Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita

Cara Memilih 2 Mata Pelajaran TKA 2026 Sesuai Jurusan Kuliah yang Diinginkan

Bingung memilih dua mata pelajaran TKA 2026? Pilihan sebaiknya disesuaikan dengan nilai rapor, kemampuan siswa, dan mata pelajaran pendukung program studi kuliah yang dituju.

by Raka Maheswara
11 September 2026
in Berita
Cara Memilih 2 Mata Pelajaran TKA 2026 Sesuai Jurusan Kuliah yang Diinginkan

Simak cara memilih 2 mata pelajaran TKA 2026 sesuai jurusan kuliah. Cek aturan mapel untuk Kedokteran, Teknik, Hukum, Manajemen, dan lainnya. (Sumber: Pexels/Airlangga)

Share on FacebookShare on Twitter

Peserta Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat harus memilih dua mata pelajaran pilihan. Bagi siswa yang berencana melanjutkan kuliah, pemilihan dua mata pelajaran tersebut sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan.

Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut siswa perlu mempertimbangkan mata pelajaran yang tercantum dalam rapor, kemampuan akademik, serta program studi yang ingin dituju.

READ ALSO

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring

Mau Masuk Akuntansi, IT, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027

Bagi siswa yang akan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), pilihan mata pelajaran juga perlu diselaraskan dengan mata pelajaran pendukung program studi sebagaimana diatur dalam Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025.

Pada TKA jenjang SMA/MA/sederajat, peserta mengerjakan Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib, ditambah dua mata pelajaran pilihan. Pemilihan dilakukan pada saat pendaftaran TKA.

Pendaftaran TKA 2026 untuk jenjang SMA/SMK/MA/sederajat berlangsung pada 27 Juli-27 September 2026. Pelaksanaan utama dijadwalkan pada 26 Oktober-8 November 2026.

Bagaimana cara memilih 2 mata pelajaran TKA 2026?

Jawaban singkatnya, pilih mata pelajaran yang pernah dipelajari dan tercatat di rapor, sesuai dengan program studi kuliah yang dituju, serta menjadi mata pelajaran yang paling dikuasai.

Pusmendik memberikan empat pertimbangan utama dalam menentukan mata pelajaran pilihan TKA. Pertama, siswa perlu mengecek rapor dan memprioritaskan mata pelajaran yang pernah ditempuh selama pendidikan menengah.

Kedua, siswa perlu mencocokkan pilihan tersebut dengan program studi yang diminati menggunakan daftar mata pelajaran pendukung program studi dalam Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025.

Ketiga, pertimbangkan kemampuan dan minat. Jika terdapat beberapa mata pelajaran yang sama-sama relevan dengan jurusan kuliah, siswa dapat memilih mata pelajaran yang paling dikuasai agar peluang memperoleh hasil TKA yang baik lebih besar.

Keempat, siswa yang belum benar-benar yakin dengan satu jurusan kuliah dapat mempertimbangkan mata pelajaran yang dikuasai sekaligus dapat mendukung lebih banyak pilihan program studi. Pusmendik juga menyarankan siswa berkonsultasi dengan guru bimbingan konseling atau pihak sekolah.

Jangan memilih mata pelajaran yang tidak ada di rapor

Salah satu pertimbangan penting adalah rekam jejak mata pelajaran di sekolah. Pusmendik menjelaskan siswa yang berencana mengikuti SNBP sebaiknya tidak memilih mata pelajaran TKA yang tidak memiliki nilai dalam rapor.

Alasannya, hasil TKA digunakan untuk membantu memvalidasi capaian akademik yang tercantum pada rapor. Karena itu, relevansi dengan jurusan kuliah saja belum cukup. Siswa juga perlu memastikan mata pelajaran tersebut memang pernah ditempuh di sekolah.

Ketentuan ini juga berlaku pada sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka dan tidak lagi mengenal pembagian jurusan IPA, IPS, atau Bahasa secara kaku. Pemilihan TKA mengacu pada mata pelajaran konkret yang ditempuh siswa, bukan semata-mata label jurusan sekolah.

Siswa bahkan dapat memilih mata pelajaran lintas rumpun, misalnya Fisika dan Ekonomi, sepanjang keduanya tercantum dalam rapor dan relevan dengan program studi yang hendak dituju.

Mata pelajaran TKA untuk Kedokteran, Teknik, Hukum hingga Manajemen

Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025 mengatur mata pelajaran pendukung untuk sejumlah kelompok program studi dalam SNBP.

