Pertandingan Liverpool vs Man City kembali menjadi sorotan utama Liga Inggris akhir pekan ini. Duel dua raksasa Premier League tersebut akan digelar di Stadion Anfield pada Minggu (8/2).
Berdasarkan proyeksi Opta Supercomputer, Liverpool sedikit lebih diunggulkan dalam laga ini. The Reds memiliki peluang menang sebesar 43%, sementara Manchester City diprediksi meraih kemenangan dengan probabilitas 30,3%. Adapun kemungkinan laga berakhir imbang berada di angka 26,7%.
Keunggulan Liverpool tak lepas dari rekor kandang mereka saat menghadapi City. Dari 22 laga kandang terakhir di Liga Inggris melawan Man City, Liverpool hanya sekali menelan kekalahan (14 menang, 7 imbang). Kekalahan tersebut terjadi pada Februari 2021, ketika mereka berstatus juara bertahan.
Selain itu, Anfield juga kerap menjadi tempat yang sulit bagi Erling Haaland. Penyerang andalan City itu tercatat belum pernah mencetak gol dalam tiga laga tandang Liga Inggris melawan Liverpool. Anfield bahkan menjadi salah satu dari hanya dua stadion yang belum pernah ditaklukkan Haaland di Premier League.
Meski demikian, Manchester City tetap datang dengan ambisi besar. Kemenangan 3-0 atas Liverpool pada pertemuan pertama musim ini di Etihad Stadium membuka peluang City mencatatkan league double atas The Reds untuk pertama kalinya sejak musim 1936–1937.
Momentum Liverpool vs Ambisi City Kejar Gelar
Dari sisi performa terkini, Liverpool mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Setelah sempat menjalani lima laga tanpa kemenangan di liga, pasukan Arne Slot bangkit dengan kemenangan telak 4-1 atas Newcastle United. Dalam laga tersebut, Florian Wirtz dan Hugo Ekitiké tampil menonjol, dengan Ekitiké mencetak dua gol.
Ekitiké kini telah mengoleksi 10 gol Liga Inggris musim ini. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain Liverpool termuda yang mencapai dua digit gol dalam satu musim liga sejak Michael Owen pada 2000–2001. Kolaborasinya dengan Wirtz juga menjadi salah satu duet paling produktif, dengan enam gol tercipta dari kombinasi keduanya.
Di kubu City, kreativitas lini serang menjadi andalan. Rayan Cherki mencatat rata-rata 3,0 peluang tercipta per 90 menit, tertinggi kedua di liga musim ini. Selain itu, Antoine Semenyo dan Phil Foden diharapkan mampu mendukung Haaland, yang kemungkinan tampil dari bangku cadangan seperti pada laga sebelumnya.
Duel Tren Performa dan Anomali City 2026
Namun, City juga memiliki catatan unik. Sepanjang 2026, mereka belum kebobolan satu pun gol di babak pertama, tetapi belum mencetak gol di babak kedua. Kondisi ini membuka peluang bagi Liverpool, yang dikenal sebagai salah satu tim paling sering meraih poin setelah tertinggal lebih dulu.
Secara klasemen, Manchester City masih berada dalam perburuan gelar meski peluang juara mereka hanya 5,9%. Saat ini, City tertinggal enam poin dari Arsenal, sementara Liverpool berada di posisi keenam dan terpaut 14 poin dari puncak klasemen.
Melihat data dan tren performa kedua tim, laga Liverpool vs Man City diperkirakan berlangsung ketat. Liverpool memiliki keunggulan kandang dan momentum kebangkitan, sementara City membawa ambisi besar untuk menekan Arsenal dalam perburuan gelar. Duel di Anfield pun berpotensi kembali menjadi salah satu pertandingan paling menentukan musim ini. (RK/D-1)
Prediksi Line Up Liverpool vs Manchester City
- Liverpool: Alisson, Dominik Szoboszlai, Ibrahima Konaté, Virgil van Dijk, Milos Kerkez, Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, Mohamed Salah, Florian Wirtz, Cody Gakpo, Hugo Ekitiké.
- Man City: Gianluigi Donnarumma, Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Marc Guéhi, Nico O’Reilly, Rodri, Tijjani Reijnders, Phil Foden, Rayan Cherki, Antoine Semenyo, Erling Haaland.
(Baca: 10 Pemain Sepak Bola dengan Gaji Tertinggi di Liga Inggris Musim 2025/2026)













