Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

10 Provinsi dengan Kasus Perceraian karena Judi 2024 Terbanyak di Indonesia

Berdasarkan data BPS, Jawa Timur memimpin daftar provinsi dengan kasus perceraian karena judi 2024 terbanyak di Indonesia, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah.

by Nouvan
14 August 2025
in Humaniora
10 Provinsi dengan Kasus Perceraian karena Judi 2024 Terbanyak di Indonesia

Jawa Timur menempati posisi pertama dalam daftar provinsi dengan kasus perceraian karena judi 2024 terbanyak di Indonesia.(Sumber:Freepik.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kasus perceraian karena judi 2024 di Indonesia mencapai 2.889 kasus. Angka ini melonjak 83,78% dibanding tahun sebelumnya yang mencatat 1.572 kasus.

READ ALSO

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas

10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas

Dari sisi wilayah, Jawa Timur menjadi provinsi dengan angka perceraian akibat judi tertinggi, yakni 819 kasus. Provinsi ini juga konsisten menempati posisi teratas selama empat tahun terakhir, termasuk pada 2023 (415 kasus), 2022 (307 kasus), dan 2021 (230 kasus).

Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan 472 kasus, disusul Jawa Tengah dengan 281 kasus. Banten berada di urutan keempat dengan 166 kasus, kemudian Lampung mencatat 131 kasus.

Beberapa provinsi lain juga masuk dalam daftar sepuluh besar, seperti Sumatra Selatan (120 kasus), DKI Jakarta (119 kasus), Kalimantan Barat (99 kasus), Sulawesi Selatan (89 kasus), dan Kalimantan Timur (67 kasus).

Fenomena ini menunjukkan tren peningkatan perceraian akibat judi yang perlu menjadi perhatian bersama, baik dari sisi pencegahan maupun edukasi masyarakat. Peningkatan yang signifikan dalam satu tahun terakhir mencerminkan kompleksitas masalah sosial yang ditimbulkan oleh praktik judi, mulai dari keretakan rumah tangga hingga dampak psikologis pada anggota keluarga.

Pemerintah daerah, lembaga sosial, dan tokoh masyarakat diharapkan dapat memperkuat program penyuluhan, menyediakan layanan konseling keluarga, serta memperketat pengawasan terhadap aktivitas perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun daring. Langkah-langkah ini diharapkan mampu menekan angka perceraian akibat judi di tahun-tahun mendatang.(NKR/D-1)

(Baca : Tingkat Pengangguran di Negara ASEAN 2024-2025, Indonesia di Posisi Atas)

Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.

Source: Badan Pusat Statistik (BPS)
Tags: BPSIndonesiaJawa TimurJudiPerceraianprovinsiStatistik

Related Posts

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas
Humaniora

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas

19 October 2026
10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas

19 October 2026
UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027
Humaniora

UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027

19 October 2026
JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa
Humaniora

JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa

19 October 2026
S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?
Humaniora

S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?

18 October 2026
UKT Tertinggi UGM 2026 Capai Rp24,7 Juta, Apakah Jurusannya Paling Sulit Dimasuki?
Humaniora

UKT Tertinggi UGM 2026 Capai Rp24,7 Juta, Apakah Jurusannya Paling Sulit Dimasuki?

18 October 2026
Next Post
Tren Penurunan Kemiskinan di Indonesia, Perkotaan vs Perdesaan (Maret 2024–Maret 2025)

Tren Penurunan Kemiskinan di Indonesia, Perkotaan vs Perdesaan (Maret 2024–Maret 2025)

Comments 1

  1. Pingback: Tren Penurunan Kemiskinan di Indonesia, Perkotaan vs Perdesaan (Maret 2024–Maret 2025) – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas
Humaniora

10 Kampus Indonesia Paling Internasional Versi THE WUR 2027, Unair Teratas

19 October 2026
10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Persentase Lulusan Pendidikan Tinggi Tertinggi 2026, DKI Jakarta Teratas

19 October 2026
Daftar Gaji Perawat di Indonesia 2026, Kabupaten Bekasi Tertinggi
Ekonomi

Daftar Gaji Perawat di Indonesia 2026, Kabupaten Bekasi Tertinggi

19 October 2026
UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027
Humaniora

UI dan UIN Sunan Kalijaga, Beda Kekuatan di THE WUR 2027

19 October 2026
JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa
Humaniora

JPA Telkom 2027, Nilai Rapor 70 Belum Menjamin Beasiswa

19 October 2026
S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?
Humaniora

S1 Kecerdasan Artifisial UI, Apa Bedanya dengan Ilmu Komputer?

18 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.