Riau diperkirakan menjadi provinsi dengan perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia pada 2026. Luas perkebunan sawit di provinsi tersebut mencapai 3.494.583 hektare atau sekitar 20,76 persen dari keseluruhan areal nasional.
Posisi berikutnya ditempati Kalimantan Tengah dengan luas perkebunan sawit sebesar 2.037.705 hektare. Angkanya hanya terpaut 18.978 hektare dari Sumatera Utara yang berada di urutan ketiga dengan 2.018.727 hektare.
Data tersebut berasal dari Buku Statistik Perkebunan 2024–2026 Jilid I yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Data untuk 2026 masih berstatus angka estimasi.
Daftar Provinsi dengan Kebun Sawit Terluas pada 2026
Secara nasional, luas perkebunan kelapa sawit Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai 16.833.985 hektare.
Berikut sepuluh provinsi dengan areal terluas :
- Riau : 3.494.583 ha
- Kalimantan Tengah : 2.037.705 ha
- Sumatera Utara : 2.018.727 ha
- Kalimantan Barat : 1.829.533 ha
- Sumatera Selatan : 1.407.544 ha
- Kalimantan Timur : 1.321.692 ha
- Jambi : 1.190.813 ha
- Aceh : 565.135 ha
- Sumatera Barat : 555.076 ha
- Kalimantan Selatan : 516.033 ha
Sepuluh provinsi tersebut menguasai sekitar 14,94 juta hektare atau 88,73 persen dari seluruh perkebunan kelapa sawit Indonesia. Tujuh provinsi bahkan mempunyai areal sawit lebih dari satu juta hektare.
Sebaran perkebunan sawit terluas terkonsentrasi di Sumatra dan Kalimantan. Dari sepuluh provinsi dalam daftar, enam berada di Sumatra dan empat lainnya berada di Kalimantan.
Luas Kebun Sawit Riau Mencapai 3,49 Juta Hektare
Luas perkebunan sawit di Riau mencapai 3,49 juta hektare. Angka tersebut sekitar 1,46 juta hektare lebih luas dibandingkan Kalimantan Tengah yang menempati posisi kedua.
Adapun persaingan antara Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara relatif tipis. Luas kebun sawit di kedua provinsi tersebut hanya berbeda sekitar 18.978 hektare.
Kalimantan Barat berada di posisi keempat dengan luas 1,83 juta hektare. Selanjutnya, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Jambi masing-masing memiliki perkebunan sawit seluas 1,41 juta hektare, 1,32 juta hektare, dan 1,19 juta hektare.
Sementara itu, luas perkebunan sawit di provinsi yang menempati urutan kedelapan hingga kesepuluh berada di bawah 600.000 hektare. Ketiganya adalah Aceh, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan.
Data 2026 Masih Berstatus Estimasi
Ditjen Perkebunan menetapkan data 2024 sebagai angka tetap, data 2025 sebagai angka sementara, dan data 2026 sebagai angka estimasi. Dengan demikian, luas perkebunan sawit pada 2026 masih dapat berubah setelah proses pemutakhiran data.
Estimasi total luas areal setiap provinsi pada 2026 dalam publikasi tersebut sama dengan angka sementara 2025. Meski demikian, komposisi areal berdasarkan perkebunan rakyat, perkebunan besar negara, perkebunan besar swasta, dan Luas Akan Dikonfirmasi mengalami perubahan.
Ditjen Perkebunan menjelaskan bahwa total luas areal merupakan hasil reevaluasi tutupan kelapa sawit menggunakan penginderaan jauh. Sementara LAD menunjukkan perbedaan antara laporan daerah dan hasil survei dengan metode penginderaan jauh. (NKR/D-1)
FAQ
Provinsi mana yang memiliki kebun sawit terluas di Indonesia?
Riau menjadi provinsi dengan kebun sawit terluas di Indonesia. Luasnya pada 2026 diperkirakan mencapai 3.494.583 hektare.
Berapa luas perkebunan kelapa sawit Indonesia pada 2026?
Luas perkebunan kelapa sawit Indonesia diperkirakan mencapai 16.833.985 hektare pada 2026.
Apakah data luas kebun sawit 2026 sudah final?
Belum. Ditjen Perkebunan masih menetapkan data luas perkebunan kelapa sawit 2026 sebagai angka estimasi.
Baca : Produksi Kelapa Sawit di Indonesia Berdasarkan Provinsi pada 2023
Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.
Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R













