Seoul, Korea Selatan, menjadi kota terbaik di Asia untuk kuliah berdasarkan QS Best Student Cities 2027. Dengan skor sempurna 100 poin, Seoul juga menempati peringkat pertama di tingkat dunia.
Tokyo menyusul di urutan kedua Asia dan dunia dengan skor 98 poin. Sementara itu, Singapura berada di posisi ketiga Asia dengan skor 90,2 poin sekaligus menjadi kota terbaik di Asia Tenggara bagi mahasiswa.
QS Best Student Cities menilai kelayakan sebuah kota sebagai tujuan pendidikan tinggi. Pemeringkatan ini tidak hanya melihat kualitas universitas, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman hidup, biaya, keberagaman mahasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus.
Dalam edisi 2027, QS memberikan penilaian terhadap 150 kota di 59 sistem pendidikan tinggi. Kota yang masuk pemeringkatan harus memiliki populasi lebih dari 250.000 jiwa dan menjadi lokasi sedikitnya dua universitas yang masuk QS World University Rankings.
Seoul dan Tokyo Pimpin Kota Terbaik di Asia
Seoul mempertahankan posisi pertama dunia untuk tahun kedua berturut-turut. Ibu kota Korea Selatan tersebut unggul dalam indikator peringkat universitas dan memiliki posisi kuat dalam aktivitas pemberi kerja.
Sementara itu, Tokyo berada di peringkat pertama dunia dalam indikator aktivitas pemberi kerja. Kota tersebut juga menduduki urutan keempat dalam indikator daya tarik.
Di bawah kedua kota itu, Singapura menempati peringkat ke-11 dunia. Posisinya meningkat empat tingkat dalam dua tahun terakhir. Singapura sekaligus menjadi satu dari tiga kota Asia Tenggara yang masuk daftar 10 besar Asia.
Posisi berikutnya ditempati Beijing dengan skor 89,2 poin. Ibu kota China tersebut berada di peringkat ke-12 dunia, naik 19 posisi dalam dua tahun.
Taipei berada di peringkat kelima Asia dan ke-14 dunia dengan skor 88,4 poin. Posisinya meningkat 12 tingkat dalam dua tahun. Kuala Lumpur menyusul di urutan ke-15 dunia, naik delapan peringkat dalam periode yang sama.
Jepang menempatkan dua kota dalam daftar, yakni Tokyo dan Kyoto. Kyoto berada di posisi ke-16 dunia dengan skor 87,9 poin, diikuti Hong Kong di urutan ke-17 dengan skor 87,7 poin.
China juga memiliki dua wakil. Selain Beijing, Shanghai berada di posisi kesembilan Asia dan ke-21 dunia. Posisi Shanghai meningkat 25 tingkat dalam dua tahun, didukung kualitas universitas, keterjangkauan biaya, dan hubungan perguruan tinggi dengan pemberi kerja.
Bangkok melengkapi daftar 10 besar Asia. Ibu kota Thailand tersebut memperoleh skor 73,7 poin dan berada di peringkat ke-52 dunia.
Bagaimana Posisi Kota di Indonesia?
Belum ada kota di Indonesia yang masuk 100 besar dunia dalam QS Best Student Cities 2027. Jakarta menjadi kota Indonesia dengan peringkat terbaik, yakni urutan ke-117 dunia dengan skor 55,3 poin.
Yogyakarta berada tepat di bawah Jakarta pada peringkat ke-118 dunia dengan skor 55,1 poin. Bandung menduduki urutan ke-128 dengan skor 52,9 poin, sedangkan Surabaya berada di peringkat ke-140 dengan skor 50 poin.
QS menggunakan enam kelompok indikator dalam pemeringkatan ini. Keenamnya meliputi peringkat universitas, komposisi mahasiswa, daya tarik kota, aktivitas pemberi kerja, keterjangkauan biaya, dan penilaian mahasiswa.
Dengan demikian, keberadaan universitas berperingkat tinggi belum menjadi satu-satunya penentu. Biaya kuliah dan hidup, keamanan, keberagaman, peluang kerja, serta pengalaman mahasiswa juga memengaruhi posisi sebuah kota. (RK/D-1)
Baca: 10 Universitas Terbaik di Asia Versi QS WUR 2027, Kampus Indonesia Peringkat Berapa?