Berikut contoh mata pelajaran yang dapat menjadi acuan bagi siswa Kurikulum Merdeka:

Kelompok Program Studi Mata Pelajaran Pendukung
Ilmu atau Sains Kedokteran Biologi dan/atau Kimia
Ilmu atau Sains Kedokteran Gigi Biologi dan/atau Kimia
Ilmu Farmasi Biologi dan/atau Kimia
Ilmu atau Sains Gizi Biologi dan/atau Kimia
Teknik atau Rekayasa Fisika/Kimia dan/atau Matematika Tingkat Lanjut
Ilmu atau Sains Akuntansi Ekonomi
Ilmu atau Sains Manajemen Ekonomi
Bisnis Ekonomi
Administrasi Bisnis Ekonomi
Ilmu atau Sains Komunikasi Sosiologi dan/atau Antropologi
Ilmu atau Sains Informasi Matematika Tingkat Lanjut
Hukum Sosiologi dan/atau Pendidikan Pancasila
Pendidikan Maksimal satu mata pelajaran yang relevan dengan program studi kependidikannya

Untuk kelompok Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, dan Gizi, misalnya, mata pelajaran pendukung pada Kurikulum Merdeka adalah Biologi dan/atau Kimia. Sementara itu, kelompok Teknik atau Rekayasa dapat didukung oleh Fisika, Kimia, dan/atau Matematika Tingkat Lanjut.

Kelompok Akuntansi dan Manajemen menggunakan Ekonomi sebagai mata pelajaran pendukung. Ilmu Komunikasi menggunakan Sosiologi dan/atau Antropologi.

Adapun untuk kelompok Hukum, mata pelajaran pendukung Kurikulum Merdeka adalah Sosiologi dan/atau Pendidikan Pancasila. Sementara kelompok Ilmu atau Sains Informasi menggunakan Matematika Tingkat Lanjut.

Daftar tersebut merupakan contoh dari kelompok program studi yang diatur pemerintah, bukan seluruh pilihan program studi di perguruan tinggi.

Bagaimana jika jurusan kuliah hanya punya satu mata pelajaran pendukung?

Tidak semua kelompok program studi memiliki dua mata pelajaran pendukung. Sebagai contoh, Akuntansi dan Manajemen memiliki Ekonomi sebagai mata pelajaran pendukung, sedangkan Ilmu atau Sains Informasi menggunakan Matematika Tingkat Lanjut.

Dalam panduan Pusmendik, jika program studi tujuan hanya mencantumkan satu mata pelajaran pendukung, siswa dapat memilih mata pelajaran tersebut kemudian melengkapi pilihan keduanya dengan mata pelajaran lain yang tersedia.

Namun, mata pelajaran kedua tetap sebaiknya merupakan mata pelajaran yang pernah dipelajari, tercantum dalam rapor, dan dikuasai siswa.

Dengan demikian, siswa yang ingin masuk Manajemen, misalnya, tidak otomatis harus mencari dua mata pelajaran yang berhubungan dengan Manajemen. Ekonomi dapat menjadi pilihan yang disesuaikan dengan ketentuan program studi, sedangkan pilihan kedua dapat mempertimbangkan rekam jejak rapor dan kemampuan akademik siswa.

Daftar mata pelajaran pilihan TKA SMA 2026

Untuk jenjang SMA/MA/sederajat, Pusmendik menyediakan mata pelajaran pilihan seperti:

  1. Matematika Tingkat Lanjut
  2. Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
  3. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
  4. Fisika
  5. Kimia
  6. Biologi
  7. Ekonomi
  8. Sosiologi
  9. Geografi
  10. Sejarah
  11. Antropologi
  12. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan/Pendidikan Pancasila
  13. Bahasa Arab
  14. Bahasa Jerman
  15. Bahasa Prancis
  16. Bahasa Jepang
  17. Bahasa Korea
  18. Bahasa Mandarin

Khusus SMK/MAK, terdapat perkembangan pada TKA 2026. Kemendikdasmen menambahkan mata pelajaran kejuruan berdasarkan rumpun program keahlian. Pada penyelenggaraan 2026, jumlah mata pelajaran kejuruan tersebut mencapai 50 mata pelajaran. Karena itu, siswa SMK perlu mengecek pilihan yang tersedia sesuai program keahlian melalui laman resmi TKA ketika mendaftar.

Apakah pilihan mata pelajaran TKA bisa diganti?

Pilihan mata pelajaran TKA masih dapat diubah selama periode pendaftaran dan sebelum Daftar Nominasi Tetap (DNT) diterbitkan.

Setelah DNT terbit, perubahan mata pelajaran tidak dapat dilakukan. Karena itu, siswa sebaiknya memastikan jurusan kuliah yang diminati dan mengecek kembali mata pelajaran dalam rapor sebelum pilihan dikunci.

Pemilihan mata pelajaran TKA juga merupakan pilihan individual. Sekolah tidak seharusnya menyeragamkan dua mata pelajaran pilihan bagi seluruh siswa karena minat, kemampuan, rekam jejak rapor, dan rencana studi lanjut masing-masing siswa dapat berbeda. (RK/D-1)

FAQ TKA 2026

Berapa mata pelajaran pilihan TKA 2026?

Siswa SMA/MA/SMK/MAK/sederajat memilih dua mata pelajaran pilihan, selain mata pelajaran wajib Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Bagaimana cara memilih mata pelajaran TKA untuk SNBP?

Tentukan terlebih dahulu program studi yang ingin dituju, kemudian cek mata pelajaran pendukungnya dalam Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025. Pastikan mata pelajaran tersebut pernah dipelajari dan tercantum dalam rapor.

Apakah mata pelajaran TKA harus sesuai jurusan kuliah?

Bagi siswa yang ingin menggunakan hasil TKA dalam proses seleksi berdasarkan prestasi, pilihan sebaiknya diselaraskan dengan mata pelajaran pendukung program studi tujuan. Pusmendik juga meminta siswa mempertimbangkan minat dan kemampuan akademik.

Apakah boleh memilih mata pelajaran TKA yang tidak ada di rapor?

Tidak disarankan. Hasil TKA digunakan untuk membantu memvalidasi capaian akademik pada rapor sehingga siswa sebaiknya memilih mata pelajaran yang memang pernah ditempuh.

Apakah pilihan TKA boleh lintas IPA dan IPS?

Boleh. TKA tidak berpatokan pada label IPA atau IPS. Siswa dapat memilih mata pelajaran lintas rumpun selama mata pelajaran tersebut tercantum dalam rapor dan relevan dengan program studi tujuan.

Kalau ingin masuk Kedokteran, pilih TKA apa?

Menurut Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025, mata pelajaran pendukung kelompok Ilmu atau Sains Kedokteran pada Kurikulum Merdeka adalah Biologi dan/atau Kimia.

Kalau ingin masuk Teknik, pilih TKA apa?

Kelompok Teknik atau Rekayasa memiliki mata pelajaran pendukung Fisika, Kimia, dan/atau Matematika Tingkat Lanjut pada Kurikulum Merdeka. Pilihan tetap perlu disesuaikan dengan mata pelajaran yang dipelajari siswa dan tercatat di rapor.

Kalau ingin masuk Hukum, pilih TKA apa?

Untuk kelompok Hukum, mata pelajaran pendukung pada Kurikulum Merdeka adalah Sosiologi dan/atau Pendidikan Pancasila.

Kapan pendaftaran TKA 2026 ditutup?

Pendaftaran TKA jenjang SMA/SMK/MA/sederajat tahun 2026 ditutup pada 27 September 2026. Pelaksanaan utama dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober-8 November 2026.

Baca: Jadwal Lengkap TKA SMA dan SMK 2026, dari Pendaftaran hingga Pengumuman

Source: Kemendikdasmen
Tags: KemendikdasmenPendidikansekolahSMASMPTKA

Related Posts

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring
Berita

Toco Academy Volume 4 Digelar di Bogor, Dorong UMKM Lebih Mandiri Berjualan Daring

2 October 2026
Mau Masuk Akuntansi, Informatika, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027
Berita

Mau Masuk Akuntansi, IT, Bisnis, atau Farmasi? Ini Mapel TKA yang Perlu Dipertimbangkan untuk SNBP 2027

25 September 2026
Pendaftaran TKA 2026 Tutup 27 September, Jangan Salah Pilih 2 Mapel untuk SNBP
Berita

Pendaftaran TKA 2026 Tutup 27 September, Jangan Salah Pilih 2 Mapel untuk SNBP

18 September 2026
Matematika Jadi Masalah dari SD hingga SMA? Ini Potret Nilai TKA Siswa Indonesia
Berita

Matematika Jadi Masalah dari SD hingga SMA? Ini Potret Nilai TKA Siswa Indonesia

18 September 2026
Soal TKA Bukan Hafalan, Ini Kisi-kisi dan Model Soal Matematika 2026
Berita

Soal TKA Bukan Hafalan, Ini Kisi-kisi dan Model Soal Matematika 2026

18 September 2026
Meet the Young Talents: Quinn Salman hingga Etenia Croft Warnai IIME 2026
Berita

Meet the Young Talents: Quinn Salman hingga Etenia Croft Warnai IIME 2026

17 September 2026
Next Post
10 PTN dengan Peserta KIP Kuliah Terbanyak yang Lolos SNBT 2026, Unesa Teratas

10 PTN dengan Peserta KIP Kuliah Terbanyak yang Lolos SNBT 2026, Unesa Teratas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026
10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 20252026, Jawa Barat Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 2025/2026, Jawa Barat Teratas

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.