National University of Singapore (NUS) menjadi universitas dengan bidang ekonomi terbaik di Asia Tenggara berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026.
NUS menempati peringkat bersama ke-14 dunia dalam kategori Economics & Econometrics. Kampus tersebut berbagi posisi dengan University of California, Los Angeles.
Nanyang Technological University, Singapore (NTU Singapore) menyusul di peringkat ke-42 dunia. Singapore Management University (SMU) melengkapi tiga besar Asia Tenggara dengan menduduki peringkat bersama ke-52.
Indonesia menempatkan dua perguruan tinggi dalam daftar 10 besar kawasan. Universitas Indonesia (UI) berada di posisi ketujuh Asia Tenggara, sedangkan Universitas Airlangga (Unair) berbagi posisi kesembilan berdasarkan peringkat globalnya.
Kategori ekonomi dan ekonometrika menilai kekuatan universitas dalam disiplin tersebut. Hasilnya tidak secara langsung memeringkat setiap program studi ekonomi pada jenjang sarjana.
Singapura Menempatkan 3 Kampus Teratas
Tiga universitas asal Singapura menempati posisi teratas kawasan. NUS menjadi satu-satunya kampus Asia Tenggara dalam 20 besar dunia, sementara NTU dan SMU masuk kelompok 60 besar.
Secara global, Harvard University menempati peringkat pertama. Posisi berikutnya diduduki Massachusetts Institute of Technology, Stanford University, University of Chicago, dan Princeton University.
Malaysia mendominasi dari sisi jumlah wakil. Lima universitas negara tersebut masuk 10 besar Asia Tenggara, dipimpin Universiti Malaya pada peringkat bersama ke-103 dunia.
Universiti Putra Malaysia berada di peringkat bersama ke-154, diikuti Taylor’s University pada posisi ke-178. Dua wakil lainnya ialah Universiti Sains Malaysia dan Universiti Kebangsaan Malaysia.
UI dan Unair Wakili Indonesia
UI menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan bidang ekonomi dan ekonometrika terbaik. Kampus tersebut menempati peringkat bersama ke-180 dunia dan urutan ketujuh Asia Tenggara.
Posisi UI berdekatan dengan Taylor’s University yang berada di peringkat ke-178 dan Universiti Sains Malaysia di posisi ke-190.
Unair menjadi wakil Indonesia berikutnya. Kampus asal Surabaya itu berada di peringkat bersama ke-197 dunia, sejajar dengan Universiti Kebangsaan Malaysia.
Adapun Chulalongkorn University berada tepat setelah daftar ini pada peringkat bersama ke-200 dunia. Dengan demikian, selisih posisi antara peringkat kesembilan dan ke-11 Asia Tenggara hanya tiga tingkat dalam daftar global.
Lima Indikator Pemeringkatan QS
QS menilai universitas berdasarkan reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, sitasi per publikasi, indeks-H, dan jaringan riset internasional. Bobot indikatornya disesuaikan dengan pola publikasi dan karakter setiap bidang.
Pada ekonomi dan ekonometrika, reputasi menggambarkan pengakuan akademisi serta pemberi kerja. Indikator bibliometrik digunakan untuk melihat produktivitas dan dampak penelitian, sedangkan jaringan riset internasional mengukur keberagaman kolaborasi lintas negara.
Peringkat tersebut dapat membantu calon mahasiswa menyusun daftar awal kampus. Meski demikian, pilihan akhir tetap perlu mempertimbangkan konsentrasi yang tersedia, kualitas pengajaran, biaya kuliah, kurikulum, dan arah karier yang ingin ditempuh. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa universitas jurusan ekonomi terbaik di Asia Tenggara?
NUS menjadi yang terbaik dengan menempati peringkat bersama ke-14 dunia.
Apa universitas ekonomi terbaik di Indonesia versi QS 2026?
Universitas Indonesia berada di posisi tertinggi dengan peringkat bersama ke-180 dunia.
Berapa kampus Indonesia yang masuk 10 besar Asia Tenggara?
Dua kampus, yaitu UI dan Universitas Airlangga.
Negara mana yang mempunyai wakil terbanyak?
Malaysia menempatkan lima universitas, disusul Singapura dengan tiga dan Indonesia dengan dua.
Baca: 9 Universitas dengan Jurusan Ekonomi Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, UI Peringkat 180 Dunia













