Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Nilai Kerugian Kebakaran Jakarta 2015–2024, Angka Tertinggi Capai Rp360,06 M

Kerugian kebakaran di Jakarta sepanjang 2015–2024 menunjukkan tren fluktuatif. Nilai tertinggi tercatat pada 2024, mencapai Rp360,06 miliar.

by Raka Maheswara
11 December 2025
in Humaniora
Nilai Kerugian Kebakaran Jakarta 2015–2024, Angka Tertinggi Capai Rp360,06 M

Kerugian kebakaran Jakarta 2015–2024 memperlihatkan pola naik-turun yang cukup tajam setiap tahunnya. (Sumber: Freepik/azerbaijan_stockers)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut data dari laman Satu Data Jakarta, nilai kerugian akibat kebakaran di Jakarta sepanjang 2015–2024 mencapai Rp2,97 triliun. Dari jumlah itu, nilai kerugian terbesar tercatat pada 2024 dengan taksiran mencapai Rp360,06 miliar. Angka ini naik 28,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2015, kerugian kebakaran mencapai Rp377,81 miliar. Setahun kemudian, nilainya turun drastis menjadi Rp213,48 miliar. Namun, tren berbalik pada 2017 dengan lonjakan tajam hingga Rp475,22 miliar, sekaligus menjadikan tahun tersebut sebagai periode dengan kerugian terbesar dalam satu dekade terakhir.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Tren kembali menurun pada 2018 dengan kerugian Rp238,94 miliar, lalu naik lagi pada 2019 menjadi Rp322,05 miliar. Periode 2020 dan 2021 mencatat penurunan beruntun, masing-masing Rp252,06 miliar dan Rp209,49 miliar. Angka 2021 menjadi yang terendah sepanjang 2015–2024.

Memasuki 2022, kerugian kembali meningkat menjadi Rp245,11 miliar. Tren berlanjut pada 2023 dengan Rp280,51 miliar, sebelum akhirnya mencapai Rp360,06 miliar pada 2024.

Sementara itu, apabila dilihat berdasarkan jumlah kejadiannya, jumlah kebakaran di Jakarta pada 2024 mencapai 1.969 kejadian. Angka itu menunjukkan penurunan 13,87% dari tahun sebelumnya yang mencatat 2.286 kasus.

Pada tingkat wilayah, Jakarta Selatan menjadi kawasan dengan kebakaran terbanyak, yakni 516 kejadian. Jakarta Barat mencatat 482 insiden, diikuti Jakarta Timur dengan 443 kasus. Di sisi lain, Jakarta Utara mencatat 279 kejadian dan Jakarta Pusat menjadi yang paling rendah dengan 249 insiden. (RK/D-1)

(Baca: Jumlah Kebakaran di Jakarta 2024 Turun, Insiden di Gedung Terra Drone Jadi Sorotan)

Source: Satu Data Jakarta
Tags: bencanaGedungkebakaranPerkantoranPerkotaan

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Nilai Kerugian Bencana di Indonesia pada 2025 Tembus Rp3,68 Triliun

Nilai Kerugian Bencana di Indonesia pada 2025 Tembus Rp3,68 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.