Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

10 Kota Terbaik di Asia untuk Kuliah Versi QS 2027, Seoul Peringkat Pertama

Seoul menjadi kota terbaik di Asia sekaligus dunia untuk kuliah versi QS Best Student Cities 2027. Tokyo menyusul di posisi kedua, sedangkan Singapura menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.

by Raka Maheswara
26 August 2026
in Humaniora
10 Kota Terbaik di Asia untuk Kuliah Versi QS 2027, Seoul Peringkat Pertama

Seoul menjadi kota terbaik di Asia sekaligus dunia untuk kuliah versi QS Best Student Cities 2027. (Sumber: Universitas Seoul)

Share on FacebookShare on Twitter

Seoul, Korea Selatan, menjadi kota terbaik di Asia untuk kuliah berdasarkan QS Best Student Cities 2027. Dengan skor sempurna 100 poin, Seoul juga menempati peringkat pertama di tingkat dunia.

Tokyo menyusul di urutan kedua Asia dan dunia dengan skor 98 poin. Sementara itu, Singapura berada di posisi ketiga Asia dengan skor 90,2 poin sekaligus menjadi kota terbaik di Asia Tenggara bagi mahasiswa.

READ ALSO

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

QS Best Student Cities menilai kelayakan sebuah kota sebagai tujuan pendidikan tinggi. Pemeringkatan ini tidak hanya melihat kualitas universitas, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman hidup, biaya, keberagaman mahasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus.

Dalam edisi 2027, QS memberikan penilaian terhadap 150 kota di 59 sistem pendidikan tinggi. Kota yang masuk pemeringkatan harus memiliki populasi lebih dari 250.000 jiwa dan menjadi lokasi sedikitnya dua universitas yang masuk QS World University Rankings.

Seoul dan Tokyo Pimpin Kota Terbaik di Asia

Seoul mempertahankan posisi pertama dunia untuk tahun kedua berturut-turut. Ibu kota Korea Selatan tersebut unggul dalam indikator peringkat universitas dan memiliki posisi kuat dalam aktivitas pemberi kerja.

Sementara itu, Tokyo berada di peringkat pertama dunia dalam indikator aktivitas pemberi kerja. Kota tersebut juga menduduki urutan keempat dalam indikator daya tarik.

Di bawah kedua kota itu, Singapura menempati peringkat ke-11 dunia. Posisinya meningkat empat tingkat dalam dua tahun terakhir. Singapura sekaligus menjadi satu dari tiga kota Asia Tenggara yang masuk daftar 10 besar Asia.

Posisi berikutnya ditempati Beijing dengan skor 89,2 poin. Ibu kota China tersebut berada di peringkat ke-12 dunia, naik 19 posisi dalam dua tahun.

Taipei berada di peringkat kelima Asia dan ke-14 dunia dengan skor 88,4 poin. Posisinya meningkat 12 tingkat dalam dua tahun. Kuala Lumpur menyusul di urutan ke-15 dunia, naik delapan peringkat dalam periode yang sama.

Jepang menempatkan dua kota dalam daftar, yakni Tokyo dan Kyoto. Kyoto berada di posisi ke-16 dunia dengan skor 87,9 poin, diikuti Hong Kong di urutan ke-17 dengan skor 87,7 poin.

China juga memiliki dua wakil. Selain Beijing, Shanghai berada di posisi kesembilan Asia dan ke-21 dunia. Posisi Shanghai meningkat 25 tingkat dalam dua tahun, didukung kualitas universitas, keterjangkauan biaya, dan hubungan perguruan tinggi dengan pemberi kerja.

Bangkok melengkapi daftar 10 besar Asia. Ibu kota Thailand tersebut memperoleh skor 73,7 poin dan berada di peringkat ke-52 dunia.

Bagaimana Posisi Kota di Indonesia?

Belum ada kota di Indonesia yang masuk 100 besar dunia dalam QS Best Student Cities 2027. Jakarta menjadi kota Indonesia dengan peringkat terbaik, yakni urutan ke-117 dunia dengan skor 55,3 poin.

Yogyakarta berada tepat di bawah Jakarta pada peringkat ke-118 dunia dengan skor 55,1 poin. Bandung menduduki urutan ke-128 dengan skor 52,9 poin, sedangkan Surabaya berada di peringkat ke-140 dengan skor 50 poin.

QS menggunakan enam kelompok indikator dalam pemeringkatan ini. Keenamnya meliputi peringkat universitas, komposisi mahasiswa, daya tarik kota, aktivitas pemberi kerja, keterjangkauan biaya, dan penilaian mahasiswa.

Dengan demikian, keberadaan universitas berperingkat tinggi belum menjadi satu-satunya penentu. Biaya kuliah dan hidup, keamanan, keberagaman, peluang kerja, serta pengalaman mahasiswa juga memengaruhi posisi sebuah kota. (RK/D-1)

Baca: 10 Universitas Terbaik di Asia Versi QS WUR 2027, Kampus Indonesia Peringkat Berapa?

Source: QS Top Universities
Tags: KampuskotaPendidikanPerguruan Tinggiuniversitas

Related Posts

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026
Next Post
10 Universitas Terbaik di Asia Tenggara Versi QS WUR 2027, Ada UI dan UGM

10 Universitas Terbaik di Asia Tenggara Versi QS WUR 2027, Ada UI dan UGM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.