Humaniora
Home / Humaniora / Perempuan Dominasi Kuliah Kesehatan, Laki-laki Teknik, Ini Potret Mahasiswa Indonesia 2025

Perempuan Dominasi Kuliah Kesehatan, Laki-laki Teknik, Ini Potret Mahasiswa Indonesia 2025

Perempuan Dominasi Kuliah Kesehatan, Laki-laki Teknik, Ini Potret Mahasiswa Indonesia 2025
Komposisi mahasiswa laki-laki dan perempuan di perguruan tinggi Indonesia tidak tersebar secara merata pada setiap bidang ilmu. Perempuan mendominasi sejumlah bidang, terutama Kesehatan. (Sumber: Kemendikti Saintek)

Komposisi mahasiswa laki-laki dan perempuan di perguruan tinggi Indonesia tidak tersebar secara merata pada setiap bidang ilmu.

Perempuan mendominasi sejumlah bidang, terutama Kesehatan, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), serta Pendidikan. Sebaliknya, mahasiswa laki-laki jauh lebih banyak pada bidang Teknik.

Data Statistik Pendidikan Tinggi 2025 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mencatat terdapat 917.920 mahasiswa bidang Kesehatan.

Sebanyak 736.979 orang atau 80,29% merupakan perempuan. Mahasiswa laki-laki hanya 180.941 orang atau 19,71%.

Pola sebaliknya muncul di Teknik. Dari sekitar 1,62 juta mahasiswa, 1.168.241 orang atau 72,12% merupakan laki-laki, sedangkan perempuan sebanyak 451.513 orang.

Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027

8 dari 10 Mahasiswa Kesehatan Perempuan

Kesehatan menjadi kelompok bidang dengan dominasi perempuan paling besar. Dari 917.920 mahasiswa, sebanyak 736.979 merupakan perempuan.

Proporsinya mencapai sekitar 80,3%. Dengan kata lain, sekitar delapan dari setiap 10 mahasiswa bidang Kesehatan merupakan perempuan.

Jumlah mahasiswa perempuan di bidang tersebut lebih dari empat kali lipat mahasiswa laki-laki.

Kelompok Kesehatan mencakup berbagai program studi. Dalam daftar program dengan mahasiswa terbanyak, Keperawatan, Ilmu Keperawatan, Farmasi, dan Kebidanan juga tercatat memiliki populasi mahasiswa yang besar.

10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas

Namun, data kelompok bidang ini tidak menjelaskan komposisi gender setiap program studi secara individual.

Karena itu, angka 80,3% tidak dapat langsung diterapkan, misalnya, untuk Kedokteran, Farmasi, atau Keperawatan secara terpisah.

MIPA Juga Didominasi Perempuan

Dominasi perempuan terbesar kedua terlihat pada bidang MIPA. Dari 338.977 mahasiswa MIPA, sebanyak 249.620 orang merupakan perempuan.

Proporsinya mencapai 73,64%, sedangkan laki-laki hanya 26,36%. Artinya, hampir tiga dari empat mahasiswa dalam kelompok MIPA merupakan perempuan.

Temuan ini menarik karena bidang sains sering digabungkan dengan teknologi dan teknik melalui istilah STEM. Padahal, data Kemdiktisaintek menunjukkan pola gender yang sangat berbeda antara MIPA dan Teknik.

Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?

MIPA didominasi perempuan, sedangkan Teknik justru didominasi laki-laki.

Pendidikan, 68 Persen Mahasiswanya Perempuan

Bidang Pendidikan menjadi kelompok dengan jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia, mencapai 2.766.765 orang.

Dari jumlah tersebut, 1.882.668 mahasiswa merupakan perempuan dan 884.097 laki-laki. Perempuan dengan demikian mencakup sekitar 68,05% mahasiswa bidang Pendidikan.

Selisihnya mencapai hampir satu juta mahasiswa. Dominasi tersebut terlihat sejalan dengan besarnya sejumlah program studi pendidikan dalam data nasional.

Pendidikan Profesi Guru dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, misalnya, berada di posisi kedua dan ketiga program studi dengan jumlah mahasiswa terbanyak di Indonesia.

Teknik Kebalikannya, 72 Persen Laki-laki

Pola paling kontras terdapat pada Teknik. Jumlah mahasiswa Teknik mencapai 1.619.754 orang.

Sebanyak 1.168.241 mahasiswa atau 72,12% merupakan laki-laki. Perempuan hanya berjumlah 451.513 atau sekitar 27,88%.

Artinya, hampir tiga dari empat mahasiswa Teknik adalah laki-laki. Selisih jumlah mahasiswa laki-laki dan perempuan mencapai sekitar 716.728 orang.

Teknik menjadi bidang dengan dominasi laki-laki paling besar di antara 10 kelompok ilmu yang dicatat Kemdiktisaintek.

Meski demikian, data ini merupakan agregat seluruh program pada kelompok Teknik. Komposisi pada program seperti Teknik Informatika, Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Kimia, atau Teknik Industri dapat berbeda satu sama lain.

Ekonomi Didominasi Perempuan, tetapi Tidak Terlalu Jauh

Bidang Ekonomi juga memiliki mahasiswa perempuan lebih banyak. Jumlah mahasiswa perempuan mencapai 1.132.715 orang, sedangkan laki-laki 886.729 orang.

Dengan demikian, perempuan mencakup sekitar 56,09%, sedangkan laki-laki 43,91%. Perbedaannya tidak sebesar pada Kesehatan, MIPA, Pendidikan, atau Teknik.

