Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Litbang Kompas, Publik Setuju Ujian Nasional Diadakan Lagi

Sebagian besar masyarakat mendukung pemberlakuan kembali Ujian Nasional (UN), dengan alasan untuk meningkatkan motivasi belajar dan kesetaraan pengetahuan. Namun, masih ada kekhawatiran terkait potensi kecurangan dan beban psikologis siswa.

by Raka Maheswara
15 February 2025
in Humaniora
Litbang Kompas, Publik Setuju Ujian Nasional Diadakan Lagi

Wacana pemberlakuan kembali Ujian Nasional (UN) mendapat dukungan besar, meskipun dengan sistem yang berbeda dari sebelumnya. (Sumber: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

Wacana pemberlakuan kembali Ujian Nasional (UN) pada pendidikan dasar dan menengah mendapat dukungan luas dari masyarakat. Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan bahwa sebanyak 89,5% responden menyatakan setuju dengan rencana tersebut, meski dengan sistem yang berbeda. Hanya 9,3% yang menolak wacana itu, sementara 1,2% lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

READ ALSO

Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak

Jumlah Penduduk Beragama Islam di Indonesia 2025 Capai 251,3 Juta Jiwa, Jawa Barat Terbanyak

Dukungan terhadap kembalinya UN ini dilatarbelakangi oleh sejumlah alasan. Mayoritas responden, sebanyak 55,3%, menilai UN mampu memacu peserta didik untuk belajar lebih giat. Selain itu, sebanyak 40,1% responden berpendapat bahwa UN memberikan standar penilaian yang jelas terhadap kompetensi siswa. Sebagian lainnya, sebesar 24,2%, menilai UN menjamin adanya kesetaraan dalam tingkat pengetahuan dan keterampilan antarsiswa di berbagai daerah.

Selain itu, sebanyak 11,9% responden menyatakan bahwa UN diperlukan sebagai standar penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada jalur prestasi. Ada pula 8,6% responden yang menekankan bahwa UN sebaiknya kembali diadakan, namun bukan sebagai penentu kelulusan. Mereka menilai UN dapat menjadi alat evaluasi pencapaian pendidikan nasional tanpa membebani siswa dalam menentukan kelulusan.

Sementara itu, 6,4% responden menilai asesmen nasional yang menggantikan UN memiliki sejumlah kelemahan, seperti ketidakakuratan tolok ukur prestasi karena hanya menggunakan metode sampling.

Meski mayoritas masyarakat menyambut baik rencana ini, sebagian pihak tetap menolak pemberlakuan kembali UN. Sebanyak 41% responden menilai UN sebagai sistem yang diskriminatif dan membebani psikologis siswa, terutama jika digunakan sebagai penentu kelulusan seperti sebelumnya. Pergantian kebijakan yang berulang kali juga dinilai membingungkan siswa, orang tua, dan guru. Hal ini diungkapkan oleh 35,3% responden.

Sejumlah kekhawatiran lain turut muncul dalam survei ini. Sebanyak 25% responden mengungkapkan kekhawatiran terhadap potensi kecurangan, mulai dari kebocoran soal, manipulasi nilai, hingga praktik koruptif. Selain itu, 22,8% responden menilai pelaksanaan UN membutuhkan biaya dan anggaran yang lebih besar.

Kekhawatiran terkait ketidakmampuan UN dalam menilai kecakapan keterampilan lunak (soft skill) juga disuarakan oleh 12,8% responden. Sementara itu, 11,2% lainnya menyoroti ketidakadilan dalam praktik evaluasi akibat ketimpangan akses dan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah.

Survei dilakukan oleh Litbang Kompas pada 6–9 Januari 2025 melalui telepon kepada 528 responden di 38 provinsi. Penelitian memiliki tingkat kepercayaan 95% dengan margin of error ±4,22%.

(Baca: Jumlah Sekolah di Indonesia Menurut Satuan Pendidikan pada Semester I 2024/2025)

Source: Litbang Kompas
Tags: PendidikansekolahSiswaUjian Nasional

Related Posts

Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak
Humaniora

Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak

4 July 2026
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Indonesia 2025 Capai 251,3 Juta Jiwa, Jawa Barat Terbanyak
Humaniora

Jumlah Penduduk Beragama Islam di Indonesia 2025 Capai 251,3 Juta Jiwa, Jawa Barat Terbanyak

16 June 2026
Daftar 8 Penyakit Termahal yang Dibayar BPJS Kesehatan di 2024
Humaniora

Daftar 8 Penyakit Termahal yang Dibayar BPJS Kesehatan di 2024

13 June 2026
Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 masih Tinggi, China Jadi Pemasok Utama
Humaniora

Impor Alat Kesehatan Indonesia 2025 masih Tinggi, China Jadi Pemasok Utama

2 June 2026
Jumlah Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri 2024-2026 Capai 54 Kali dalam 19 Bulan
Humaniora

Jumlah Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri 2024-2026 Capai 54 Kali dalam 19 Bulan

2 June 2026
Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima-resized-to-large
Humaniora

Negara Penerima MBG Terbanyak di Dunia 2025, Indonesia Peringkat Kedua dengan 61 Juta Penerima

12 May 2026
Next Post
Rekomendasi 7 Rumah Sakit Terbaik di Boyolali 2025

Rekomendasi 7 Rumah Sakit Terbaik di Boyolali 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prediksi Prancis Vs Inggris: Les Bleus Diunggulkan Tutup Era Deschamps dengan Kemenangan
Sports

Prediksi Prancis Vs Inggris Piala Dunia 2026: Les Bleus Unggul

18 July 2026
Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Kontrol La Roja Diuji Ketajaman Messi
Sports

Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Kontrol La Roja Diuji Ketajaman Messi

18 July 2026
Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Prancis Paling Diunggulkan Opta
Sports

Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Prancis Paling Diunggulkan Opta

13 July 2026
Lion Parcel Gandeng Toco, Perluas Pilihan Pengiriman bagi Penjual Daring
Berita

Lion Parcel Gandeng Toco, Perluas Pilihan Pengiriman bagi Penjual Daring

12 July 2026
Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak
Humaniora

Jumlah Dokter di Indonesia 2026 Tembus 208.810 Orang, Jawa Barat Terbanyak

4 July 2026
Lionel Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Ronaldo Nomor Berapa?
Sports

Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Ronaldo Nomor Berapa?

4 July 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Ruang Akademik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Ruang Akademik

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.