Dataloka.id – Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah PNS di Indonesia mencapai 3.480.108 orang per 30 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.575.320 orang merupakan laki-laki (45,27%), sedangkan 1.904.788 orang lainnya perempuan (54,73%).
Ditinjau berdasarkan generasi, PNS Indonesia didominasi generasi X atau mereka yang lahir pada 1965–1980. Jumlahnya mencapai 1.797.835 orang atau setara 51,66% dari keseluruhan PNS di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 861.914 orang merupakan laki-laki dan 935.921 orang perempuan. Dengan demikian, jumlah PNS perempuan pada generasi X lebih banyak dibandingkan laki-laki.
Generasi Y atau milenial yang lahir pada 1981–1996 menempati posisi kedua dengan jumlah 1.419.992 orang atau 40,80% dari total PNS. Kelompok ini terdiri atas 591.152 laki-laki dan 828.840 perempuan.
Selanjutnya, jumlah PNS dari generasi Z yang lahir pada 1997–2012 sebanyak 240.153 orang atau 6,90% dari keseluruhan PNS. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108.062 orang merupakan laki-laki dan 132.091 orang perempuan.
Sementara itu, generasi baby boomers yang lahir pada 1946–1964 memiliki jumlah paling sedikit, yakni 22.128 orang atau hanya 0,64% dari keseluruhan PNS. Berbeda dengan tiga generasi lainnya, jumlah laki-laki pada kelompok ini lebih banyak, yakni 14.192 orang dibandingkan perempuan sebanyak 7.936 orang.
Secara keseluruhan, generasi X dan milenial menyumbang 92,46% dari total PNS di Indonesia. Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa struktur PNS nasional masih terkonsentrasi pada dua generasi tersebut, sedangkan keterwakilan generasi Z relatif kecil.
Terkait dengan data tersebut, pemerintah baru baru ini berencana menyalurkan gaji pegawai negeri sipil (PNS) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan usulan tersebut telah diajukan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Rabu (14/10/2026). Meski demikian, pemerintah belum memastikan jadwal pelaksanaan maupun mekanisme penyaluran gaji melalui koperasi tersebut. (RK/D-1)
Baca: Program Quick Win Pemerintah Dinilai Mengecewakan, MBG dan Kenaikan Gaji ASN Paling Banyak Dikritik


Comment