Universitas Indonesia (UI) menjadi universitas dengan bidang Komunikasi dan Media terbaik di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026.
UI berada di kelompok peringkat 201–250 dunia dalam bidang Communication and Media Studies. Posisi berikutnya ditempati Universitas Gadjah Mada (UGM) pada kelompok 251–275 dunia.
Keduanya menjadi satu-satunya perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan bidang Komunikasi dan Media QS 2026. Dengan demikian, daftar universitas Indonesia pada bidang ini belum mencapai 10 kampus.
| Peringkat Indonesia | Universitas | Peringkat Dunia | Reputasi Akademik | Reputasi Perusahaan | Sitasi per Makalah | H-index |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Universitas Indonesia | 201–250 | 64,2 | 69,2 | 74 | 62,5 |
| 2 | Universitas Gadjah Mada | 251–275 | 63,2 | 67,3 | 66,8 | 59,1 |
Sumber: QS World University Rankings by Subject 2026.
UI Unggul di Empat Indikator
UI memperoleh skor lebih tinggi daripada UGM pada seluruh indikator yang digunakan. Perbedaan terbesar terlihat pada sitasi per makalah, dengan skor UI mencapai 74 poin, sedangkan UGM memperoleh 66,8 poin.
Selisih keduanya mencapai 7,2 poin. Indikator tersebut menggambarkan rata-rata dampak sitasi dari publikasi ilmiah yang dihasilkan dalam bidang Komunikasi dan Media.
Pada indikator H-index, UI memperoleh skor 62,5 poin, lebih tinggi 3,4 poin daripada UGM. H-index digunakan untuk melihat produktivitas sekaligus pengaruh publikasi sebuah institusi.
Persaingan paling dekat terdapat pada reputasi akademik. UI meraih skor 64,2 poin, sedangkan UGM memperoleh 63,2 poin. Selisih satu poin ini penting karena reputasi akademik mempunyai bobot paling besar dalam pemeringkatan.
UI juga unggul dalam reputasi perusahaan dengan skor 69,2 poin. UGM berada tidak jauh di bawahnya dengan 67,3 poin.
Peringkat Rentang tidak Menunjukkan Posisi Pasti
Peringkat 201–250 tidak berarti UI berada tepat di urutan ke-201. Posisi tersebut menunjukkan bahwa UI berada dalam kelompok universitas peringkat ke-201 sampai ke-250 dunia.
Hal serupa berlaku untuk UGM. QS hanya menempatkan UGM dalam kelompok 251–275 tanpa memberikan nomor posisi yang lebih terperinci.
Karena kedua kampus berada dalam kelompok berbeda, UI dapat ditempatkan sebagai universitas terbaik Indonesia pada bidang ini. Namun, universitas yang berada dalam kelompok peringkat sama tidak dapat diurutkan lagi tanpa data tambahan dari QS.
Bagaimana QS Nilai Bidang Komunikasi dan Media?
QS menggunakan empat indikator untuk menyusun pemeringkatan Communication and Media Studies. Reputasi akademik mempunyai bobot terbesar, yakni 50 persen.
Sitasi per makalah dan H-index masing-masing memiliki bobot 20 persen. Sementara itu, reputasi di kalangan pemberi kerja menyumbang 10 persen terhadap skor akhir.
Bidang Communication and Media Studies dalam klasifikasi QS mencakup kajian komunikasi, media digital, jurnalistik, kajian media, hubungan masyarakat, dan komunikasi strategis.
Namun, QS tidak memberikan peringkat langsung kepada setiap program sarjana atau departemen. Unit yang dinilai adalah performa keseluruhan institusi dalam bidang Komunikasi dan Media.
Karena itu, calon mahasiswa tetap perlu memeriksa nama program studi, akreditasi, konsentrasi, kurikulum, fasilitas produksi media, jaringan industri, serta peluang magang di masing-masing kampus. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa universitas Indonesia yang masuk QS Communication and Media Studies 2026?
Hanya dua universitas, yakni Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.
Universitas mana yang terbaik untuk bidang Komunikasi dan Media?
UI menjadi yang tertinggi dengan posisi 201–250 dunia, diikuti UGM pada peringkat 251–275.
Apakah QS memeringkat program studi Ilmu Komunikasi secara langsung?
Tidak. QS menilai performa institusi secara keseluruhan dalam bidang Communication and Media Studies, bukan setiap program studi secara terpisah.
Apakah kampus yang tidak masuk daftar berarti tidak memiliki jurusan Komunikasi yang baik?
Tidak. QS menetapkan persyaratan reputasi, publikasi, dan kelayakan tertentu. Tidak masuknya sebuah kampus tidak otomatis menggambarkan mutu seluruh kegiatan pembelajarannya.
Baca: 10 Universitas Jurusan Statistika Terbaik di Dunia Versi QS 2026, Ada Kampus Indonesia?













