Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

7 Universitas Jurusan Kedokteran Gigi Terbaik di Asia Tenggara Versi QS 2026, UI Nomor Berapa?

NUS menjadi universitas terbaik di Asia Tenggara untuk Kedokteran Gigi versi QS 2026 dengan peringkat 19 dunia. Chulalongkorn menyusul di posisi 32, sementara Unair dan UI masuk daftar.

by Raka Maheswara
6 September 2026
in Humaniora
7 Universitas Jurusan Kedokteran Gigi Terbaik di Asia Tenggara Versi QS 2026, UI Nomor Berapa

NUS menjadi universitas terbaik di Asia Tenggara untuk Kedokteran Gigi versi QS 2026 dengan peringkat 19 dunia. (Sumber: NUS)

Share on FacebookShare on Twitter

National University of Singapore (NUS) menjadi universitas terbaik di Asia Tenggara untuk bidang Kedokteran Gigi berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026. NUS menempati peringkat 19 dunia.

Posisi berikutnya ditempati Chulalongkorn University dari Thailand. Kampus yang berlokasi di Bangkok tersebut berada di peringkat 32 dunia untuk bidang Dentistry.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Selain Singapura dan Thailand, daftar perguruan tinggi Asia Tenggara yang masuk pemeringkatan juga mencakup kampus dari Malaysia dan Indonesia. Secara keseluruhan, QS memuat 150 institusi dalam pemeringkatan Dentistry 2026. Peringkat pertama dunia ditempati Karolinska Institutet dari Swedia.

NUS menjadi yang terbaik di Asia Tenggara

NUS menjadi perguruan tinggi Asia Tenggara dengan posisi tertinggi setelah menempati peringkat 19 dunia. Posisi tersebut sekaligus membawa Dentistry NUS masuk kelompok 20 besar global.

Pencapaian itu meningkat tajam dibandingkan dengan edisi sebelumnya. NUS menyebut Dentistry berada di peringkat 32 dunia pada 2025 sebelum naik 13 tingkat menjadi posisi 19 pada 2026.

Dentistry juga menjadi salah satu bidang yang memperkuat dominasi NUS dalam QS World University Rankings by Subject. Dari 42 bidang yang diperingkat, 39 berada dalam kelompok 20 besar dunia pada edisi 2026.

Namun, peringkat tersebut tidak secara langsung menunjukkan jumlah kursi praktik, pasien klinik, fasilitas laboratorium, maupun kapasitas rumah sakit pendidikan. QS lebih banyak mengukur reputasi serta kekuatan dan dampak penelitian institusi dalam bidang Kedokteran Gigi.

Chulalongkorn berada di peringkat 32 dunia

Chulalongkorn University berada tepat di bawah NUS dalam kelompok perguruan tinggi Asia Tenggara. Bidang Dentistry kampus asal Thailand tersebut menempati peringkat 32 dunia dengan skor keseluruhan 78.

Dentistry sekaligus menjadi bidang dengan posisi global tertinggi di Chulalongkorn pada QS World University Rankings by Subject 2026. Universitas tersebut masuk pemeringkatan pada 60 bidang dan menjadi kampus nomor satu di Thailand dalam 46 bidang.

Selain Dentistry, sejumlah bidang Chulalongkorn juga masuk 100 besar dunia, antara lain Engineering–Petroleum, Engineering–Mineral & Mining, Veterinary Science, Performing Arts, Development Studies, Hospitality & Leisure Management, serta English Language & Literature.

Dengan demikian, posisi Kedokteran Gigi Chulalongkorn tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari kekuatan universitas tersebut dalam sejumlah bidang kesehatan, sains, dan disiplin lainnya.

Malaysia diwakili Universiti Malaya dan IMU University

Malaysia mempunyai dua perguruan tinggi yang muncul dalam daftar, yakni Universiti Malaya (UM) dan IMU University.

