10 negara tempat peredaran kokain terbesar tercermin dari data sitaan narkotika global pada 2023. Berdasarkan catatan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), total sitaan kokain dunia mencapai 2.333,68 ton.
Angka tersebut tersebar di 120 negara dunia, termasuk Amerika Serikat dan Venezuela. Adapun bila diurutkan, Kolombia berada di urutan pertama sebagai negara dengan sitaan kokain terbesar.
Sepanjang 2023, otoritas setempat menyita sekitar 846.729 kilogram kokain. Angka ini menempatkan Kolombia sebagai pusat utama peredaran kokain dunia, sekaligus menyumbang porsi signifikan dari total sitaan global.
Di posisi kedua, Amerika Serikat mencatatkan sitaan kokain sebesar 233.785,85 kilogram. Jumlah ini menunjukkan besarnya arus peredaran kokain di negara tersebut. Selanjutnya, Ekuador menempati peringkat ketiga dengan sitaan mencapai 201.252,9 kilogram.
Sejumlah negara di Eropa juga masuk dalam daftar 10 negara tempat peredaran kokain terbesar. Belgia mencatat sitaan sebesar 123.026,4 kilogram, diikuti Spanyol dengan 118.324 kilogram dan Belanda dengan 118.232 kilogram.
Di kawasan Amerika Tengah dan Selatan, Panama mencatatkan sitaan sebesar 96.140 kilogram. Brasil berada di bawahnya dengan 72.504,35 kilogram, disusul Peru yang mencatat 65.850,28 kilogram.
Venezuela melengkapi daftar 10 besar dengan sitaan kokain sebesar 43.725,83 kilogram. Dengan masuknya Venezuela dan Amerika Serikat dalam daftar ini, data UNODC menunjukkan bahwa peredaran kokain tidak hanya terkonsentrasi di negara produsen, tetapi juga melibatkan negara tujuan dan transit di berbagai kawasan dunia. (RK/D-1)
(Baca: Data BNN Ungkap Profil Tersangka Narkoba 2024, Siapa Terbanyak?)













