Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

35,36% Pekerja Muda Bekerja Tak Sesuai Tingkat Pendidikan pada 2024

Sebanyak 35,36% pekerja muda Indonesia mengalami ketidaksesuaian tingkat pendidikan dan pekerjaan pada Agustus 2024. Kajian BPS membedakannya menjadi pendidikan yang lebih tinggi dan lebih rendah daripada kebutuhan pekerjaan.

by Nouvan
30 September 2026
in Humaniora
35,36% Pekerja Muda Bekerja Tak Sesuai Tingkat Pendidikan pada 2024

Mendapat pekerjaan belum selalu berarti tingkat pendidikan seseorang sesuai dengan kebutuhan pekerjaannya. Data BPS menunjukkan 35,36% pekerja muda mengalami ketidaksesuaian tersebut pada Agustus 2024. (Sumber: Pexels/Ron Lach)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 35,36% pekerja muda Indonesia berada pada pekerjaan yang tidak sesuai dengan tingkat pendidikannya pada Agustus 2024. Temuan dalam kajian Badan Pusat Statistik atau BPS itu memperlihatkan bahwa persoalan transisi pendidikan ke dunia kerja juga menyangkut kecocokan kualifikasi setelah seseorang memperoleh pekerjaan.

Data tersebut bersumber dari Sakernas Agustus 2024 yang diolah dalam publikasi Mismatch Pendidikan–Pekerjaan Pemuda Indonesia: Implikasi bagi Bonus Demografi, terbit Oktober 2025. Pemuda dalam kajian ini merujuk pada kelompok usia 16–30 tahun.

READ ALSO

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

Berapa banyak yang bekerja sesuai tingkat pendidikan?

Kelompok terbesar, yakni 64,64%, bekerja pada posisi yang sesuai dengan tingkat pendidikannya. Sisanya terdiri atas 22,36% pekerja berpendidikan lebih tinggi daripada kebutuhan pekerjaan dan 13,00% berpendidikan lebih rendah.

Kesesuaian Tingkat Pendidikan dengan Pekerjaan Persentase Pekerja Muda
Sesuai atau matched 64,64%
Pendidikan lebih tinggi atau overeducated 22,36%
Pendidikan lebih rendah atau undereducated 13,00%
Total 100,00%

Gabungan dua kategori ketidaksesuaian mencapai 35,36%. Seluruh persentase pada tabel menggunakan pekerja muda sebagai kelompok acuan, sehingga angka 22,36% tidak dihitung hanya dari pekerja yang mengalami ketidaksesuaian.

Apa yang dimaksud overeducated?

Overeducated menggambarkan keadaan ketika tingkat pendidikan formal seseorang lebih tinggi daripada tingkat yang umumnya diperlukan untuk pekerjaannya. Sebagai ilustrasi, kondisi ini dapat terjadi ketika lulusan perguruan tinggi mengisi pekerjaan yang kebutuhan pendidikannya berada di jenjang lebih rendah.

Sebaliknya, undereducated menggambarkan keadaan ketika tingkat pendidikan formal berada di bawah kebutuhan pekerjaan. Kedua istilah tersebut merupakan kategori ketidaksesuaian vertikal atau vertical mismatch.

Kategori itu tidak dapat digunakan sendirian untuk menilai kemampuan seseorang. Pengalaman, keterampilan, dan tugas yang dijalankan perlu dilihat secara tersendiri agar penilaian terhadap pekerja tidak berhenti pada ijazahnya.

Apakah sama dengan bekerja di luar jurusan?

Bekerja di luar jurusan menyangkut kesesuaian bidang studi, sedangkan ukuran dalam artikel ini menyangkut jenjang pendidikan. Oleh karena itu, angka 35,36% tidak dapat ditulis sebagai persentase lulusan yang bekerja di luar jurusan kuliah.

Sebagai contoh, seseorang dapat menempati pekerjaan yang sama-sama membutuhkan pendidikan sarjana, tetapi bidang kerjanya berbeda dari jurusan yang ditempuh. Sebaliknya, kedekatan bidang pekerjaan dengan jurusan tidak selalu menunjukkan bahwa kebutuhan jenjang pendidikannya juga setara.

Apa yang perlu diperhatikan calon mahasiswa?

Data ini mengajak calon mahasiswa melihat hasil pendidikan secara lebih lengkap. Selain mencari tahu apakah alumni sudah bekerja, pertanyaan dapat diperluas pada tugas yang dikerjakan, tingkat kualifikasi yang digunakan, dan kesempatan berkembang dalam pekerjaan.

Informasi tracer study kampus dapat membantu penelusuran tersebut apabila menyajikan definisi, tahun lulusan, dan jumlah responden dengan jelas. Perbandingan antarkampus juga perlu menggunakan ukuran yang sepadan agar hasilnya tidak menyesatkan.

Ketidaksesuaian pendidikan dan pekerjaan tidak cukup dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa kuliah tidak berguna. Kesimpulan semacam itu membutuhkan pemeriksaan manfaat pendidikan yang lebih luas, sementara tabel ini hanya menunjukkan kecocokan tingkat pendidikan dengan pekerjaan pada satu periode.(NKR/D-1)

Baca: 8 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi untuk Lulusan Universitas Menurut BPS

Ikuti Channel WhatsApp Dataloka.id untuk mendapatkan informasi berbasis data, statistik terbaru, dan insight mengenai berbagai isu di Indonesia.

Bergabung di sini:
https://whatsapp.com/channel/0029VaplAbq1noz8ZsizkH2R

Source: Badan Pusat Statistik (BPS)
Tags: BPSKarierketenagakerjaanPekerjaanPemudaPendidikan

Related Posts

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026
Next Post
Apakah KIP Kuliah Bisa untuk Kampus Swasta? Ini Syarat dan Jadwal 2026

Apakah KIP Kuliah Bisa untuk Kampus Swasta? Ini Syarat dan Jadwal 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.