UM berada dalam kelompok 51–150 dunia untuk bidang Dentistry. Kampus tersebut juga menjadi perguruan tinggi Malaysia dengan cakupan bidang terbanyak dalam QS World University Rankings by Subject 2026, yakni 40 narrow subject dan lima broad subject.

Sementara itu, IMU mencatat debut dalam pemeringkatan Dentistry pada 2026. Universitas yang berfokus pada bidang kesehatan tersebut memublikasikan posisinya di peringkat 100 dunia. IMU sekaligus menjadi universitas swasta pertama di Malaysia yang masuk pemeringkatan QS untuk Dentistry.

IMU menyebut pencapaian tersebut disertai skor sitasi tertinggi di antara perguruan tinggi Malaysia. Selain Dentistry, kampus itu telah lebih dahulu masuk pemeringkatan QS untuk Medicine serta Pharmacy & Pharmacology.

Indonesia menempatkan Unair dan UI

Indonesia mempunyai dua wakil dalam daftar, yakni Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia. Perguruan tinggi yang berlokasi di Surabaya tersebut menempatkan Dentistry dalam kelompok 51–150 dunia sekaligus peringkat pertama di Indonesia.

Posisi tersebut menjadikan Dentistry sebagai salah satu bidang dengan peringkat tertinggi di Unair. Veterinary Science berada di atasnya dalam rentang 51–100 dunia, sedangkan Pharmacy & Pharmacology menempati kelompok 251–300.

UI menjadi wakil Indonesia lainnya. FKG UI memublikasikan posisi 51–150 dunia, sedangkan laman reputasi UI menempatkan Dentistry pada posisi ketujuh di Asia Tenggara dan kedua di Indonesia.

Capaian tersebut berjalan bersama peningkatan skor FKG UI. Fakultas itu menyebut skor keseluruhannya naik dari 55,7 pada 2025 menjadi 66,7 pada 2026 sehingga masuk dalam kelompok perguruan tinggi yang diperingkat.

Mahidol melengkapi wakil Thailand

Selain Chulalongkorn, Thailand menempatkan Mahidol University dalam pemeringkatan Dentistry 2026. Mahidol berada dalam kelompok 51–150 dunia. Kampus ini memiliki sejarah panjang dalam pendidikan kesehatan yang berawal dari sekolah kedokteran Siriraj Hospital sebelum berkembang menjadi Mahidol University.

Sejumlah bidang kesehatan lain di Mahidol juga memperoleh posisi tinggi. Pharmacy & Pharmacology berada di peringkat 96 dunia, Nursing dan Veterinary Science masuk kelompok 51–100, sedangkan Medicine berada di peringkat 133 dunia.

Kehadiran Chulalongkorn dan Mahidol membuat Thailand menjadi salah satu dari tiga negara yang mempunyai lebih dari satu perguruan tinggi dalam daftar Asia Tenggara bersama Malaysia dan Indonesia.

Bagaimana QS menilai bidang Kedokteran Gigi?

QS menggunakan empat indikator aktif dalam pemeringkatan Dentistry. Reputasi akademik mempunyai bobot 30 persen, sedangkan reputasi pemberi kerja berbobot 10 persen.

Dua indikator penelitian memperoleh porsi terbesar. Sitasi per artikel dan H-index masing-masing menyumbang 30 persen terhadap hasil akhir. Dengan demikian, kedua indikator penelitian tersebut secara bersama-sama mempunyai bobot 60 persen.

International Research Network tidak mempunyai bobot tersendiri dalam pemeringkatan Kedokteran Gigi. QS hanya menggunakan indikator tersebut pada narrow subject dengan ambang publikasi lebih dari 50 artikel dalam lima tahun, sedangkan Dentistry mempunyai ambang 30 artikel.

Sitasi per artikel memperlihatkan seberapa sering hasil penelitian suatu institusi digunakan sebagai rujukan oleh penelitian lain. Sementara H-index menggabungkan produktivitas publikasi dengan konsistensi karya ilmiah yang memperoleh sitasi.

