Dataloka.id – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 yang diumumkan pada 25 Mei menunjukkan perbedaan pola persaingan masuk perguruan tinggi negeri antara program sarjana (S1) dan diploma empat atau sarjana terapan (D4).
Kedua jenjang sama-sama berada pada level enam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, tetapi memiliki orientasi pendidikan serta distribusi pilihan peserta yang berbeda.
Berdasarkan data Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), sebanyak 801.717 pilihan pertama peserta diarahkan ke program S1, sedangkan 52.177 pilihan pertama mengarah ke D4.
Dengan daya tampung masing-masing 228.118 dan 33.510 kursi, rasio pilihan pertama terhadap kursi S1 lebih tinggi dibandingkan D4.
Secara nasional, terdapat sekitar 3,51 pilihan pertama untuk setiap kursi S1. Pada program D4, rasionya sekitar 1,56 pilihan pertama per kursi. Namun, rasio tersebut tidak sama dengan peluang lolos karena peserta dapat menyusun lebih dari satu pilihan program studi dalam satu seleksi.
Daya Tampung dan Penerimaan D4 serta S1 dalam SNBT 2026
SNPMB menyediakan total 286.864 kursi jalur SNBT 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 228.118 kursi atau sekitar 79,52% berada pada jenjang S1, sementara D4 memperoleh 33.510 kursi atau 11,68%. Sisa 25.236 kursi disediakan untuk program diploma tiga (D3).
| Indikator | S1 | D4 |
|---|---|---|
| Daya tampung | 228.118 | 33.510 |
| Jumlah pilihan pertama | 801.717 | 52.177 |
| Peserta diterima | 203.515 | 30.031 |
| Pilihan pertama per kursi | 3,51 | 1,56 |
| Diterima dibanding daya tampung | 89,21% | 89,62% |
Sumber: Panitia SNPMB, Paparan Hasil SNBT 2026; rasio dan persentase diolah Dataloka.id.
Sebanyak 203.515 peserta diterima pada program S1. Angka tersebut setara dengan 89,21% dari daya tampung yang disediakan. Adapun D4 menerima 30.031 peserta atau 89,62% dari daya tampung, hasil penjumlahan penerimaan D4 pada PTN akademik dan PTN vokasi.
Dengan demikian, pemanfaatan kursi kedua jenjang relatif berdekatan, meski pilihan pertama untuk S1 jauh lebih besar. Data ini juga memperlihatkan mengapa perbandingan jumlah peminat saja tidak cukup untuk menilai ketatnya satu jenjang.
Dibandingkan SNBT 2025, daya tampung D4 naik dari 32.352 menjadi 33.510 kursi atau bertambah 3,58%. Sementara itu, daya tampung S1 meningkat dari 225.538 menjadi 228.118 kursi, setara kenaikan 1,14%.
Mengapa Program D4 Banyak Muncul pada Pilihan Ketiga?
Distribusi pilihan peserta menunjukkan pola yang berbeda. S1 mendominasi pilihan pertama dan kedua, sedangkan D4 paling banyak muncul pada pilihan ketiga. Data tersebut tidak berarti program D4 kurang diminati karena pemilihan program juga dipengaruhi aturan kombinasi pilihan pada SNBT. (RK/D-1)
Baca: Jurusan Paling Diminati SNBT 2026, Kampusnya Punya Peringkat Dunia Berapa?













