Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Penyebab Utama Perceraian di Indonesia pada 2023

Penyebab utama perceraian di Indonesia pada 2023 adalah perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus.

by Raka Maheswara
2 November 2024
in Humaniora
Data Perceraian di Indonesia Berdasarkan Provinsi pada 2023

Ilustrasi perceraian. (Sumber: Unsplash/Marek Studzinski)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perceraian di Indonesia pada 2023 tercatat sebanyak 463.654 kasus. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 10,2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang mencapai 516.344 kasus perceraian.

Penyebab utama perceraian di Indonesia adalah perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus tanpa ada peluang untuk rukun kembali, dengan 251.828 kasus pada 2023. Selain itu, masalah ekonomi menjadi faktor signifikan, menyebabkan 108.488 kasus perceraian.

Sebanyak 34.322 kasus perceraian terjadi karena salah satu pihak meninggalkan pasangan. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga menjadi penyebab penting, dengan 5.174 kasus dilaporkan sepanjang tahun 2023. Lalu, kasus perceraian juga terjadi karena pasangan mabuk mencapai 1.752 kasus.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Selain faktor tersebut, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan perceraian pada 2023, yaitu perjudian dengan 1.572 kasus, pasangan murtad 1.415 kasus, dan 1.371 kasus perceraian terjadi karena pasangan dihukum penjara.

Di samping itu, penyebab perceraian lainnya di Indonesia pada 2023 termasuk zina dengan 780 kasus, poligami sebanyak 738 kasus, madat (penggunaan narkoba) dengan 384 kasus, kawin paksa sebanyak 314 kasus, dan cacat tubuh menjadi penyebab dalam 209 kasus perceraian.

(Baca: Data Perceraian di Indonesia Berdasarkan Provinsi pada 2023)

Source: Badan Pusat Statistik
Tags: larasPerceraian

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
7 Generative AI Paling Banyak Digunakan di Dunia

7 Generative AI Paling Banyak Digunakan di Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.