Bobot tersebut membuat performa riset mempunyai pengaruh besar terhadap posisi universitas. Sebaliknya, aspek seperti luas klinik, jumlah dental unit, jumlah pasien, atau biaya pendidikan tidak menjadi indikator langsung dalam tabel QS.

QS menilai bidang pada tingkat institusi

Istilah “jurusan Kedokteran Gigi terbaik” perlu dipahami sebagai penyederhanaan untuk kebutuhan pembaca. QS World University Rankings by Subject menilai kekuatan institusi dalam suatu bidang ilmu, bukan hanya satu program sarjana atau satu fakultas secara terpisah.

Penilaian dapat mencerminkan kekuatan program, departemen, peneliti, publikasi, reputasi akademik, reputasi di kalangan pemberi kerja, serta kinerja penelitian yang berkaitan dengan Dentistry.

Karena itu, peringkat QS tidak sama dengan akreditasi program Kedokteran Gigi di masing-masing negara. Akreditasi berkaitan dengan pemenuhan standar pendidikan dan profesional, sedangkan QS digunakan untuk membandingkan kekuatan bidang ilmu antaruniversitas secara internasional.

Calon mahasiswa tetap perlu membandingkan akreditasi, biaya pendidikan, bahasa pengantar, kurikulum, fasilitas preklinik dan klinik, rumah sakit pendidikan, jumlah serta variasi pasien, hingga aturan untuk memperoleh izin praktik.

Pertimbangan terakhir menjadi semakin penting jika kuliah dilakukan di luar negeri. Gelar Kedokteran Gigi merupakan kualifikasi profesi yang penggunaannya untuk praktik harus mengikuti aturan regulator di negara tempat lulusan ingin bekerja. (RK/D-1)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa universitas Kedokteran Gigi terbaik di Asia Tenggara versi QS 2026?

National University of Singapore menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dengan peringkat 19 dunia.

Apa universitas Kedokteran Gigi terbaik kedua di Asia Tenggara?

Chulalongkorn University dari Thailand menempati peringkat 32 dunia dan menjadi kampus Asia Tenggara dengan posisi tertinggi kedua.

Apakah ada kampus Indonesia dalam QS Dentistry 2026?

Ada. Universitas Airlangga masuk kelompok 51–150 dunia, sama dengan Universitas Indonesia.

Negara Asia Tenggara mana yang masuk QS Dentistry 2026?

Perguruan tinggi yang tercantum berasal dari Singapura, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Bagaimana posisi Kedokteran Gigi NUS?

NUS berada di peringkat 19 dunia pada QS World University Rankings by Subject 2026 bidang Dentistry, naik dari peringkat 32 pada 2025.

Bagaimana QS menentukan peringkat Dentistry?

QS menggunakan reputasi akademik sebesar 30 persen, reputasi pemberi kerja 10 persen, sitasi per artikel 30 persen, dan H-index 30 persen.

Apakah peringkat QS sama dengan akreditasi Kedokteran Gigi?

Tidak. QS merupakan pemeringkatan internasional berbasis reputasi dan penelitian, sedangkan akreditasi digunakan untuk menilai pemenuhan standar pendidikan suatu program.

Apakah kampus dengan peringkat QS tertinggi otomatis memiliki fasilitas klinik terbaik?

Tidak. Fasilitas klinik, jumlah pasien, biaya praktik, kurikulum, akreditasi, dan rumah sakit pendidikan perlu diperiksa secara terpisah.

Baca: 10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Asia Versi QS 2026, Ada Indonesia?

Source: QS WUR by Subject
Tags: Asia TenggaraGigiKampusKedokteranKedokteran GigiPendidikanPerguruan Tinggiuniversitas

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Universitas Jurusan Pertambangan Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, ITB Masuk Top 100 Dunia (1)

Universitas Jurusan Pertambangan Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, ITB Masuk Top 100 Dunia

Comments 1

  1. Pingback: 10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Malaysia Versi QS 2026, UM Nomor 124 Dunia – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.