Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita

Gaji Lulusan UI Terbaru Berdasarkan Fakultas pada 2025, Tembus Rp7,5 Juta per Bulan

Tracer Study UI 2025 menunjukkan median pendapatan lulusan S1 dan Vokasi mencapai Rp7,5 juta per bulan. FEB dan Fasilkom memiliki median Rp9 juta per bulan.

by Elsa Oktavia
16 September 2026
in Berita, Humaniora
Gaji Lulusan UI Terbaru Berdasarkan Fakultas, Median Rp7,5 Juta per Bulan

Tracer Study UI 2025 menunjukkan median pendapatan lulusan S1 dan Vokasi mencapai Rp7,5 juta per bulan. (Sumber: UI)

Share on FacebookShare on Twitter

Berapa sih gaji lulusan Universitas Indonesia (UI)? Berdasarkan Tracer Study UI 2025, median pendapatan lulusan program Sarjana (S1) dan Vokasi UI mencapai Rp7,5 juta per bulan.

Data tersebut berasal dari 2.568 responden yang memberikan informasi mengenai pendapatannya. Tracer Study UI 2025 menyasar alumni yang lulus pada Januari-Desember 2024, sedangkan pengumpulan data dilakukan pada Agustus 2025 hingga Januari 2026.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Secara keseluruhan, 34,5% lulusan S1 dan Vokasi UI yang menjadi responden memiliki pendapatan sedikitnya Rp9 juta per bulan. Kemudian, 26,8% berpendapatan Rp7 juta-Rp9 juta dan 29,6% memperoleh Rp5 juta-Rp7 juta per bulan.

Sementara itu, 6,7% responden memperoleh pendapatan Rp3 juta-Rp5 juta per bulan. Sisanya, sebanyak 2,4%, memiliki pendapatan kurang dari Rp3 juta per bulan.

Gaji Lulusan UI Berdasarkan Fakultas

Besaran pendapatan lulusan UI berbeda antarfakultas. Secara nominal, Fakultas Kedokteran (FK) memiliki median pendapatan tertinggi sebesar Rp10 juta per bulan. Namun, data tersebut hanya berasal dari tiga responden, sehingga perlu dibaca secara hati-hati dan tidak cukup kuat untuk menggambarkan pendapatan seluruh lulusan FK.

Di antara fakultas dengan jumlah responden yang lebih besar, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) sama-sama memiliki median pendapatan Rp9 juta per bulan. Responden pendapatan FEB mencapai 360 orang dan Fasilkom sebanyak 258 orang.

Fakultas Median Pendapatan/Bulan Responden
Fakultas Kedokteran (FK)* Rp10.000.000 3
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Rp9.000.000 360
Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Rp9.000.000 258
Fakultas Teknik (FT) Rp8.000.000 508
Fakultas Hukum (FH) Rp8.000.000 159
Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Rp8.000.000 111
FMIPA Rp7.000.000 278
Fakultas Farmasi (FF) Rp6.900.000 29
FISIP Rp6.500.000 201
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Rp6.000.000 200
Fakultas Psikologi Rp6.000.000 101
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Rp6.000.000 180
Program Vokasi Rp5.920.000 152
Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Rp4.500.000 28
Universitas Indonesia Rp7.500.000 2.568

Keterangan: Median FK berasal dari tiga responden sehingga tidak dapat digeneralisasi untuk seluruh lulusan Fakultas Kedokteran UI.

Sumber: Tracer Study Universitas Indonesia 2025.

Jika hanya melihat fakultas dengan setidaknya 100 responden, FEB dan Fasilkom menempati posisi teratas dengan median pendapatan masing-masing Rp9 juta per bulan. Setelahnya terdapat FT, FH, dan FIA dengan median sebesar Rp8 juta per bulan.

Pada kelompok tersebut, median terendah terdapat di Program Vokasi sebesar Rp5,92 juta per bulan. Adapun FIB, Fakultas Psikologi, dan FKM masing-masing memiliki median pendapatan Rp6 juta per bulan.

Sepertiga Lulusan UI Berpendapatan Minimal Rp9 Juta

Selain menyajikan median per fakultas, Tracer Study UI membagi pendapatan lulusan ke dalam lima kelompok. Kelompok terbesar adalah lulusan berpendapatan Rp9 juta per bulan atau lebih, dengan porsi 34,5%.

Selanjutnya, lulusan yang memperoleh Rp5 juta-Rp7 juta mencapai 29,6% dan pendapatan Rp7 juta-Rp9 juta sebesar 26,8%. Dengan demikian, 61,3% responden memiliki pendapatan sedikitnya Rp7 juta per bulan.

Fasilkom memiliki proporsi lulusan berpendapatan sedikitnya Rp9 juta yang relatif besar, yakni 50,6%. Di FEB, porsinya mencapai 52,2%, sedangkan FT sebesar 45,5%.

Namun, data tersebut tidak berarti seluruh lulusan dari fakultas yang sama akan memperoleh pendapatan dengan nominal serupa. Tracer study menggambarkan kondisi responden pada saat survei dan pendapatan aktual dapat dipengaruhi jenis pekerjaan, perusahaan, lokasi kerja, pengalaman, hingga posisi masing-masing lulusan.

