Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Jumlah Korban Keracunan MBG 2025 Capai 15.117 Anak, Jawa Barat Paling Banyak

Jumlah korban keracunan MBG 2025 mencapai 15.117 anak sepanjang Januari hingga pertengahan November. Data Celios menunjukkan lonjakan kasus pada paruh kedua tahun.

by Raka Maheswara
22 December 2025
in Humaniora
Jumlah Korban Keracunan MBG 2025 Capai 15.117

Jumlah korban keracunan MBG 2025 berdasarkan data Celios periode 1 Januari–15 November 2025. (Sumber: Kemensetneg)

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data Center of Economic and Law Studies (Celios), jumlah korban keracunan MBG 2025 mencapai 15.117 anak dalam rentang waktu 1 Januari hingga 15 November 2025.

Pada awal tahun, jumlah korban masih relatif terbatas. Selama Januari, korban keracunan MBG berada pada angka 105 anak dan sedikit meningkat pada Februari menjadi 106 anak.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Memasuki Maret, tidak ditemukan adanya laporan korban. Namun, situasi berubah pada April ketika jumlah anak terdampak melonjak hingga 987 anak. Setelah itu, jumlah korban kembali menurun pada Mei dengan 397 anak dan semakin rendah pada Juni yang hanya berjumlah 10 anak.

Memasuki pertengahan tahun, tren kembali bergerak naik. Pada Juli, jumlah korban berada di angka 318 anak. Kenaikan lebih tajam terjadi pada Agustus dengan 2.009 anak terdampak.

Kondisi tersebut berlanjut pada September, ketika jumlah korban meningkat menjadi 4.099 anak. Puncak kasus terjadi pada Oktober dengan 6.463 anak terdampak, sebelum kembali menurun pada November dengan 623 anak hingga pertengahan bulan.

Selain dilihat berdasarkan waktu kejadian, jumlah korban keracunan MBG 2025 juga tersebar tidak merata secara geografis. Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah korban tertinggi, yakni 4.883 anak.

Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menyusul dengan jumlah yang hampir seimbang, masing-masing 2.555 anak dan 2.551 anak. Jawa Timur berada di posisi berikutnya dengan 1.088 anak terdampak.

Di luar Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur menempati posisi teratas dengan 969 korban. Provinsi Lampung dan Bengkulu berada setelahnya dengan masing-masing 599 anak dan 539 anak terdampak. Sulawesi Tengah, Sumatra Selatan, Maluku, dan Kepulauan Riau menunjukkan jumlah korban di kisaran 250 hingga 335 anak.

Sementara itu, beberapa wilayah lain seperti Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Sumatra Barat, dan DKI Jakarta memiliki jumlah korban di bawah 150 anak. Provinsi dengan jumlah korban paling sedikit antara lain Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Banten, dan Aceh. (RK/D-1)

Daftar Lengkap Jumlah Korban Keracunan MBG 1 Januari-15 November 2025 Menurut Provinsi

  • Jawa Barat: 4.883 anak
  • Jawa Tengah: 2.555 anak
  • DI Yogyakarta: 2.551 anak
  • Jawa Timur: 1.088 anak
  • Nusa Tenggara Timur: 969 anak
  • Lampung: 599 anak
  • Bengkulu: 539 anak
  • Sulawesi Tengah: 335 anak
  • Sumatra Selatan: 272 anak
  • Maluku: 260 anak
  • Kepulauan Riau: 250 anak
  • Sumatra Utara: 134 anak
  • Kalimantan Selatan: 130 anak
  • Sumatra Barat: 119 anak
  • DKI Jakarta: 100 anak
  • Nusa Tenggara Barat: 88 anak
  • Kalimantan Utara: 59 anak
  • Sulawesi Barat: 50 anak
  • Kalimantan Barat: 40 anak
  • Banten: 28 anak
  • Papua Barat: 25 anak
  • Sulawesi Utara: 13 anak
  • Sulawesi Selatan: 12 anak
  • Aceh: 5 anak
  • Bali: 0 anak
  • Bangka Belitung: 0 anak
  • Gorontalo: 0 anak
  • Jambi: 0 anak
  • Kalimantan Tengah: 0 anak
  • Kalimantan Timur: 0 anak
  • Papua: 0 anak
  • Papua Tengah: 0 anak
  • Papua Pegunungan: 0 anak
  • Papua Selatan: 0 anak
  • Riau: 0 anak
  • Sulawesi Tenggara: 0 anak
  • Maluku Utara: 0
  • Papua Barat Daya: 0

(Baca: Program Quick Win Pemerintah Dinilai Mengecewakan, MBG dan Kenaikan Gaji ASN Paling Banyak Dikritik)

Source: Celios
Tags: KeracunanMakan Bergizi GratisMBGPendidikanSiswa

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Persentase Penduduk Lansia yang Mengakses Internet 2025 Terus Meningkat dalam 6 Tahun Terakhir

Persentase Penduduk Lansia yang Mengakses Internet 2025 Terus Meningkat dalam 6 Tahun Terakhir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.