Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Simulasi Gempa di SMKN 7 Semarang: Dari Teori ke Praktik Kesiapsiagaan Siswa

Kegiatan sosialisasi dan simulasi gempa bumi di SMK Negeri 7 Semarang menjadi bagian dari upaya edukasi mitigasi bencana berbasis praktik. Melalui materi dan simulasi drop, cover, and hold, siswa dilatih memahami sekaligus mempraktikkan langkah penyelamatan diri saat gempa.

by Raka Maheswara
4 August 2026
in Humaniora
Simulasi Gempa di SMKN 7 Semarang Dari Teori ke Praktik Kesiapsiagaan Siswa

Siswa SMK Negeri 7 Semarang mempraktikkan teknik drop, cover, and hold saat simulasi gempa bumi dalam kegiatan “Siaga Gempa: Selamatkan Diri, Bantu Sesama”, Rabu (4/3/2026). (Sumber: Upgris)

Share on FacebookShare on Twitter

Kegiatan sosialisasi dan simulasi gempa bumi menjadi salah satu pendekatan pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Hal ini tercermin dalam kegiatan bertajuk “Siaga Gempa: Selamatkan Diri, Bantu Sesama” yang dilaksanakan di SMK Negeri 7 Semarang pada 4 Maret 2026.

Program ini melibatkan siswa kelas X TO 1 dan X PPLG 3, dengan tujuan utama memperkuat pemahaman sekaligus keterampilan praktis peserta didik dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang mahasiswa Universitas PGRI Semarang yang berfokus pada edukasi mitigasi bencana di lingkungan pendidikan.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Secara akademik, kegiatan ini mengintegrasikan aspek kognitif dan psikomotorik dalam pembelajaran kebencanaan. Siswa tidak hanya memperoleh materi dasar terkait gempa bumi—mulai dari definisi, penyebab, hingga potensi dampaknya—tetapi juga dibekali dengan prosedur mitigasi yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa terjadi.

Simulasi menjadi komponen kunci dalam kegiatan ini. Setelah sesi penyampaian materi, seluruh peserta terlibat dalam praktik langsung melalui skenario gempa. Siswa dilatih melakukan teknik drop, cover, and hold sebagai langkah perlindungan diri, serta melakukan evakuasi menuju titik kumpul dengan prosedur yang aman dan terstruktur. Pendekatan ini penting untuk membangun respons refleks yang cepat dan tepat saat terjadi bencana nyata.

Ketua pelaksana kegiatan, Dyan Ayu Kusumaningtyas, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan praktik lapangan. “Melalui sosialisasi dan simulasi ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langkah-langkah yang tepat saat terjadi gempa bumi,” ujarnya.

Dari perspektif peserta, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kesiapan mental. Salah satu siswa menyatakan bahwa simulasi tersebut membantu meningkatkan pemahaman sekaligus mengurangi potensi kepanikan saat menghadapi gempa. “Kegiatan ini membuat kami lebih paham dan siap menghadapi gempa bumi, sehingga tidak panik jika terjadi bencana,” ungkapnya.

Secara lebih luas, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan kebencanaan di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai upaya sistematis dalam membangun budaya sadar risiko. Dengan pendekatan berbasis praktik, siswa diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik, sekaligus mampu berkontribusi dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitarnya. (RK/D-1)

(Baca: PTN dengan Peminat Terbanyak pada SNBP 2026, UPI dan Unesa Pimpin Daftar)

Penulis: Dyan Ayu Kusumaningtyas

Editor: Raka Maheswara

Source: Dataloka.id/Upgris
Tags: mahasiswaPendidikanPerguruan Tinggi

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Jumlah PHK di Indonesia Januari-Maret 2026 Capai 8.389 Orang, Jawa Barat Tertinggi

Jumlah PHK di Indonesia Januari-Maret 2026 Capai 8.389 Orang, Jawa Barat Tertinggi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.