Jumlah penduduk miskin Indonesia 2025 tercatat sebagai yang terendah dalam lebih dari satu dekade terakhir. Berdasarkan data BPS, hingga September 2025, persentase penduduk miskin turun menjadi 8,25% dengan jumlah penduduk miskin sekitar 23,36 juta jiwa.
Capaian tersebut menjadi titik terendah sejak September 2014, saat persentase kemiskinan masih berada di level 10,96% atau sekitar 27,73 juta jiwa penduduk miskin.
Jika ditarik ke belakang, tingkat kemiskinan nasional sempat berada di atas 10% pada periode 2014 hingga 2017. Pada September 2017, persentase penduduk miskin tercatat 10,12% dengan jumlah penduduk miskin sekitar 26,58 juta jiwa.
Tren penurunan mulai terlihat lebih konsisten sejak 2018, ketika persentase kemiskinan menembus satu digit, yakni 9,82% pada Maret 2018 dan kembali turun menjadi 9,66% pada September di tahun yang sama.
Penurunan tersebut sempat tertahan pada periode pandemi covid-19. Pada Maret 2020, persentase penduduk miskin naik menjadi 9,78% dengan jumlah penduduk miskin sekitar 26,42 juta jiwa.
Angka itu lalu meningkat lagi pada September 2020 menjadi 10,19% atau sekitar 27,55 juta jiwa. Setelah itu, angka kemiskinan kembali menurun secara bertahap seiring pemulihan ekonomi nasional.
Memasuki 2023, persentase penduduk miskin turun menjadi 9,36% dengan jumlah sekitar 25,9 juta jiwa. Tren ini berlanjut pada 2024, ketika persentase kemiskinan menurun menjadi 9,03% pada Maret dan kembali turun ke 8,57% pada September, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 24,06 juta jiwa.
Dari sisi sebaran wilayah, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak pada 2025, yakni sekitar 3,80 juta jiwa. Posisi berikutnya ditempati oleh Jawa Barat dengan sekitar 3,55 juta jiwa penduduk miskin, disusul Jawa Tengah yang mencapai sekitar 3,34 juta jiwa.
Sebaliknya, Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit pada September 2025, yakni sekitar 42,45 ribu jiwa. Di atasnya terdapat Kepulauan Bangka Belitung dengan jumlah penduduk miskin sekitar 74,65 ribu jiwa. (RK/D-1)
(Baca: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia September 2025 Turun Menjadi 23,36 Juta Orang)













