Peta persaingan kendaraan listrik global sepanjang 2025 masih dikuasai pabrikan asal China. Data Clean Technica mencatat, sepanjang Januari hingga Desember 2025, BYD membukukan penjualan 4.193.848 unit.
Capaian tersebut menempatkan BYD jauh di atas Tesla yang berada di posisi kedua. Bahkan, penjualan BYD tercatat lebih dari dua kali lipat Tesla, dengan penjualan 1.635.997 unit.
Sementara itu, Geely berada di posisi ketiga dengan penjualan 1.268.996 unit. Di bawah tiga besar, Wuling menempati peringkat keempat dengan penjualan 814.838 unit.
Adapun Volkswagen berada di urutan kelima dengan 617.125 unit. Produsen asal Jerman ini menjadi merek non-China teratas di luar Tesla.
Memasuki peringkat keenam hingga kesepuluh, persaingan tampak semakin rapat. Leapmotor mencatat penjualan 596.555 unit, disusul BMW dengan 560.097 unit.
Selanjutnya, Xpeng menempati posisi kedelapan dengan 429.445 unit, diikuti AITO (425.056 unit) dan Xiaomi (412.098 unit). Masuknya Xiaomi ke 10 besar menegaskan ekspansi agresif perusahaan teknologi ke industri otomotif listrik.
Secara keseluruhan, komposisi 10 besar mobil listrik terlaris di dunia 2025 memperlihatkan dominasi merek China yang semakin kuat, dengan hanya segelintir produsen Barat yang mampu bertahan di papan atas. (RK/D-1)
Daftar Lengkap Mobil Listrik Terlaris di Dunia 2025
- BYD: 4.193.848 unit
- Tesla: 1.635.997 unit
- Geely: 1.268.996 unit
- Wuling: 814.838 unit
- Volkswagen: 617.125 unit
- Leapmotor: 596.555 unit
- BMW: 560.097 unit
- Xpeng: 429.445 unit
- AITO: 425.056 unit
- Xiaomi: 412.098 unit
- Li Auto: 406.343 unit
- Mercedes: 379.837 unit
- Toyota: 350.707 unit
- Aion: 337.714 unit
- Volvo: 335.070 unit
- Audi: 319.359 unit
- Kia: 307.074 unit
- Hyundai: 298.418 unit
- Ford: 263.826 unit
- Deepal: 262.261 unit













