Latar belakang pendidikan lansia Indonesia 2025 masih didominasi oleh kelompok berpendidikan rendah, khususnya tamatan SD/sederajat. Pada 2025, sebanyak 34,13% lansia di Indonesia tercatat menamatkan pendidikan hingga jenjang SD atau yang sederajat.
Sementara itu, lansia dengan pendidikan terakhir SMP/sederajat tercatat sebesar 9,86%. Adapun lansia yang berhasil menamatkan pendidikan hingga jenjang SMA/sederajat mencapai 11,20%.
Di sisi lain, proporsi lansia yang menempuh pendidikan tinggi, baik diploma maupun universitas, relatif terbatas, yakni sebesar 6,87%.
Selain itu, BPS mencatat masih terdapat 27,28% lansia di Indonesia yang tidak menamatkan pendidikan dasar atau berstatus tidak tamat SD. Bahkan, sebesar 10,66% lansia tercatat tidak pernah mengenyam pendidikan formal sama sekali.
Jika ditinjau berdasarkan sebaran wilayah, Aceh menjadi provinsi dengan proporsi lansia tamatan SD/sederajat tertinggi di Indonesia pada 2025, yakni 44,67%. Jawa Barat menyusul dengan 43,59%, diikuti Kalimantan Tengah 42,08%.
Sebaliknya, Papua Pegunungan tercatat sebagai provinsi dengan persentase lansia tamatan SD/sederajat terendah, hanya 8,99%. Di atasnya terdapat Nusa Tenggara Barat sebesar 18,68% dan DKI Jakarta 24,37%. (RK/D-1)
(Baca: Latar Belakang Pendidikan Pemuda Indonesia 2025, Lulusan SMA Masih Dominan)













