Humaniora
Home » Blog » Jurusan UI Masuk 200 Besar Dunia Versi QS 2026, Seberapa Ketat Jalur SNBT?

Jurusan UI Masuk 200 Besar Dunia Versi QS 2026, Seberapa Ketat Jalur SNBT?

Jurusan UI Masuk 200 Besar Dunia Versi QS 2026, Seberapa Ketat Jalur SNBT
Aktivitas calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi. Peringkat bidang studi QS 2026 dibandingkan dengan data keketatan SNBT UI 2025 dan daya tampung 2026. (Sumber: UI)

Dataloka.id – Berhasil masuk peringkat dunia tidak berarti suatu program studi mempunyai kesempatan masuk yang lebih besar. Bagi calon mahasiswa, reputasi akademik dan persaingan memperoleh kursi kuliah merupakan dua informasi berbeda yang sama-sama perlu dipahami.

Sejumlah bidang studi Universitas Indonesia (UI) masuk kelompok 200 besar dunia dalam QS World University Rankings by Subject 2026. Di antaranya, Law and Legal Studies berada pada peringkat ke-96, Accounting and Finance pada kelompok 101–150, sedangkan Economics and Econometrics di urutan ke-180 dunia.

Untuk melihat gambaran persaingan masuk, data QS tersebut dapat disandingkan dengan statistik Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Namun, perlu dibedakan bahwa UI telah menerbitkan data keketatan per program studi untuk SNBT 2025 serta daya tampung SNBT 2026. Kedua tahun itu tidak boleh digabungkan menjadi angka peluang lolos pada 2026.

Peringkat Dunia dan Persaingan SNBT di UI

Berdasarkan data QS dan Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI, berikut sepuluh program studi terpilih yang berkaitan langsung dengan bidang QS dalam kelompok 200 besar dunia. Kolom peminat, diterima, dan keketatan semuanya merujuk pada SNBT 2025, sementara kolom terakhir merupakan kuota SNBT 2026.

Prodi UI QS by Subject 2026 Pendaftar SNBT 2025 Diterima SNBT 2025 Keketatan 2025 Kuota SNBT 2026
Sastra Inggris 151–200 969 24 2,48% 24
Ilmu Politik 151–200 819 25 3,05% 24
Ilmu Hukum =96 4.434 171 3,86% 171
Akuntansi 101–150 2.720 106 3,90% 90
Ilmu Perpustakaan 51–100 608 24 3,95% 24
Sosiologi 151–200 589 24 4,07% 24
Antropologi Sosial 51–100 573 24 4,19% 24
Arsitektur 151–200 824 37 4,49% 24
Ilmu Ekonomi =180 1.147 63 5,49% 45
Geografi 151–200 580 42 7,24% 42

Di antara program studi pada tabel, Sastra Inggris memiliki angka keketatan paling rendah, 2,48%, pada SNBT 2025. Dari 969 pendaftar, sebanyak 24 orang diterima. Untuk SNBT 2026, daya tampung prodi tersebut tetap 24 kursi menurut data UI.

Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027

Ilmu Politik memiliki tingkat keketatan 3,05% pada 2025, dengan 819 pendaftar dan 25 peserta diterima. Kuota yang tersedia pada 2026 berjumlah 24 kursi. Sementara itu, Ilmu Hukum menerima 171 dari 4.434 pendaftar pada 2025, setara 3,86%; daya tampungnya pada 2026 juga 171 kursi.

Akuntansi mempunyai 2.720 pendaftar dan 106 peserta diterima pada SNBT 2025, atau tingkat keketatan 3,90%. Daya tampung prodi itu untuk 2026 turun menjadi 90 kursi. Sebaliknya, Geografi memiliki keketatan 7,24% pada 2025, dengan 580 pendaftar dan 42 peserta diterima; kuota 2026 tetap 42 kursi.

Angka keketatan dalam artikel ini mengikuti istilah yang dipakai UI, yaitu jumlah diterima dibandingkan jumlah pendaftar pada tahun seleksi yang sama. Semakin kecil persentasenya, semakin ketat kompetisinya secara historis. Nilai ini bukan probabilitas individual untuk diterima.

Peringkat QS tidak Sama dengan Peringkat Prodi SNBT

QS by Subject menilai kinerja universitas pada bidang ilmu tertentu, bukan memeringkat daya tampung atau peluang masuk setiap program studi S1. Dalam tabel, nama prodi UI dipasangkan dengan bidang QS yang paling relevan, tetapi cakupan bidang yang dinilai QS dapat lebih luas daripada satu program sarjana.

Selain itu, peserta SNBT diperbolehkan memilih hingga empat program studi sesuai ketentuan seleksi. Karena itu, banyaknya pendaftar menurut pilihan program studi tidak dapat dipahami sebagai jumlah individu unik yang hanya bersaing di satu prodi.

10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas

Bagi calon mahasiswa angkatan berikutnya, data historis berguna untuk melihat pola persaingan, sedangkan daya tampung perlu selalu dicek pada situs SNPMB untuk tahun seleksi yang akan diikuti. Hasil QS juga sebaiknya dipakai bersama informasi biaya kuliah, kurikulum, serta minat akademik calon mahasiswa.

Catatan Metodologi

Data QS berasal dari pemeringkatan 2026; statistik peminat, peserta diterima, dan keketatan adalah SNBT 2025; daya tampung berasal dari SNBT 2026. Tidak ada estimasi peluang lolos SNBT 2026 yang dihitung dari penggabungan kedua tahun tersebut. (RK/D-1)

Baca: Universitas Terbaik Indonesia Versi THE WUR 2027, UI Teratas

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

×
× Advertisement