Prediksi juara Piala Dunia 2026 mulai menjadi sorotan seiring dengan semakin dekatnya ajang tersebut. Pada 5 Desember 2025, Superkomputer Opta merilis proyeksi awal yang memetakan peluang setiap tim untuk mengangkat trofi di turnamen terbesar yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Piala Dunia 2026 menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan. Dengan format baru ini, persaingan diprediksi semakin ketat, meski sejumlah tim unggulan tetap mendominasi proyeksi awal.
Spanyol Jadi Favorit Utama
Spanyol menempati posisi teratas dalam prediksi juara dengan peluang sebesar 17%. Performa impresif mereka sejak menjuarai Euro 2024 menjadi faktor utama.
Tim asuhan Luis de la Fuente tampil konsisten dengan catatan tak terkalahkan dalam lebih dari 30 laga kompetitif. Selain itu, lini serang yang produktif dan generasi muda seperti Lamine Yamal menjadi kekuatan tambahan bagi La Roja.
Jika tren ini berlanjut, Spanyol berpeluang mengulang kejayaan era 2008–2012 saat mendominasi sepak bola dunia.
Prancis dan Inggris Membayangi
Di posisi kedua, Prancis memiliki peluang 14,1%. Tim ini masih menjadi salah satu kekuatan utama dunia, dengan Kylian Mbappé sebagai tumpuan di lini depan.
Turnamen 2026 juga akan menjadi edisi terakhir bagi Didier Deschamps sebagai pelatih. Faktor ini dinilai dapat menjadi motivasi tambahan bagi Les Bleus untuk meraih gelar.
Sementara itu, Inggris berada di posisi ketiga dengan peluang 11,8%. Di bawah arahan Thomas Tuchel, The Three Lions berupaya mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sejak 1966.
Kombinasi pemain muda dan berpengalaman membuat Inggris tetap menjadi kandidat kuat, terutama dengan lini serang yang tajam.
Argentina dan Jerman Tetap Kompetitif
Juara bertahan Argentina memiliki peluang 8,7% untuk mempertahankan gelar. Lionel Messi masih menjadi figur kunci meski tim ini menghadapi tantangan regenerasi. Argentina juga berambisi menjadi tim pertama sejak Brasil 1962 yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia.
Di sisi lain, Jerman mencatat peluang 7,1%. Meski performa mereka dalam beberapa turnamen terakhir kurang konsisten, pengalaman dan kedalaman skuad tetap menjadikan mereka ancaman serius.
Kans Portugal, Brasil, dan Belanda
Portugal (6,6%) masih mengandalkan Cristiano Ronaldo yang berpotensi tampil di Piala Dunia keenamnya. Selain itu, komposisi pemain muda berbakat membuat tim ini tetap kompetitif.
Brasil, yang memiliki peluang 5,6%, berupaya mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali juara pada 2002. Di bawah Carlo Ancelotti, Selecao diharapkan mampu kembali tampil dominan.
Adapun Belanda ada di daftar berikutnya dengan peluang 5,2%. Meski tidak terlalu diunggulkan, performa stabil mereka dalam beberapa tahun terakhir membuat peluang kejutan tetap terbuka.
Lalu, Norwegia turut masuk dalam proyeksi dengan peluang 2,3%. Kehadiran Erling Haaland menjadi kekuatan utama yang bisa membawa tim ini memberi kejutan.
Kolombia juga memiliki peluang sebesar 2%. Konsistensi performa di level Amerika Selatan membuat mereka berpotensi menjadi kuda hitam dalam turnamen ini.
Peta Persaingan Masih Dinamis
Meski prediksi juara Piala Dunia 2026 telah dirilis, hasil akhir tetap sangat bergantung pada banyak faktor, seperti hasil undian grup, kondisi pemain, hingga dinamika pertandingan.
Dengan format baru dan jumlah peserta yang lebih banyak, peluang kejutan dari tim non-unggulan juga semakin besar. Hal ini membuat turnamen 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling kompetitif dalam sejarah Piala Dunia. (RK/D-1)
(Baca: 10 Klub Terkaya di Dunia 2025: Madrid Puncaki Deloitte Football Money League)













