Real Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso setelah kekalahan dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Senin (12/1). Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh manajemen klub melalui pernyataan resmi di situs Real Madrid.
“Real Madrid CF ingin mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” tulis Real Madrid dalam pernyataan resminya.
Meski berpisah, Real Madrid menegaskan hubungan emosional dengan Alonso tetap terjaga. Klub menilai Alonso sebagai bagian penting dari sejarah Los Blancos dan sosok yang merepresentasikan nilai-nilai Real Madrid selama kariernya.
“Xabi Alonso akan selalu dikenang dan dikagumi oleh semua Madridista karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya,” lanjut pernyataan tersebut.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada Alonso beserta jajaran staf pelatih atas kontribusi mereka selama menangani tim utama. Klub berharap Alonso dan timnya meraih kesuksesan pada fase berikutnya dalam perjalanan profesional mereka.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatihnya atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini, dan mendoakan yang terbaik untuk mereka di tahap baru kehidupan mereka,” tulis Real Madrid.
Kurang dari 1 Tahun di Real Madrid
Xabi Alonso hanya bertahan kurang dari satu tahun sejak ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada 1 Juni 2025. Ia datang dengan reputasi tinggi setelah mencuri perhatian publik Eropa berkat kinerjanya bersama Bayer Leverkusen.
Pada awal musim, Madrid sempat menunjukkan performa menjanjikan di bawah asuhan Alonso. Namun, seiring berjalannya kompetisi, konsistensi Madrid mulai menurun.
Los Blancos semakin sering menelan kekalahan dan kini berada di peringkat kedua klasemen sementara La Liga Spanyol, tertinggal dari rival abadi mereka, Barcelona. Kekalahan di final Piala Super Spanyol menjadi titik akhir perjalanan Alonso di kursi pelatih Madrid.
Arbeloa Jadi Pelatih Baru Madrid
Manajemen klub bergerak cepat dengan menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru Real Madrid. Arbeloa merupakan mantan pemain Madrid yang sebelumnya menangani tim muda dan Real Madrid B, serta dikenal memiliki kedekatan kuat dengan filosofi klub.
Melalui pernyataan resminya, Real Madrid menyatakan kegembiraannya atas penunjukan Arbeloa sebagai pelatih tim utama. Arbeloa diharapkan mampu membawa stabilitas dan mengembalikan performa kompetitif Madrid di sisa musim.
Bersama Alvaro Arbeloa, Real Madrid akan menjalani paruh musim 2025/2026 dengan agenda padat di berbagai kompetisi, mulai dari La Liga Spanyol, Copa del Rey, hingga Liga Champions. Klub menargetkan kebangkitan performa demi menjaga peluang meraih gelar di level domestik maupun Eropa. (RK/D-1)
(Baca: Juara Piala Super Spanyol Terbanyak hingga 2026, Barca Teratas)













