Telkom University membuka Jalur Prestasi Akademik atau JPA untuk perkuliahan 2027 dengan pendaftaran hingga 30 Oktober 2026. Seleksi menggunakan nilai rapor, dengan rata-rata minimal 70 pada semester 1 hingga 4 sebagai salah satu persyaratan umum.
Syarat tersebut memberi gambaran awal bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar melalui jalur rapor. Namun, nilai 70 merupakan batas minimum pendaftaran, sementara penawaran Beasiswa Pintar pada jalur ini ditujukan bagi pendaftar dengan nilai terbaik.
Perbedaan keduanya perlu dipahami sejak awal, terutama oleh keluarga yang memasukkan beasiswa dalam perencanaan biaya kuliah. Memenuhi syarat pendaftaran belum menunjukkan besarnya bantuan yang akan diperoleh apabila seorang calon mahasiswa diterima.
Siapa yang dapat mengikuti JPA Telkom 2027?
Mengacu pada laman resmi Seleksi Mahasiswa Baru Telkom University yang diperiksa pada 17 Oktober 2026, JPA terbuka bagi siswa atau lulusan SMA, SMK, MA, dan yang sederajat tahun 2025, 2026, serta 2027. Jenjang yang tersedia meliputi diploma tiga, sarjana, dan sarjana terapan.
Pendaftar dapat memilih maksimal lima program studi di Kampus Utama, Jakarta, Surabaya, maupun Purwokerto. Biaya PIN sebesar Rp400.000 berlaku untuk lima pilihan prodi, sehingga jumlah pilihan dan lokasi kampus perlu dipertimbangkan sebelum pendaftaran diselesaikan.
Sertifikat prestasi akademik maupun nonakademik bersifat opsional dalam persyaratan umum. Berkas pendaftaran diunggah melalui aplikasi yang disediakan Telkom University, dengan penyelesaian proses hingga mencetak kartu peserta.
| Ketentuan | Informasi resmi |
|---|---|
| Batas pendaftaran | 30 Oktober 2026 |
| Tahun kelulusan sekolah | 2025, 2026, atau 2027 |
| Nilai rapor | Rata-rata semester 1–4 minimal 70 |
| Biaya PIN | Rp400.000 untuk maksimal lima pilihan prodi |
| Kampus pilihan | Utama, Jakarta, Surabaya, dan Purwokerto |
| Sertifikat prestasi | Opsional |
| Penawaran beasiswa | Beasiswa Pintar bagi nilai terbaik; mengikuti syarat dan ketentuan |
| Tanggal pengumuman | Belum diumumkan pada laman per 17 Oktober 2026 |
Sumber tabel: laman resmi JPA Telkom University, diperiksa 17 Oktober 2026. Informasi berlaku untuk jalur perkuliahan 2027 yang ditampilkan pada laman tersebut.
Bagaimana membaca penawaran beasiswanya?
Pada laman JPA, Telkom University menawarkan Beasiswa Pintar dengan label 100 persen dan keterangan bahwa penawaran berlaku untuk nilai terbaik serta tunduk pada syarat dan ketentuan. Akan tetapi, laman tersebut belum merinci komponen biaya yang menjadi dasar persentase itu.
Penjelasan lebih umum tersedia pada laman beasiswa resmi Telkom University. Di sana, Beasiswa Pintar dijelaskan sebagai potongan sebagian biaya pendidikan, yang dapat berupa Uang Partisipasi Penyelenggaraan Pendidikan (UP3), Sumbangan Dana Pengembangan Pendidikan Reguler (SDP2), atau Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) semester pertama.
Pada laman yang sama, Beasiswa Unggulan dijelaskan sebagai skema pembebasan 100 persen biaya pendidikan hingga lulus dengan syarat dan ketentuan. Kedua nama ini menunjukkan perlunya memeriksa skema yang benar-benar diberikan kepada penerima JPA, termasuk komponen dan masa berlakunya.
Dengan penjelasan yang masih umum tersebut, label 100 persen pada penawaran JPA belum cukup untuk menyimpulkan bahwa semua biaya kuliah akan ditanggung hingga lulus. Kepastian yang dibutuhkan calon mahasiswa ialah rincian potongan dalam ketentuan jalur atau pemberitahuan beasiswa yang diterimanya.
Adakah nilai rapor yang menjamin beasiswa?
Pada laman JPA yang diperiksa, belum tersedia ambang nilai khusus yang menjamin Beasiswa Pintar maupun kuota penerimanya. Keterangan nilai terbaik juga belum disertai rumus pemeringkatan, sehingga batas minimal 70 tidak dapat dipakai untuk menghitung kepastian memperoleh bantuan.
Bagi keluarga, informasi itu berpengaruh langsung pada penyusunan anggaran. Sebelum menerima rincian beasiswa, biaya pendidikan yang tercantum untuk program pilihan dapat digunakan sebagai dasar perhitungan, kemudian dikurangi hanya dengan potongan yang sudah dipastikan secara tertulis.
Pertanyaan yang relevan kepada admisi meliputi komponen biaya yang dipotong, persentase potongan pada tiap komponen, dan semester berlakunya bantuan. Persyaratan mempertahankan bantuan juga perlu diperjelas apabila manfaatnya berlangsung lebih dari satu semester.
Pendaftaran dan pengumuman kelulusan
Pendaftaran JPA dilakukan secara daring melalui SITU Admission Telkom University. Calon peserta perlu menyelesaikan isian serta unggahan berkas, dan memeriksa persyaratan khusus program studi pilihannya sebelum mencetak kartu peserta.
Hingga pemeriksaan 17 Oktober 2026, laman jalur tersebut belum menampilkan tanggal pasti pengumuman kelulusan. Hasil seleksi akan diperiksa melalui menu Laporan Kelulusan pada aplikasi pendaftaran, sehingga jadwal dan ketentuan terbaru perlu mengikuti pemberitahuan resmi.
Dengan masa pendaftaran yang berakhir 30 Oktober 2026, calon mahasiswa dapat menyiapkan rapor sekaligus meminta penjelasan cakupan beasiswa. Langkah itu membantu mempertemukan pilihan program studi dengan kemampuan pembiayaan sebelum keputusan daftar ulang dibuat.(NKR/D-1)
Baca : Telkom dan BINUS Ungguli ITB dalam Dampak Sosial Versi SCImago 2026
Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.
Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R













