Humaniora
Home / Humaniora / 20 Jurusan dengan Mahasiswa Terbanyak di Indonesia 2025, Manajemen Tembus 1,16 Juta

20 Jurusan dengan Mahasiswa Terbanyak di Indonesia 2025, Manajemen Tembus 1,16 Juta

Manajemen menjadi program studi dengan mahasiswa terbanyak di Indonesia pada 2025, mencapai 1,17 juta orang. (Sumber: Magnific/Lifestylememory)

Jumlah mahasiswa pada setiap program studi di Indonesia berbeda cukup jauh. Beberapa program menampung lebih dari setengah juta mahasiswa, sementara sebagian lainnya memiliki populasi yang jauh lebih kecil.

Besarnya jumlah mahasiswa tidak hanya dipengaruhi minat calon mahasiswa. Banyaknya perguruan tinggi yang membuka sebuah program studi, kapasitas penerimaan, hingga karakter pendidikan profesi juga ikut menentukan.

Data Statistik Pendidikan Tinggi 2025 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menunjukkan Manajemen menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa terdaftar terbanyak di Indonesia pada 2025.

Jumlahnya mencapai 1.168.252 mahasiswa. Angka itu hampir dua kali jumlah mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang berada di posisi berikutnya.

Berikut 20 program studi dengan mahasiswa terdaftar terbanyak berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2025.

Peringkat Program Studi Jumlah Mahasiswa
1 Manajemen 1.168.252
2 Pendidikan Profesi Guru 599.331
3 Pendidikan Guru Sekolah Dasar 545.080
4 Ilmu Hukum 424.597
5 Akuntansi 395.690
6 Ilmu Komunikasi 272.353
7 Pendidikan Agama Islam 267.343
8 Teknik Informatika 253.451
9 Sistem Informasi 213.130
10 Ilmu Administrasi Negara 206.837
11 Teknik Sipil 172.497
12 Farmasi 143.977
13 Keperawatan 140.680
14 Hukum 122.646
15 Psikologi 120.843
16 Ilmu Keperawatan 120.096
17 Ilmu Pemerintahan 114.788
18 Pendidikan Guru PAUD 113.195
19 Pendidikan Bahasa Inggris 109.157
20 Kebidanan 106.290

Sumber: Statistik Pendidikan Tinggi 2025, Kemdiktisaintek.

Kekuatan dan Kelemahan 10 Kampus Terbaik Indonesia di THE WUR 2027

Mahasiswa Manajemen Tembus 1,16 Juta

Manajemen unggul cukup jauh dibandingkan program studi lainnya. Jumlah mahasiswa yang tercatat mencapai 1.168.252 orang. Sementara Pendidikan Profesi Guru berada di posisi kedua dengan 599.331 mahasiswa.

Selisih keduanya mencapai sekitar 568.921 mahasiswa. Artinya, jumlah mahasiswa Manajemen hampir dua kali lipat dibandingkan PPG.

Jika dibandingkan dengan seluruh mahasiswa yang tercatat pada kelompok bidang ilmu dalam Statistik Pendidikan Tinggi 2025, mahasiswa Manajemen sendiri mencakup sekitar 10,8%.

Besarnya populasi mahasiswa Manajemen juga berkaitan dengan luasnya ketersediaan program tersebut di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Namun, angka ini tidak dapat langsung diartikan bahwa Manajemen merupakan program studi dengan jumlah pendaftar atau tingkat peminat tertinggi.

10 Kampus Indonesia dengan Skor THE WUR 2027 Paling Seimbang, Unsri Teratas

Data tersebut menunjukkan mahasiswa yang sudah terdaftar, bukan jumlah orang yang mendaftar pada proses seleksi.

Pendidikan Tempati Dua Posisi Tiga Besar

Bidang pendidikan menempatkan dua program studi dalam tiga besar. Pendidikan Profesi Guru memiliki 599.331 mahasiswa, sedangkan Pendidikan Guru Sekolah Dasar mencapai 545.080 mahasiswa.

PGSD dengan demikian menjadi program sarjana kependidikan dengan jumlah mahasiswa sangat besar.

Di luar keduanya, program studi pendidikan lain yang masuk 20 besar adalah Pendidikan Agama Islam sebanyak 267.343 mahasiswa, Pendidikan Guru PAUD sebanyak 113.195 mahasiswa, dan Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 109.157 mahasiswa.

Besarnya jumlah tersebut berjalan searah dengan dominasi bidang Pendidikan dalam populasi mahasiswa Indonesia.

Unair vs UI, Siapa Kampus Paling Internasional Versi THE WUR 2027?

Statistik Pendidikan Tinggi 2025 mencatat bidang Pendidikan memiliki 2.766.765 mahasiswa, terbesar dibandingkan kelompok bidang ilmu lainnya.

Ilmu Hukum dan Akuntansi Masuk Lima Besar

Ilmu Hukum berada di posisi keempat dengan 424.597 mahasiswa. Akuntansi menyusul di peringkat kelima sebanyak 395.690 mahasiswa.

Menariknya, laporan mencatat dua nama program yang berkaitan dengan hukum secara terpisah, yaitu Ilmu Hukum dengan 424.597 mahasiswa dan Hukum sebanyak 122.646 mahasiswa.

Hal serupa terlihat pada bidang kesehatan. Keperawatan dan Ilmu Keperawatan dicatat sebagai program studi yang berbeda.