Kelompok Ekonomi sendiri menjadi salah satu bidang dengan populasi mahasiswa terbesar di Indonesia, berada di bawah Pendidikan dan Sosial.

Manajemen dan Akuntansi juga termasuk lima besar program studi dengan jumlah mahasiswa terbanyak secara nasional.

Bidang Sosial Hampir Seimbang

Distribusi yang paling mendekati seimbang terlihat pada bidang Sosial. Mahasiswa perempuan berjumlah 998.591 orang, sedangkan laki-laki mencapai 1.031.612 orang.

Proporsinya sekitar 49,19% perempuan dan 50,81% laki-laki. Selisihnya hanya sekitar 33 ribu mahasiswa dari total lebih dari 2 juta orang.

Kemdiktisaintek dalam laporannya juga menyebut bidang Sosial memiliki komposisi laki-laki sedikit lebih tinggi dibandingkan perempuan.

Agama Juga Hampir Berimbang

Bidang Agama memperlihatkan pola serupa. Dari 286.060 mahasiswa, sebanyak 148.177 merupakan perempuan dan 137.883 laki-laki.

Komposisinya sebesar 51,8% perempuan dan 48,2% laki-laki. Selisih antara kedua kelompok hanya sekitar 10.294 mahasiswa.

Kemdiktisaintek menilai komposisi mahasiswa pada bidang Agama relatif seimbang dibandingkan beberapa bidang lain yang menunjukkan dominasi gender lebih kuat.

Pertanian dan Seni Lebih Banyak Laki-laki

Selain Teknik, dua bidang lain yang memiliki mahasiswa laki-laki lebih banyak adalah Pertanian dan Seni. Pada bidang Pertanian, terdapat 245.460 mahasiswa laki-laki dan 224.194 perempuan. Laki-laki mencakup sekitar 52,26%.

Sementara itu, bidang Seni memiliki 63.764 mahasiswa laki-laki dan 50.125 perempuan. Porsi laki-laki mencapai sekitar 55,99%. Meski demikian, tingkat ketimpangannya jauh lebih kecil dibandingkan Teknik.

Humaniora Lebih Banyak Perempuan

Bidang Humaniora memiliki total 211.443 mahasiswa. Sebanyak 132.454 orang atau 62,64% merupakan perempuan, sementara laki-laki sebanyak 78.989 orang. Dengan demikian, perempuan juga menjadi mayoritas pada Humaniora.

Jika seluruh kelompok dibandingkan, perempuan menjadi mayoritas pada enam dari 10 bidang, yakni Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, MIPA, Agama, dan Humaniora. Laki-laki menjadi mayoritas pada Teknik, Sosial, Pertanian, dan Seni.

Komposisi Gender Tidak Menentukan Siapa yang Cocok Masuk Suatu Bidang

Perbedaan jumlah mahasiswa laki-laki dan perempuan tidak menunjukkan bahwa suatu bidang lebih cocok untuk gender tertentu.

Statistik Kemdiktisaintek hanya menggambarkan komposisi mahasiswa yang tercatat pada 2025. Laporan tersebut tidak menjelaskan penyebab mengapa perempuan lebih banyak di Kesehatan atau mengapa laki-laki lebih dominan di Teknik.

Untuk mengetahui faktor yang membentuk pilihan program studi dibutuhkan data lain, seperti preferensi siswa, latar belakang pendidikan, kondisi sosial-ekonomi, persepsi terhadap pekerjaan, hingga pola penerimaan perguruan tinggi.

Karena itu, angka tersebut lebih tepat digunakan untuk membaca pola representasi gender dalam pendidikan tinggi, bukan kemampuan akademik atau kesesuaian laki-laki dan perempuan terhadap bidang tertentu. (NKR/D-1)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bidang kuliah apa yang paling banyak mahasiswa perempuannya?

Secara proporsi, Kesehatan memiliki dominasi perempuan terbesar. Sebanyak 80,29% mahasiswa bidang Kesehatan pada 2025 merupakan perempuan.

Berapa persen mahasiswa Teknik yang laki-laki?

Mahasiswa laki-laki mencakup sekitar 72,12% dari total mahasiswa Teknik. Jumlahnya mencapai 1.168.241 orang.

Apakah mahasiswa MIPA lebih banyak laki-laki atau perempuan?

Perempuan jauh lebih banyak. Dari 338.977 mahasiswa MIPA, sekitar 73,64% merupakan perempuan.

Apakah mahasiswa Pendidikan didominasi perempuan?

Ya. Perempuan berjumlah 1.882.668 atau sekitar 68,05% dari seluruh mahasiswa bidang Pendidikan.

Bidang apa yang komposisi laki-laki dan perempuannya paling seimbang?

Bidang Sosial termasuk yang paling berimbang, yakni sekitar 49,19% perempuan dan 50,81% laki-laki. Bidang Agama juga relatif seimbang dengan 51,8% perempuan dan 48,2% laki-laki.

Dari mana data gender mahasiswa ini berasal?

Data berasal dari Statistik Pendidikan Tinggi 2025 Kemdiktisaintek. Statistik tersebut menggunakan data PDDikti berdasarkan pelaporan perguruan tinggi dan
kondisi tahun akademik 2024/2025.

Baca: Bidang Kuliah dengan Mahasiswa Putus Kuliah Terbanyak 2025, Teknik Capai 68 Ribu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement