Sembilan perguruan tinggi Indonesia mengalami penurunan peringkat dalam QS World University Rankings atau QS WUR 2027. Daftar tersebut mencakup Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), IPB University, hingga Bina Nusantara University (BINUS).
Dari sembilan kampus itu, empat memperoleh nomor peringkat pasti sehingga besar perubahannya dapat dihitung. Lima universitas lainnya turun dari satu kelompok peringkat ke kelompok di bawahnya.
Universitas Diponegoro (Undip) mencatat penurunan terbesar di antara kampus dengan peringkat bernomor. Posisinya turun 38 tingkat, dari peringkat bersama ke-624 menjadi peringkat bersama ke-662 dunia.
ITB menyusul dengan penurunan 32 posisi. Perguruan tinggi tersebut juga tidak lagi menempati tiga besar nasional setelah posisinya dilewati Universitas Airlangga (Unair).
Undip turun paling tajam
Penurunan 38 posisi membawa Undip dari urutan kedelapan menjadi kesembilan secara nasional. Kampus tersebut dilewati Universitas Brawijaya yang naik ke peringkat bersama ke-616 dunia.
ITB mengalami perubahan terbesar berikutnya. Ketika posisi ITB turun ke peringkat ke-287 dunia, Unair justru meningkat ke urutan ke-276. Pergerakan berlawanan itu membuat Unair mengambil posisi ketiga nasional yang sebelumnya ditempati ITB.
Sementara itu, IPB turun 20 tingkat, tetapi masih mempertahankan posisi kelima di Indonesia. Kampus tersebut berada di bawah ITB dan tetap mengungguli Universitas Padjadjaran yang menempati urutan ke-496 dunia.
UI mengalami penurunan paling kecil dalam kelompok ini, yakni dua posisi. Kendati demikian, UI tetap menjadi universitas dengan peringkat tertinggi di Indonesia pada posisi bersama ke-191 dunia, disusul Universitas Gadjah Mada di peringkat bersama ke-206.
BINUS tetap menjadi kampus swasta terbaik
Penurunan juga terjadi pada lima universitas yang ditempatkan dalam kelompok peringkat. BINUS bergerak dari rentang 851–900 menjadi 901–950 dunia.
Meski posisinya melemah, BINUS masih menjadi perguruan tinggi swasta dengan peringkat tertinggi di Indonesia. Posisi berikutnya ditempati Telkom University dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada kelompok 1.201–1.400 dunia.
Telkom University sendiri turun satu kelompok dibandingkan edisi sebelumnya. Sementara itu, UPI, UNY, dan Universitas Trisakti kini berada pada kelompok 1.401+ setelah sebelumnya sama-sama menghuni rentang 1.201–1.400.
Secara keseluruhan, enam dari sembilan kampus yang mengalami penurunan merupakan perguruan tinggi negeri. Tiga lainnya berstatus perguruan tinggi swasta, yaitu BINUS, Telkom University, dan Universitas Trisakti.
Turun peringkat berbeda dengan keluar dari QS WUR
Sembilan kampus tersebut masih tercantum dalam QS WUR 2027. Kondisinya berbeda dengan enam kampus Indonesia yang tidak lagi masuk dalam daftar.
Dari 20 perguruan tinggi Indonesia yang masuk QS WUR 2027, tujuh mengalami kenaikan, sembilan turun, dan empat lainnya bertahan dalam kelompok yang sama. Empat kampus yang tidak berpindah kelompok adalah Universitas Sumatera Utara, UMY, Universitas Andalas, dan Universitas Negeri Padang.
Penurunan posisi juga tidak serta-merta menunjukkan bahwa mutu pendidikan sebuah kampus memburuk. QS WUR merupakan pemeringkatan relatif sehingga posisi universitas turut dipengaruhi perubahan kinerja dan skor perguruan tinggi lain di seluruh dunia.
Bagaimana QS menentukan peringkat universitas?
QS WUR menggunakan sembilan indikator berbobot untuk menentukan peringkat universitas. Reputasi akademik mempunyai bobot terbesar, yakni 30 persen, disusul sitasi per dosen sebesar 20 persen dan reputasi pemberi kerja sebesar 15 persen.
Rasio dosen dan mahasiswa memiliki bobot 10 persen. Lima indikator lainnya—hasil kerja lulusan, rasio dosen internasional, rasio mahasiswa internasional, jaringan riset internasional, dan keberlanjutan—masing-masing berbobot 5 persen.
Karena setiap indikator mengukur aspek berbeda, penurunan posisi keseluruhan tidak dapat langsung dikaitkan dengan satu faktor tertentu. Kesimpulan mengenai penyebabnya membutuhkan perbandingan skor seluruh indikator pada masing-masing kampus. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa kampus Indonesia yang turun peringkat dalam QS WUR 2027?
Sebanyak sembilan kampus turun dibandingkan QS WUR 2026. Empat turun pada peringkat bernomor, sedangkan lima lainnya turun satu kelompok.
Kampus Indonesia mana yang turun paling banyak?
Undip mengalami penurunan terbesar di antara kampus dengan nomor peringkat pasti, yakni 38 posisi. ITB menyusul dengan penurunan 32 posisi.
Apakah kampus yang turun masih masuk QS WUR 2027?
Ya. Kesembilan kampus tersebut tetap tercantum dalam QS WUR 2027, tetapi berada pada posisi lebih rendah daripada edisi sebelumnya.
Mengapa penurunan kampus dalam kelompok tidak dihitung dengan angka?
QS tidak menerbitkan posisi individual universitas di dalam kelompok peringkat. Karena itu, perubahan seperti 851–900 menjadi 901–950 hanya dapat disebut turun satu kelompok.
Baca: 6 Kampus Indonesia yang Keluar dari QS WUR 2027, Jumlah Kampus RI Turun
https://www.topuniversities.com/world-university-rankings?countries=id
https://www.topuniversities.com/world-university-rankings/2026?countries=id
https://www.topuniversities.com/world-university-rankings/methodology
https://www.topuniversities.com/universities/universitas-indonesia
https://www.topuniversities.com/universities/institut-teknologi-bandung-itb
https://www.topuniversities.com/universities/ipb-university-aka-bogor-agricultural-university
https://www.topuniversities.com/universities/diponegoro-university
https://www.topuniversities.com/universities/bina-nusantara-university-binus
https://www.topuniversities.com/universities/telkom-university
https://www.topuniversities.com/universities/universitas-pendidikan-indonesia
https://www.topuniversities.com/universities/universitas-negeri-yogyakarta
https://www.topuniversities.com/universities/universitas-trisakti-usakti













