Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Politik

Potensi Kerugian Negara Akibat Korupsi 2024 Melonjak Tajam, Capai Rp279,9 Triliun

Potensi kerugian negara akibat korupsi 2024 tercatat melonjak hingga Rp279,9 triliun. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, didominasi kasus tata niaga timah.

by Raka Maheswara
24 November 2025
in Politik
Potensi Kerugian Negara Akibat Korupsi 2024 Melonjak Tajam, Capai Rp279,9 Triliun

Potensi kerugian negara akibat korupsi 2024 mencapai Rp279,9 triliun, naik drastis dibanding tahun sebelumnya. (Sumber: Freepik/Korupsi)

Share on FacebookShare on Twitter

Jumlah kasus korupsi yang ditangani pada 2024 memang menunjukkan penurunan. Namun, di balik itu, potensi kerugian negara akibat korupsi 2024 justru mengalami lonjakan besar.

Berdasarkan catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), nilai kerugian negara akibat korupsi tahun lalu mencapai Rp279,9 triliun. Angka ini melonjak hampir sembilan kali lipat bila dibandingkan dengan 2023 yang hanya Rp28,4 triliun.

READ ALSO

Hari TNI 2026: Jumlah Tentara Aktif Indonesia Capai 433.700 Personel

Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah

Kenaikan tajam tersebut membuat 2024 tercatat sebagai tahun dengan nilai potensi kerugian negara terbesar sejak 2020. Padahal, jumlah kasus yang berhasil dipantau hanya 364 perkara dengan total 888 tersangka. Dari sisi kuantitas, capaian itu menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.

Secara tren, kerugian negara akibat praktik korupsi dalam kurun 2020–2024 memperlihatkan fluktuasi. Setelah menurun pada 2023, nilainya langsung melonjak drastis setahun kemudian.

Lonjakan itu terutama dipicu oleh kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. Kasus tersebut berlangsung sejak 2015 hingga 2022 dan diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp271 triliun.

Jika kasus timah tidak dimasukkan dalam perhitungan, potensi kerugian negara yang terungkap sepanjang 2024 hanya sekitar Rp8,8 triliun. Artinya, hampir seluruh kerugian negara tahun lalu didominasi satu perkara besar yang saat ini masih menjadi sorotan aparat penegak hukum. (RK/D-1)

(Baca: Kasus Korupsi di Indonesia 2024 Berdasarkan Provinsi, ICW: Riau Paling Banyak)

Source: Indonesia Corruption Watch (ICW)

Related Posts

Hari TNI 2026 Jumlah Tentara Aktif Indonesia Capai 433.700 Personel
Politik

Hari TNI 2026: Jumlah Tentara Aktif Indonesia Capai 433.700 Personel

5 October 2026
Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah
Politik

Pidato Prabowo soal Londo Ireng, Percakapan Publik Didominasi Emosi Marah

1 August 2026
10 Kabupaten Kota Pemain Judi Online Terbanyak 2025, Bogor Pimpin Jumlah Pemain
Politik

10 Kabupaten Kota Pemain Judi Online Terbanyak 2025, Bogor Pimpin Jumlah Pemain

19 July 2026
Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar
Politik

Gubernur Terbaik di Indonesia 2026 Versi Survei MudaBicara: Sherly Tjoanda Puncaki Daftar

1 May 2026
Potensi Invasi Darat AS di Iran, Superioritas Militer Berhadapan dengan Benteng Alam
Politik

Potensi Invasi Darat AS di Iran, Superioritas Militer Berhadapan dengan Benteng Alam

2 April 2026
Warga AS Lebih Simpati ke Palestina daripada Israel setelah 25 Tahun Survei
Politik

Warga AS Lebih Simpati ke Palestina daripada Israel setelah 25 Tahun Survei

2 April 2026
Next Post
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini (4-5 Oktober 2025), Ada Chelsea vs Liverpool

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini (4-5 Oktober 2025), Ada Chelsea vs Liverpool

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.