Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Sebanyak 80 Persen Prodi Profesi Masuk STEM, tetapi Mahasiswanya Hanya 20 Persen

Sebanyak 80,22 persen prodi profesi berada dalam bidang STEM, tetapi hanya 19,81 persen mahasiswa profesi yang belajar di bidang tersebut. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa banyaknya prodi belum tentu sejalan dengan konsentrasi mahasiswa.

by Nouvan
16 October 2026
in Humaniora
Sebanyak 80 Persen Prodi Profesi Masuk STEM, tetapi Mahasiswanya Hanya 20 Persen

Proporsi prodi profesi STEM mencapai 80,22 persen, sedangkan bagian mahasiswa yang belajar di dalamnya hanya 19,81 persen.

Share on FacebookShare on Twitter

Bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM mendominasi ketersediaan program studi profesi di Indonesia. Sebanyak 80,22 persen prodi profesi masuk dalam kelompok tersebut pada 2025.

Namun, komposisi mahasiswanya bergerak ke arah yang berlawanan. Mahasiswa profesi STEM hanya sebesar 19,81 persen, sedangkan 80,19 persen lainnya berada di bidang non-STEM.

READ ALSO

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas

10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas

Selisih tersebut menjadi kesenjangan terbesar antara ketersediaan prodi dan distribusi mahasiswa pada seluruh jenjang pendidikan tinggi. Proporsi prodi profesi STEM lebih besar 60,41 poin persentase dibandingkan pangsa mahasiswanya.

Perbandingan Mahasiswa dan Ketersediaan Prodi STEM pada 2025
Program pendidikan Mahasiswa STEM Prodi STEM Selisih
Profesi 19,81% 80,22% 60,41 poin
Sarjana 28,36% 35,60% 7,24 poin
Magister 20,12% 27,84% 7,72 poin
Doktoral 23,51% 30,71% 7,20 poin
Spesialis 100,00% 99,58% -0,42 poin
Diploma 69,33% 71,49% 2,16 poin

Keterangan: selisih dihitung dari pangsa prodi STEM dikurangi pangsa mahasiswa STEM. Persentase mahasiswa dan prodi memakai penyebut yang berbeda sehingga tidak menggambarkan tingkat keterisian setiap program studi.

Mengapa kesenjangannya begitu lebar?

Program profesi memiliki struktur yang berbeda dari sarjana atau diploma. Banyak prodi profesi STEM berasal dari bidang kesehatan dan bidang teknis, tetapi tiap prodi belum tentu memiliki peserta dalam jumlah besar.

Sebaliknya, mahasiswa non-STEM dapat terkonsentrasi pada program dengan peserta sangat banyak. Pendidikan Profesi Guru merupakan salah satu contoh penting karena jumlah peserta dan lulusannya jauh melampaui program profesi lain.

Kondisi tersebut membuat jumlah program studi tidak bergerak searah dengan jumlah mahasiswa. Banyak program dengan kelompok kecil dapat kalah besar dari satu program yang memiliki peserta dalam skala nasional.

Pola yang sama, meskipun lebih kecil, juga terlihat pada sarjana, magister, dan doktoral. Pada ketiga jenjang itu, pangsa prodi STEM selalu lebih tinggi daripada pangsa mahasiswanya.

Pada program sarjana, misalnya, sebanyak 35,60 persen prodi berada di kelompok STEM. Namun, mahasiswa yang mengambil bidang STEM hanya 28,36 persen dari keseluruhan mahasiswa sarjana.

Bukan ukuran kekurangan peminat

Kesenjangan ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa prodi profesi STEM kekurangan peminat. Data yang dibandingkan merupakan proporsi jumlah prodi dan mahasiswa pada tingkat nasional, bukan kapasitas serta tingkat keterisian setiap prodi.

Beberapa program profesi juga memiliki pembatasan peserta, persyaratan kelulusan, dan kebutuhan fasilitas yang berbeda. Program profesi kesehatan, misalnya, tidak dapat menerima mahasiswa dalam skala yang sama dengan program berbasis kelas besar.

Meski demikian, perbandingan tersebut memperlihatkan pentingnya melihat mahasiswa dan ketersediaan program secara bersamaan. Pertumbuhan jumlah prodi belum tentu langsung meningkatkan jumlah mahasiswa apabila skala, akses, dan kebutuhan tiap program berbeda.(NKR/D-1)

Baca : Jurusan UI Masuk 200 Besar Dunia Versi QS 2026, Seberapa Ketat Jalur SNBT?

Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.

Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R

Source: Kemendikti Saintek
Tags: IndonesiaKampusmahasiswaPDDiktiPendidikanProdiProfesiSainsSTEM

Related Posts

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas
Humaniora

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas

19 October 2026
10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas

19 October 2026
UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027
Humaniora

UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027

19 October 2026
JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa
Humaniora

JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa

19 October 2026
S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?
Humaniora

S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?

18 October 2026
UKT Tertinggi UGM 2026 Capai Rp24,7 Juta, Apakah Jurusannya Paling Sulit Dimasuki?
Humaniora

UKT Tertinggi UGM 2026 Capai Rp24,7 Juta, Apakah Jurusannya Paling Sulit Dimasuki?

18 October 2026
Next Post
PTS Punya 55 Persen Prodi, tetapi Hanya Menampung 45 Persen Mahasiswa

PTS Punya 55 Persen Prodi, tetapi Hanya Menampung 45 Persen Mahasiswa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas
Humaniora

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas

19 October 2026
10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas

19 October 2026
Daftar Gaji Perawat di Indonesia 2026, Kabupaten Bekasi Tertinggi
Ekonomi

Daftar Gaji Perawat di Indonesia 2026, Kabupaten Bekasi Tertinggi

19 October 2026
UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027
Humaniora

UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027

19 October 2026
JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa
Humaniora

JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa

19 October 2026
S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?
Humaniora

S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?

18 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.