Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Kecelakaan Kapal Laut di Indonesia 2024

Kecelakaan kapal laut di Indonesia meningkat pada 2024 dengan 128 kejadian. Insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya menjadi salah satu yang menonjol dan sorotan publik.

by Nouvan
5 July 2025
in Humaniora
Kecelakaan Kapal Laut di Indonesia 2024

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali. Kasus ini mempertegas tren peningkatan kecelakaan kapal laut di Indonesia sepanjang 2024.(Sumber:Freepik.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) malam menambah daftar panjang kecelakaan kapal laut di Indonesia. Kapal yang membawa 53 penumpang, 12 anak buah kapal (ABK), dan 22 unit kendaraan itu dilaporkan tenggelam sekitar pukul 23.35 WIB. Hingga kini, tercatat 30 penumpang selamat, enam orang ditemukan meninggal dunia, dan 29 lainnya masih dalam pencarian.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya angka kecelakaan kapal laut di Indonesia. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, sepanjang 2024 terjadi 128 kejadian kecelakaan kapal. Angka ini meningkat signifikan, sekitar 37,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 93 insiden serupa.

Secara bulanan, kecelakaan paling banyak terjadi pada Agustus dengan 22 kasus, disusul Desember (21 kejadian), dan September (16 kejadian). Sementara itu, November mencatat insiden paling sedikit, yaitu tiga kejadian.

Kecelakaan kapal laut di Indonesia pada 2024 menunjukkan tren yang fluktuatif. Pada awal tahun, insiden meningkat hingga Maret, kemudian menurun pada April dan Mei. Namun, lonjakan kembali terjadi pada Agustus, sebelum menurun di Oktober dan November, dan kembali meningkat pada akhir tahun.

Dari aspek penyebab, faktor teknis menjadi pemicu utama dengan 60 kejadian, diikuti oleh faktor alam sebanyak 59 kejadian. Sementara itu, faktor manusia tercatat sebagai penyebab paling sedikit, yakni sembilan kejadian.(NKR/D-1)

(Baca : Data Pekerja Anak di Indonesia 2024)

Download aplikasi Dataloka.id di Android sekarang untuk akses informasi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Download aplikasinya di sini.
Atau gabung di WA Channel Dataloka.id untuk update data terbaru, di sini.

Source: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Tags: kapal tenggelamkecelakaan kapalkeselamatan lautpelayaranSelat Bali

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Kasus Kekerasan Anak di Indonesia 2024, Jawa Barat Paling Tinggi

Kasus Kekerasan Anak di Indonesia 2024, Jawa Barat Paling Tinggi

Comments 2

  1. Pingback: Kasus Kekerasan Anak di Indonesia 2024, Jawa Barat Paling Tinggi – Dataloka.id
  2. Pingback: Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia 2024 – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.