Karena itu, daftar ini mengikuti nama program studi sebagaimana tercantum dalam Statistik Pendidikan Tinggi 2025, tanpa menggabungkan program dengan nama yang mirip.

Informatika dan Sistem Informasi Masuk 10 Besar

Program studi bidang teknologi juga memiliki populasi mahasiswa besar. Teknik Informatika berada di posisi kedelapan dengan 253.451 mahasiswa. Sistem Informasi berada tepat di bawahnya dengan 213.130 mahasiswa.

Jika dua program tersebut digabungkan, jumlahnya mencapai lebih dari 466 ribu mahasiswa. Namun, keduanya tetap merupakan program studi berbeda sehingga tidak digabungkan dalam pemeringkatan.

Teknik Sipil menjadi program bidang teknik lainnya yang masuk 20 besar dengan 172.497 mahasiswa.

Data tersebut menunjukkan besarnya populasi mahasiswa di bidang digital dan teknik. Akan tetapi, jumlah mahasiswa tidak dapat digunakan sendirian untuk mengukur prospek kerja atau kebutuhan tenaga kerja.

Tiga Program Kesehatan Masuk 20 Besar

Bidang kesehatan juga muncul beberapa kali dalam daftar. Farmasi berada di posisi ke-12 dengan 143.977 mahasiswa.

Keperawatan memiliki 140.680 mahasiswa, sedangkan Ilmu Keperawatan sebanyak 120.096 mahasiswa. Kebidanan menutup daftar 20 besar dengan 106.290 mahasiswa.

Dengan demikian, setidaknya empat nama program studi terkait kesehatan terdapat dalam daftar, yakni Farmasi, Keperawatan, Ilmu Keperawatan, dan Kebidanan.

Statistik Kemdiktisaintek menunjukkan bidang Kesehatan secara keseluruhan memiliki sekitar 917.920 mahasiswa terdaftar pada 2025.

Separuh Mahasiswa Terkonsentrasi di 20 Program Studi

Jika dijumlahkan, 20 program studi dengan mahasiswa terbanyak memiliki sekitar 5,61 juta mahasiswa. Sementara total mahasiswa pada seluruh kelompok bidang ilmu dalam Statistik Pendidikan Tinggi 2025 mencapai sekitar 10,77 juta orang.

Dengan demikian, sekitar 52% mahasiswa Indonesia terkonsentrasi pada 20 nama program studi dalam daftar tersebut.

Konsentrasi terbesar terutama terlihat pada program Manajemen, pendidikan, hukum, ekonomi, komunikasi, serta teknologi informasi.

Namun, data tersebut tetap perlu dibaca bersama dengan jumlah program studi yang tersedia. Program yang dibuka oleh ratusan hingga ribuan perguruan tinggi secara alamiah dapat mempunyai jumlah mahasiswa lebih besar dibandingkan program yang hanya tersedia di sedikit kampus.

Jumlah Mahasiswa Bukan Berarti Paling Diminati

Istilah “jurusan dengan mahasiswa terbanyak” perlu dibedakan dari “jurusan paling diminati”. Data Kemdiktisaintek mencatat jumlah mahasiswa yang sedang terdaftar, bukan jumlah pendaftar.

Sebuah program studi dapat memiliki mahasiswa sangat banyak karena tersedia di banyak perguruan tinggi dan mempunyai daya tampung besar.

Sebaliknya, program studi dengan jumlah mahasiswa lebih sedikit dapat memiliki tingkat persaingan masuk jauh lebih tinggi jika kursi yang tersedia terbatas.

Karena itu, untuk mengukur tingkat peminatan calon mahasiswa dibutuhkan data pendaftar, daya tampung, atau rasio persaingan seleksi yang berbeda dari data PDDikti ini. (NKR/D-1)

FAQ

Apa jurusan dengan mahasiswa terbanyak di Indonesia?

Manajemen menjadi program studi dengan mahasiswa terdaftar terbanyak pada 2025, yakni 1.168.252 mahasiswa.

Apa jurusan dengan mahasiswa terbanyak kedua?

Pendidikan Profesi Guru berada di urutan kedua dengan 599.331 mahasiswa, disusul Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebanyak 545.080 mahasiswa.

Berapa mahasiswa Teknik Informatika di Indonesia?

Statistik Pendidikan Tinggi 2025 mencatat 253.451 mahasiswa Teknik Informatika, menempatkannya di posisi kedelapan.

Apakah Akuntansi masuk lima jurusan dengan mahasiswa terbanyak?

Ya. Akuntansi berada di posisi kelima dengan 395.690 mahasiswa.

Apakah jumlah mahasiswa terbanyak sama dengan jurusan paling diminati?

Tidak. Jumlah mahasiswa terdaftar berbeda dengan jumlah pendaftar. Angka tersebut turut dipengaruhi banyaknya kampus yang membuka program studi dan kapasitas penerimaannya.

Dari mana data jumlah mahasiswa berasal?

Data berasal dari Statistik Pendidikan Tinggi 2025 Kemdiktisaintek. Data dasarnya bersumber dari PDDikti berdasarkan pelaporan perguruan tinggi melalui Neo Feeder.

Baca: 10 Jurusan dengan Mahasiswa Baru Terbanyak di Indonesia 2025, Manajemen Tembus 210 Ribu

Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.

Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement