Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9

Persaingan Kedokteran lewat SNBT berbeda jauh antarkampus. Berdasarkan peminat 2025 dan daya tampung 2026, Universitas Khairun memiliki rasio terendah, sekitar 9 peminat per kursi.

by Raka Maheswara
8 October 2026
in Humaniora
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9

Perbandingan jumlah peminat SNBT 2025 dengan daya tampung 2026 menunjukkan tingkat persaingan kedokteran berbeda cukup lebar antarkampus. (Sumber: Uncen)

Share on FacebookShare on Twitter

Dataloka.id — Masuk Jurusan Kedokteran melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tidak selalu berarti harus bersaing dengan puluhan orang untuk satu kursi. Data Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menunjukkan tingkat persaingan prodi tersebut berbeda cukup lebar antarkampus.

Berdasarkan perbandingan jumlah peminat SNBT 2025 dengan daya tampung 2026, Pendidikan Dokter Universitas Khairun memiliki indikasi persaingan paling rendah di antara program Kedokteran yang sudah memiliki data peminat. Sebanyak 340 peminat pada tahun sebelumnya dibandingkan dengan 38 kursi yang tersedia pada 2026, setara sekitar 8,95 peminat untuk setiap kursi.

READ ALSO

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

Universitas Negeri Gorontalo berada setelahnya dengan sekitar 9,55 peminat per kursi. UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi menyusul dengan sekitar 10,42 peminat per kursi.

Angka tersebut dapat menjadi gambaran awal bagi calon peserta yang mulai mempersiapkan SNBT berikutnya. Namun, rasio ini bukan peluang kelulusan resmi karena jumlah peminat dan daya tampung dapat berubah setiap tahun.

10 Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah

Dataloka.id mengolah data peminat SNBT 2025 dan daya tampung SNBT 2026 yang tersedia pada laman resmi SNPMB. Rasio persaingan dihitung dengan membagi jumlah peminat 2025 dengan daya tampung 2026.

Semakin rendah hasilnya, semakin sedikit jumlah peminat yang secara teoritis berebut satu kursi jika tingkat minat tidak banyak berubah. Perhitungan ini tidak menggunakan nilai UTBK maupun nilai minimum peserta yang diterima.

Peringkat Perguruan Tinggi Peminat 2025 Daya Tampung 2026 Peminat per Kursi
1 Universitas Khairun 340 38 8,95
2 Universitas Negeri Gorontalo 468 49 9,55
3 UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi 271 26 10,42
4 Universitas Cenderawasih 449 40 11,23
5 Universitas Mataram 1.298 113 11,49
6 Universitas Tadulako 895 75 11,93
7 Universitas Palangkaraya 594 47 12,64
8 Universitas Pattimura 770 60 12,83
9 Universitas Pendidikan Ganesha 975 76 12,83
10 Universitas Borneo Tarakan 310 24 12,92

Sumber: SNPMB, diolah Dataloka.id.

Nama program studi pada masing-masing kampus tidak selalu sama. Sebagian menggunakan nama Kedokteran, sedangkan kampus lain menggunakan Pendidikan Dokter.

Universitas Negeri Medan tidak dimasukkan dalam pemeringkatan karena program Kedokterannya belum memiliki data peminat 2025 pada basis data yang digunakan. Kampus dengan program baru perlu dibaca terpisah karena belum mempunyai pembanding permintaan pada tahun sebelumnya.

Universitas Khairun Sekitar 1 Kursi untuk 9 Peminat

Universitas Khairun berada di posisi pertama dengan rasio sekitar 8,95 peminat per kursi. Kampus di Maluku Utara itu menyediakan 38 kursi Kedokteran melalui SNBT 2026, sedangkan jumlah peminat pada 2025 sebanyak 340 orang.

Dengan rasio tersebut, persaingan di Universitas Khairun jauh lebih rendah dibandingkan beberapa kampus yang selama ini menjadi tujuan utama calon mahasiswa Kedokteran. Meski demikian, kurang dari sembilan hingga sepuluh peminat per kursi tetap menunjukkan persaingan yang tidak ringan.

Universitas Negeri Gorontalo berada di urutan kedua. Daya tampung Kedokteran SNBT 2026 mencapai 49 kursi dibandingkan dengan 468 peminat pada 2025 atau sekitar 9,55 orang per kursi.

UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi berada di posisi ketiga dengan 26 kursi dan 271 peminat. Jika pola peminat tidak banyak berubah, satu kursi setara dengan sekitar 10,42 peminat.

Mataram Punya Daya Tampung Terbesar dalam 10 Besar

Universitas Mataram menarik karena memiliki daya tampung paling besar di antara 10 kampus dengan rasio persaingan terendah. Pendidikan Dokter Universitas Mataram menyediakan 113 kursi melalui SNBT 2026.

Jumlah peminat pada 2025 mencapai 1.298 orang. Dengan demikian, rasionya sekitar 11,49 peminat per kursi dan menempatkan Universitas Mataram di posisi kelima dalam daftar ini.

Universitas Tadulako juga memiliki daya tampung relatif besar, yakni 75 kursi. Dengan 895 peminat pada 2025, setiap kursi secara teoritis diperebutkan sekitar 11,93 orang.

Daya tampung yang besar tidak otomatis membuat sebuah prodi lebih mudah dimasuki. Jika kenaikan jumlah peminat lebih cepat daripada pertambahan kursi, tingkat persaingannya tetap dapat meningkat.

Selisihnya Jauh dengan Kampus Kedokteran Terketat

Perbedaan terlihat jelas jika daftar tersebut dibandingkan dengan kampus yang memiliki rasio peminat per kursi tinggi. Kedokteran Universitas Negeri Yogyakarta memiliki 1.419 peminat pada 2025 dan hanya menyediakan 15 kursi pada SNBT 2026.

Rasionya mencapai sekitar 94,60 peminat per kursi. Artinya, indikasi persaingannya lebih dari 10 kali lipat dibandingkan Pendidikan Dokter Universitas Khairun.

Kedokteran Universitas Gadjah Mada juga berada pada kelompok yang sangat kompetitif. Sebanyak 3.155 peminat pada 2025 dibandingkan dengan 53 kursi pada 2026 menghasilkan rasio sekitar 59,53 peminat per kursi.

IPB University menyediakan 15 kursi untuk Kedokteran dengan 826 peminat pada tahun sebelumnya. Rasionya sekitar 55,07 peminat per kursi.

Apakah Kampus dengan Rasio Terendah Lebih Mudah Dimasuki?

Secara statistik, rasio peminat terhadap daya tampung yang lebih rendah menunjukkan tekanan persaingan yang lebih kecil. Namun, angka tersebut tidak berarti peserta dengan nilai UTBK tertentu otomatis akan diterima.

SNBT menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai dasar seleksi. Peserta bersaing berdasarkan hasil tes dan urutan pilihan program studi, sedangkan daya tampung serta jumlah peminat dapat berubah pada setiap periode penerimaan.

Karena itu, daftar ini lebih tepat digunakan untuk memetakan risiko pilihan daripada sebagai “passing grade”. SNPMB juga tidak menerbitkan passing grade resmi untuk menentukan nilai minimum agar peserta dapat masuk sebuah program studi.

Bagi calon peserta SNBT berikutnya, data historis bisa dipakai bersama informasi lain seperti daya tampung terbaru, lokasi kampus, biaya pendidikan, akreditasi, serta kesiapan akademik. Strategi memilih prodi tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan dan preferensi masing-masing peserta.

Kampus Mana dengan Persaingan Kedokteran SNBT Terendah?

Berdasarkan perbandingan peminat SNBT 2025 dengan daya tampung 2026, Universitas Khairun memiliki rasio terendah, yakni sekitar 8,95 peminat per kursi. Universitas Negeri Gorontalo dan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi berada setelahnya dengan rasio masing-masing sekitar 9,55 dan 10,42 peminat per kursi.

Data tersebut bukan prediksi pasti untuk penerimaan berikutnya. Perubahan daya tampung dan lonjakan peminat dapat mengubah urutan persaingan ketika data SNPMB terbaru diterbitkan. (RK/D-1)

Baca: Kedokteran, Farmasi, Keperawatan, atau Psikologi: Mana yang Paling Dilirik Perusahaan?

Source: Kemendikti Saintek
Tags: KampusKedokteranmahasiswaPendidikanSeleksiSNBTSNPMBUTBK

Related Posts

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026
10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 20252026, Jawa Barat Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 2025/2026, Jawa Barat Teratas

8 October 2026
PTN Paling Diminati SNBT 2026, Apakah juga Paling Dilirik Perusahaan
Humaniora

PTN Paling Diminati SNBT 2026, Apakah juga Paling Dilirik Perusahaan?

8 October 2026
Next Post
10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 20252026, Jawa Barat Teratas

10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 2025/2026, Jawa Barat Teratas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

Kampus Terbaik di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali versi QS Asia 2026

8 October 2026
10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 20252026, Jawa Barat Teratas
Humaniora

10 Provinsi dengan Peserta Paket C Terbanyak 2025/2026, Jawa Barat Teratas

8 October 2026
10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9
Humaniora

10 Jurusan Kedokteran dengan Persaingan SNBT Terendah, Ada yang Sekitar 1 Banding 9

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.