Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Politik

Jumlah Serangan Siber di Indonesia Naik, Tembus 610 Juta pada 2024

Laporan BSSN menunjukkan jumlah serangan siber di Indonesia mencapai 609,39 juta pada 2024, naik 1,01% dari tahun sebelumnya. Serangan malware juga naik 12,67%.

by Nouvan
19 July 2025
in Politik
Jumlah Serangan Siber di Indonesia Naik, Tembus 610 Juta pada 2024

Serangan siber dan malware di Indonesia terus meningkat pada 2024 menurut laporan resmi BSSN.(Sumber:Freepik.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkap bahwa jumlah serangan siber di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Sepanjang 2024, jumlah total serangan digital yang tercatat mencapai 610,63 juta, naik 1,04% dibanding tahun sebelumnya.

READ ALSO

Litbang Kompas: Mayoritas Publik Nilai Pilkada Langsung Paling Tepat untuk Indonesia

Harta Kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Tembus Rp79,16 Miliar

Rinciannya, serangan siber yang terdeteksi sepanjang tahun lalu mencapai 609,39 juta, mengalami kenaikan sebesar 1,01% dari tahun 2023. Sementara itu, serangan malware—jenis perangkat lunak berbahaya yang menyerang sistem atau mencuri data—naik lebih tajam, dari 1,09 juta menjadi 1,23 juta atau tumbuh 12,67% dalam satu tahun.

Tren selama lima tahun terakhir menunjukkan fluktuasi tajam. Pada 2020, jumlah serangan siber sebesar 316,17 juta, sempat turun di 2021 menjadi 266,74 juta, lalu meningkat jadi 370,02 juta di 2022. Namun pada 2023 melonjak drastis ke angka 603,28 juta dan terus naik pada 2024.

Untuk serangan malware, tren pertumbuhannya lebih konsisten. Dari 217.781 serangan pada 2020, naik ke 393.851 di 2021, lalu melonjak ke 818.192 pada 2022. Angka tersebut terus meningkat menjadi 1,09 juta di 2023 dan mencapai 1,23 juta pada 2024.

BSSN juga mencatat bahwa bulan Desember menjadi periode dengan intensitas serangan siber tertinggi, yaitu 107,93 juta. Sebaliknya, bulan April mencatat jumlah serangan terendah, yakni 20,06 juta. Untuk serangan malware, bulan Juni menjadi puncak tertinggi, sementara Februari jadi bulan terendah.

Peningkatan jumlah serangan ini menunjukkan bahwa tantangan di sektor keamanan siber Indonesia kian besar, dan menuntut peningkatan kewaspadaan serta sistem pertahanan yang lebih tangguh.(NKR/D-1)

(Baca : Kelestarian Alam Jadi Prioritas Perlindungan Pulau Kecil di Indonesia)

Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.

Source: BSSN
Tags: ancaman siberBSSNdata Indonesiakeamanan digitalmalwareserangan siber

Related Posts

Litbang Kompas Mayoritas Publik Nilai Pilkada Langsung Paling Tepat untuk Indonesia
Politik

Litbang Kompas: Mayoritas Publik Nilai Pilkada Langsung Paling Tepat untuk Indonesia

13 January 2026
Harta Kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Tembus Rp79,16 Miliar
Politik

Harta Kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Tembus Rp79,16 Miliar

23 December 2025
10 Provinsi Paling Rentan Korupsi di Indonesia pada 2025
Politik

10 Provinsi Paling Rentan Korupsi di Indonesia pada 2025

11 December 2025
Hasil Pemilu New York 2025 Zohran Mamdani Unggul dengan 50,39% Suara
Global

Hasil Sementara Pemilu New York 2025: Zohran Mamdani Unggul dengan 50,39% Suara

24 November 2025
Evaluasi Kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran Berdasarkan Kelompok Usia
Politik

Kepuasan terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran Berdasarkan Kelompok Usia

24 November 2025
Target dan Realisasi MEF TNI 2024 Belum Tercapai, Capaian Baru 64,87%
Politik

Target dan Realisasi MEF TNI 2024 Belum Tercapai, Capaian Baru 64,87%

24 November 2025
Next Post
Link Live Streaming Indonesia vs Brunei U-23 di ASEAN U-23 Championship 2025

Link Live Streaming Indonesia vs Brunei U-23 di ASEAN U-23 Championship 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Data Aduan Komnas HAM 2025, Konflik Agraria dan Aparat Negara Masih Dominan
Humaniora

Data Aduan Komnas HAM 2025, Konflik Agraria dan Aparat Negara Masih Dominan

18 January 2026
Media Arus Utama Terdesak Konten Kreator, Ini Strategi Bertahan Perusahaan Media Global
Humaniora

Media Arus Utama Terdesak Konten Kreator, Ini Strategi Bertahan Perusahaan Media Global

18 January 2026
Populasi Muslim di Dunia 2025 Indonesia Teratas, Pakistan dan India Menyusul
Humaniora

Populasi Muslim di Dunia 2025: Indonesia Teratas, Pakistan dan India Menyusul

16 January 2026
Link Buku Broken Strings Aurelie Moeremans PDF Bahasa Indonesia dan Inggris_-resized-to-large
Berita

Link Buku Broken Strings Aurelie Moeremans PDF Bahasa Indonesia dan Inggris

16 January 2026
Arsenal Menang Tipis 3-2 atas Chelsea pada Leg Pertama Semifinal Carabao Cup 20252026
Berita

Arsenal Menang Tipis 3-2 atas Chelsea pada Leg Pertama Semifinal Carabao Cup 2025/2026

15 January 2026
Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025 WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook
Humaniora

Medsos Terpopuler di Dunia Oktober 2025: WhatsApp Ungguli Instagram dan Facebook

15 January 2026

Categories

  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • FinTech
  • Global
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Politik
  • Sports
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Tim Kami
  • Iklan
  • Pedoman Pemberitaan
  • Karier

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan

© 2025 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.