Keperawatan Anestesiologi jenjang Sarjana Terapan atau D4 di Universitas Sebelas Maret (UNS) memiliki proyeksi persaingan paling ketat dalam data daya tampung SNBT 2026.
Program studi tersebut menyediakan 23 kursi. Jika dibandingkan dengan 4.427 peminat pada 2025, satu kursi setara dengan sekitar 192,5 calon mahasiswa.
Posisi berikutnya ditempati Farmasi D3 UNS. Dengan 26 kursi dan 4.952 peminat pada tahun sebelumnya, satu kursi setara dengan 190,5 peminat.
Teknik Sipil D4 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berada di urutan ketiga. Sebanyak 2.085 peminat harus dibandingkan dengan daya tampung yang hanya mencapai 12 kursi atau sekitar 173,8 orang untuk setiap kursi.
Sembilan dari 10 prodi merupakan program vokasi
Daftar tersebut memperlihatkan dominasi program pendidikan vokasi. Sembilan dari 10 prodi berasal dari jenjang D3 dan D4. Ilmu Komunikasi S1 di Universitas Negeri Jakarta menjadi satu-satunya program sarjana akademik.
UNS menjadi kampus dengan wakil terbanyak. Empat programnya masuk daftar, mencakup bidang kesehatan, administrasi, serta keselamatan dan kesehatan kerja.
Tingginya persaingan pada program vokasi berkaitan dengan dua angka yang berjalan bersamaan: jumlah peminat yang besar dan kapasitas penerimaan yang relatif terbatas. Prodi dengan peminat terbanyak belum tentu menjadi yang paling ketat apabila menyediakan lebih banyak kursi.
Sebaliknya, program dengan jumlah peminat lebih kecil dapat memiliki persaingan lebih tinggi ketika daya tampungnya sangat terbatas.
Cara membaca rasio persaingan SNBT
Rasio 192,5 peminat per kursi pada Keperawatan Anestesiologi UNS diperoleh dari pembagian 4.427 peminat dengan 23 kursi.
Angka itu dapat dibaca sebagai gambaran bahwa setiap satu kursi SNBT 2026 setara dengan sekitar 192 hingga 193 peminat tahun sebelumnya. Namun, angka tersebut tidak berarti peluang setiap peserta secara otomatis sebesar 1 berbanding 192.
Peminat pada 2026 dapat bertambah atau berkurang. Hasil akhir juga ditentukan oleh nilai UTBK, pilihan peserta, ketentuan seleksi, dan jumlah calon mahasiswa yang benar-benar memenuhi persyaratan.
Rasio tersebut lebih tepat digunakan untuk membandingkan tingkat persaingan antarpilihan. Calon mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan minat, kemampuan akademik, kurikulum, biaya, dan alternatif program studi. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa prodi dengan proyeksi persaingan paling ketat di SNBT 2026?
Keperawatan Anestesiologi D4 UNS, dengan sekitar 192,5 peminat 2025 untuk setiap kursi yang tersedia pada 2026.
Apakah data peminat dalam tabel berasal dari SNBT 2026?
Tidak. Laman daya tampung SNPMB memasangkan daya tampung 2026 dengan data peminat tahun sebelumnya sebagai acuan bagi calon peserta.
Bagaimana cara menghitung jumlah peminat per kursi?
Jumlah peminat tahun sebelumnya dibagi dengan daya tampung tahun berjalan. Contohnya, 4.427 peminat dibagi 23 kursi menghasilkan rasio sekitar 192,5.
Apakah rasio persaingan sama dengan nilai minimal UTBK?
Tidak. Rasio hanya membandingkan jumlah peminat dan kursi, sedangkan SNPMB tidak menerbitkan nilai passing grade resmi untuk setiap program studi.
Baca: 10 Prodi dengan Peminat Terbanyak di SNBT 2026, Ada yang Hanya Menerima 23 Orang













