Pascamomentum Lebaran, aktivitas jual beli di platform e-commerce lokal Toco.id menunjukkan tren peningkatan. Kenaikan terjadi tidak hanya dari sisi jumlah pengguna, tetapi juga performa penjual (seller) yang mengalami lonjakan penjualan. Peningkatan ini terlihat dari bertambahnya volume transaksi serta penyesuaian strategi operasional yang dilakukan seller untuk mengimbangi permintaan pasar.
Salah satu contoh datang dari toko PBB Toys Hobby yang menjual action figure dan koleksi mainan. Tingginya permintaan selama periode Lebaran membuat pemilik toko sempat meliburkan operasional untuk memprioritaskan pengiriman pesanan.
Pemilik toko, Ibat Harahap, menyebut omzet tokonya naik hingga lima kali lipat sepanjang Maret. Jika sebelumnya hanya sekitar empat transaksi dengan omzet Rp1 juta per bulan, kini meningkat menjadi Rp7–8 juta.
“Biasanya paling satu bulan 4 transaksi sekitar 1 juta, tapi di bulan Maret ini sudah tembus 7 sampai 8 juta,” ujarnya.
Lonjakan tersebut mendorong perubahan pola operasional. Setelah libur Lebaran, toko hanya beroperasi pada Jumat hingga Minggu. Langkah ini ditempuh untuk menjaga proses pengiriman tetap optimal dan menghindari keterlambatan, mengingat pada hari kerja ia menjalani work from office (WFO) di Purwakarta.
Dari sisi pemasaran, strategi yang digunakan juga relatif sederhana namun efektif. Ibat memanfaatkan komunitas hobi mainan di Facebook untuk menjaring calon pembeli. Transaksi awal dengan pelanggan baru kemudian diarahkan melalui Toco.id, yang menawarkan keunggulan tanpa biaya tambahan serta promo potongan ongkos kirim.
Selain itu, setiap paket pengiriman dilengkapi QR code yang terhubung langsung ke toko di Toco.id. Cara ini membantu meningkatkan repeat order sekaligus memperluas eksposur toko kepada pengguna baru.
Fenomena lain yang muncul setelah Lebaran adalah sejumlah seller yang kembali membuka toko lebih cepat dari jadwal libur. Kondisi ini mencerminkan tingginya permintaan pasar pada periode pasca Lebaran, yang menjadi momentum penting bagi pelaku usaha daring.
Sejumlah capaian tersebut menunjukkan Toco.id mulai menjadi alternatif platform e-commerce bagi seller, terutama dengan skema biaya yang relatif rendah dan kemudahan transaksi. Tren peningkatan ini diperkirakan berlanjut seiring bertambahnya seller yang mencari efisiensi biaya serta fleksibilitas dalam mengelola bisnis digital. (RK/D-1)
(Baca: TOCO Tawarkan Skema 0% Admin, Alternatif Baru bagi UMKM di Tengah Ketatnya Persaingan Marketplace)













