Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Banjir Nepal Jadi Sorotan, Kerugian Banjir Terbesar Dunia Tembus Rp1.150 T hingga 2025

Banjir Nepal kembali menyoroti besarnya dampak ekonomi bencana hidrometeorologi. Menurut Aon, kerugian banjir terbesar di dunia mencapai US$65 miliar atau sekitar Rp1.149,92 triliun.

by Raka Maheswara
28 August 2026
in Humaniora
Banjir Nepal Jadi Sorotan, Kerugian Banjir Terbesar Dunia Tembus Rp1.150 Triliun hingga 2025

Banjir Nepal kembali menyoroti besarnya dampak ekonomi bencana hidrometeorologi. Foto sebagai ilustrasi. (Sumber: Magnific/Wirestock)

Share on FacebookShare on Twitter

Banjir yang melanda Nepal kembali menempatkan risiko bencana hidrometeorologi sebagai perhatian. Selain menimbulkan korban dan merusak infrastruktur, banjir dapat menyebabkan kerugian ekonomi dalam skala sangat besar.

Besarnya dampak tersebut terlihat dalam laporan 2026 Climate and Catastrophe Insight dari Aon. Sejumlah banjir yang terjadi sepanjang 1900–2025 menimbulkan kerugian hingga puluhan miliar dolar AS setelah nilainya disetarakan ke dolar AS 2025.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Angka tersebut menggambarkan besarnya beban ekonomi yang dapat muncul setelah banjir berskala besar. Kerugian tidak hanya berasal dari kerusakan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga dapat berkaitan dengan terganggunya aktivitas ekonomi dan infrastruktur.

Berapa Kerugian Banjir Terbesar di Dunia?

Berdasarkan data Aon, banjir dengan estimasi kerugian ekonomi terbesar di dunia terjadi di Thailand pada Juni–Desember 2011. Kerugiannya mencapai US$65 miliar atau sekitar Rp1.149,92 triliun dengan kurs Rp17.691 per US$.

Setelah Thailand, banjir Sungai Yangtze di China pada Juni–September 1998 menjadi salah satu kejadian dengan kerugian terbesar. Aon memperkirakan kerugiannya mencapai US$62 miliar atau setara Rp1.096,84 triliun.

Banjir Sungai Yangtze pada Juni–Agustus 2010 berada di posisi berikutnya dengan estimasi kerugian US$58 miliar atau sekitar Rp1.026,08 triliun.

Di Eropa, banjir Bernd pada Juli 2021 menimbulkan kerugian sekitar US$53 miliar atau setara Rp937,62 triliun. Sementara itu, banjir Sungai Yangtze pada Juli–Agustus 1931 diperkirakan menyebabkan kerugian US$43 miliar atau sekitar Rp760,71 triliun dalam nilai dolar AS 2025.

China Paling Sering Masuk Daftar

China menjadi negara yang paling sering muncul dalam daftar banjir dengan kerugian ekonomi terbesar versi Aon. Sebanyak enam kejadian dalam daftar tersebut berasal dari China.

Jumlah itu mencakup empat banjir Sungai Yangtze serta banjir musiman pada 2020 dan 2021. Catatan tersebut memperlihatkan besarnya kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh banjir di negara tersebut dalam berbagai periode.

Aon menggunakan nilai dolar AS 2025 untuk membandingkan kerugian bencana yang terjadi pada tahun berbeda. Dengan pendekatan tersebut, nilai kerugian historis dapat dilihat menggunakan basis nilai uang yang lebih sebanding.

Apakah Banjir Nepal 2026 Masuk Daftar Aon?

Banjir Nepal pada 2026 belum masuk dalam daftar Aon karena laporan tersebut hanya mencakup kejadian hingga 2025. Dengan demikian, kerugian ekonomi akibat banjir Nepal belum dapat dibandingkan secara langsung dengan deretan bencana dalam laporan tersebut.

Meski demikian, bencana di Nepal kembali memperlihatkan bahwa dampak banjir tidak berhenti pada korban dan kerusakan fisik. Banjir juga dapat mengganggu infrastruktur dan aktivitas ekonomi dalam skala luas. (RK/D-1)

Baca: Negara Paling Berisiko Banjir di ASEAN 2025, Myanmar Puncaki Peringkat

Source: AON
Tags: banjirbencanabencana alamKerugian Bencanalingkungan

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Toco Academy Vol. 3 di Surabaya Dorong UMKM Naik Kelas lewat Ekosistem Digital

Toco Academy Vol. 3 di Surabaya Dorong UMKM Naik Kelas lewat Ekosistem Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.