Dataloka.id, JAKARTA — Universitas Airlangga menjadi kampus Indonesia dengan posisi tertinggi dalam QS World University Rankings by Subject 2026 bidang Pharmacy and Pharmacology. Namun, posisi dalam pemeringkatan dunia tidak otomatis sejalan dengan tingkat kesulitan masuk melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT.
Jika kuota SNBT 2026 dibandingkan dengan jumlah peminat 2025, persaingan paling padat justru terjadi di Farmasi Universitas Padjadjaran. Setiap kursi di prodi tersebut secara kasar diperebutkan oleh 32 calon mahasiswa.
4 Kampus Farmasi Terbaik Indonesia Versi QS 2026
QS menilai bidang Pharmacy and Pharmacology menggunakan indikator reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, sitasi per publikasi, H-index, dan jejaring riset internasional. Pada edisi 2026, empat perguruan tinggi Indonesia masuk dalam daftar.
| Peringkat nasional | Kampus | Peringkat dunia QS 2026 |
|---|---|---|
| 1 | Universitas Airlangga | 251–300 |
| 2 | Universitas Indonesia | 301–350 |
| 3= | Universitas Gadjah Mada | 351–400 |
| 3= | Universitas Padjadjaran | 351–400 |
UGM dan Unpad sama-sama berada dalam kelompok 351–400. Posisi berkelompok berarti QS tidak menyediakan urutan yang lebih rinci di antara keduanya.
Seberapa Sulit Masuk Farmasi lewat SNBT?
Data SNPMB menampilkan daya tampung SNBT 2026 dan jumlah peminat pada 2025. Rasio berikut dihitung dengan membagi jumlah peminat tahun sebelumnya dengan kuota tahun berjalan, sehingga berfungsi sebagai indikator tekanan persaingan, bukan peluang kelulusan pasti.
| Kampus | Kuota SNBT 2026 | Peminat 2025 | Peminat per kursi | Kuota dibanding peminat |
|---|---|---|---|---|
| Universitas Padjadjaran | 75 | 2.408 | 32,1 | 3,1% |
| Universitas Gadjah Mada | 72 | 1.868 | 25,9 | 3,9% |
| Universitas Airlangga | 84 | 1.999 | 23,8 | 4,2% |
| Universitas Indonesia | 62 | 1.154 | 18,6 | 5,4% |
Farmasi Unpad memiliki tekanan persaingan tertinggi dengan sekitar 32 peminat untuk satu kursi. UGM menyusul dengan hampir 26 peminat per kursi, sedangkan Unair berada di kisaran 24 peminat.
UI mempunyai rasio paling rendah dalam kelompok ini, tetapi angkanya tetap ketat. Satu kursi Farmasi UI secara kasar berhadapan dengan hampir 19 peminat apabila minat tahun sebelumnya tidak banyak berubah.
Unair Unggul di Ranking, bukan yang Paling Sulit Ditembus
Unair menempati kelompok 251–300 dunia dan peringkat pertama nasional untuk Pharmacy and Pharmacology. Posisi ini menggambarkan reputasi serta kinerja akademik dan riset bidang tersebut, bukan jumlah pendaftar program sarjana.
Pada jalur SNBT, Unair menyediakan kuota terbesar di antara empat kampus, yakni 84 kursi. Dengan 1.999 peminat pada 2025, tekanan persaingannya lebih rendah daripada Unpad dan UGM, meskipun tetap lebih tinggi daripada UI.
Perbedaan itu memperlihatkan bahwa ranking dan keketatan menjawab dua pertanyaan berbeda. Ranking membantu melihat reputasi bidang ilmu, sedangkan rasio peminat dan kuota membantu calon mahasiswa memperkirakan padatnya persaingan masuk.
Mengapa Farmasi Unpad Paling Ketat?
Data tidak menjelaskan motif setiap pendaftar, sehingga penyebab pastinya tidak dapat disimpulkan hanya dari jumlah peminat. Namun, kombinasi reputasi kampus, lokasi, daya tarik profesi, dan jumlah kursi dapat memengaruhi kepadatan pilihan.
Unpad juga baru masuk kelompok 351–400 dalam QS WUR by Subject 2026 untuk bidang Pharmacy and Pharmacology. Pengakuan internasional tersebut dapat memperkuat visibilitas prodi, tetapi data pendaftar 2025 sudah terbentuk sebelum hasil QS 2026 diumumkan.
Strategi Memilih Prodi Farmasi
Calon peserta tidak sebaiknya memilih hanya berdasarkan rasio yang tampak paling longgar. Selisih nilai UTBK, distribusi pilihan peserta, dan perilaku pendaftar pada tahun berjalan dapat mengubah hasil akhir.
Periksa pula kurikulum, fasilitas laboratorium, rumah sakit atau industri mitra, kesempatan riset, biaya pendidikan, serta jalur menuju pendidikan profesi apoteker. Program sarjana Farmasi dan program profesi Apoteker merupakan tahap pendidikan yang berbeda, sehingga calon mahasiswa perlu memahami keduanya sejak awal. (RK/D-1)
FAQ
Kampus Farmasi terbaik di Indonesia versi QS 2026 apa?
Universitas Airlangga berada di posisi tertinggi, yakni kelompok 251–300 dunia. UI berada di 301–350, sedangkan UGM dan Unpad sama-sama menempati kelompok 351–400.
Farmasi mana yang paling sulit ditembus lewat SNBT?
Berdasarkan perbandingan peminat 2025 dan kuota 2026, Farmasi Unpad memiliki rasio tertinggi, sekitar 32,1 peminat per kursi. Angka tersebut merupakan indikator persaingan dan bukan peluang kelulusan resmi.
Apakah Farmasi UI paling mudah di antara empat kampus ini?
UI memiliki rasio terendah dalam perbandingan, sekitar 18,6 peminat per kursi. Namun, persaingan hampir 19 orang untuk satu kursi tetap tergolong padat dan tidak dapat disebut mudah.
Apakah ranking QS menentukan kelulusan SNBT?
Tidak. Ranking QS mengukur performa akademik, riset, dan reputasi bidang ilmu, sedangkan kelulusan SNBT ditentukan oleh hasil seleksi nasional dan pilihan program studi peserta.