73,6% Lulusan UI Sudah Bekerja

Tracer Study UI 2025 juga memperlihatkan mayoritas alumni S1 dan Vokasi telah masuk ke dunia kerja. Dari 3.441 responden yang menjawab pertanyaan mengenai status saat ini, 73,6% menyatakan sudah bekerja secara penuh waktu maupun paruh waktu.

Sebanyak 12,9% lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sementara itu, 10,7% belum bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan, 1,8% berwirausaha, dan 1% belum memungkinkan untuk bekerja.

Dari sisi tempat bekerja, 57% alumni S1 dan Vokasi berada di perusahaan atau lembaga tingkat nasional. Kemudian, 33,9% bekerja pada perusahaan multinasional atau internasional dan 9,2% berada di tingkat lokal/wilayah atau menjalankan usaha yang belum berbadan hukum.

Berapa Lama Lulusan UI Mendapat Pekerjaan?

Masa transisi lulusan UI menuju dunia kerja juga relatif singkat. Sebanyak 64% responden mendapatkan pekerjaan pertama dalam waktu satu hingga tiga bulan.

Kemudian, 17,2% membutuhkan waktu empat hingga enam bulan. Sebanyak 18,8% lainnya mendapatkan pekerjaan setelah menunggu lebih dari enam bulan. Data masa tunggu tersebut berasal dari 2.511 alumni S1 dan Vokasi UI.

Median masa tunggu pekerjaan seluruh lulusan S1 dan Vokasi UI adalah dua bulan. FEB memiliki median satu bulan, begitu pula FIA, sementara Fasilkom memiliki median dua bulan.

Data ini menjadi salah satu indikator transisi alumni dari perguruan tinggi menuju dunia profesional. UI menjelaskan bahwa tracer study digunakan untuk memotret keterserapan lulusan di dunia kerja, dengan parameter antara lain masa tunggu, bidang pekerjaan, dan pendapatan.

Apa Itu Tracer Study UI 2025?

Tracer Study UI 2025 merupakan survei terhadap alumni UI yang lulus pada Januari hingga Desember 2024. Jadi, penyebutan “2025” merujuk pada periode tracer study, bukan tahun kelulusan responden.

Populasi surveinya mencakup Vokasi, S1 reguler, paralel, ekstensi dan internasional, serta jenjang profesi, S2, spesialis, S3, dan subspesialis. Pengumpulan data dilakukan secara sensus melalui kuesioner daring yang dikirimkan melalui email dan WhatsApp.

Untuk jenjang S1, UI memiliki populasi target 8.459 lulusan dan mendapatkan 4.518 responden atau response rate 53,4%. Artikel ini berfokus pada bagian S1 dan Vokasi dalam laporan tersebut. (RK/D-1)

FAQ Gaji Lulusan UI

Berapa gaji lulusan UI per bulan?

Median pendapatan lulusan S1 dan Vokasi UI dalam Tracer Study UI 2025 sebesar Rp7,5 juta per bulan, berdasarkan data pendapatan dari 2.568 responden.

Fakultas UI mana yang memiliki median pendapatan tertinggi?

Secara nominal FK memiliki median Rp10 juta, tetapi hanya berdasarkan tiga responden. Di antara fakultas dengan sampel lebih besar, FEB dan Fasilkom memiliki median tertinggi, masing-masing Rp9 juta per bulan.

Berapa persen lulusan UI yang berpendapatan Rp9 juta atau lebih?

Sebanyak 34,5% responden S1 dan Vokasi yang memberikan data pendapatan memperoleh Rp9 juta atau lebih per bulan.

Berapa lama lulusan UI mendapat pekerjaan?

Sebanyak 64% responden memperoleh pekerjaan pertama dalam satu hingga tiga bulan, sedangkan median masa tunggu seluruh lulusan S1 dan Vokasi mencapai dua bulan.

Apakah angka tersebut merupakan gaji pertama lulusan UI?

Tidak tepat jika seluruhnya disebut gaji pertama. Laporan UI menggunakan istilah pendapatan per bulan, sedangkan responden merupakan alumni yang dilacak sekitar satu tahun setelah lulus.

Baca: Jurusan ITB dengan Gaji Lulusan Tertinggi 2025, Teknik Perminyakan Capai Rp13 Juta

Source: Universitas Indonesia
Tags: AlumniGajiKampusPerguruan TinggiUIuniversitasuniversitas Indonesia

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
4 Universitas Terbaik di Indonesia Bidang Life Sciences & Medicine Versi QS 2026, UI Nomor 1

4 Universitas Terbaik di Indonesia Bidang Life Sciences & Medicine Versi QS 2026, UI Nomor 1

Comments 2

  1. Pingback: Baru Lulus Langsung Kerja, FIK Jadi Fakultas UI dengan Masa Tunggu Tercepat – Dataloka.id
  2. Pingback: Kedokteran atau Ilmu Komputer, Mana yang Lebih Ketat dan Mahal? Ini Gambaran di UI dan UGM – Dataloka.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.