Latar belakang pendidikan pemuda Indonesia 2025 didominasi oleh lulusan SMA/SMK/sederajat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan Statistik Pemuda Indonesia 2025 menunjukkan bahwa pada 2025 sebanyak 43,75% pemuda di Indonesia menamatkan pendidikan hingga jenjang SMA/sederajat.
Sementara itu, pemuda dengan pendidikan terakhir SMP/sederajat menempati posisi kedua dengan proporsi sebesar 33,64%. Adapun pemuda yang berhasil menamatkan pendidikan tinggi, baik diploma maupun universitas, mencapai 12,04%.
Di sisi lain, masih terdapat 8,26% pemuda yang hanya menamatkan pendidikan hingga jenjang SD/sederajat. BPS juga mencatat masih ada 2,30% pemuda Indonesia yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal atau tidak tamat SD.
Jika ditinjau berdasarkan sebaran wilayah, disparitas latar belakang pendidikan pemuda terlihat cukup lebar. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi provinsi dengan proporsi pemuda berpendidikan SMA/sederajat tertinggi pada 2025, yakni sebesar 54,41%. Jakarta menyusul dengan 54,28%, diikuti Kepulauan Riau sebesar 50,82% dan Sumatra Utara 50,67%.
Sebaliknya, Papua Pegunungan tercatat sebagai wilayah dengan persentase terendah pemuda lulusan SMA/sederajat, hanya 17,13%. Di atasnya terdapat Papua Tengah dengan 22,92% serta Papua Selatan sebesar 27,71%. (RK/D-1)
(Baca: Survei Litbang Kompas, Makna Sumpah Pemuda bagi Masyarakat Indonesia)













