan struktur demografi yang didominasi oleh kelompok usia produktif dan generasi muda. (RK/D-1)
(Baca: Jumlah Penduduk Jakarta Semester I 2025 Capai 11 Juta Jiwa)













