Lulusan sekolah menengah atas atau SMA mencatat persentase diterima tertinggi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT 2026. Sebanyak 182.087 dari 597.849 pendaftar asal SMA diterima di perguruan tinggi negeri.
Perbandingan kedua angka tersebut menghasilkan persentase 30,46%. Posisi berikutnya ditempati lulusan madrasah aliyah atau MA dengan persentase diterima sebesar 29,42%.
Sementara itu, sebanyak 35.578 dari 141.330 pendaftar asal sekolah menengah kejuruan atau SMK dinyatakan diterima. Persentasenya mencapai 25,18%, lebih rendah dibandingkan SMA dan MA.
Secara nasional, SNBT 2026 diikuti 871.496 pendaftar. Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB menetapkan 256.369 peserta sebagai calon mahasiswa baru, setara dengan 29,42% dari jumlah pendaftar.
Lulusan SMA tertinggi secara jumlah dan persentase
SMA tidak hanya menyumbang pendaftar terbanyak, tetapi juga memiliki persentase diterima paling tinggi. Dari 597.849 pendaftar, sebanyak 182.087 orang berhasil memperoleh kursi di PTN.
Persentasenya unggul 1,04 poin dibandingkan MA. Jika dibandingkan dengan SMK, selisihnya mencapai 5,28 poin.
Sebagian besar peserta asal SMA diterima di PTN akademik, yakni sebanyak 159.692 orang. Adapun 22.395 peserta lainnya diterima di PTN vokasi.
Meski demikian, angka tersebut tidak berarti setiap lulusan SMA mempunyai peluang individual sebesar 30,46%. Hasil seleksi tetap dipengaruhi nilai UTBK, pilihan program studi, daya tampung, dan tingkat persaingan pada program yang dipilih.
Persentase lulusan MA mendekati rata-rata nasional
Sebanyak 37.216 peserta asal MA diterima dalam SNBT 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 32.905 peserta di PTN akademik dan 4.311 peserta di PTN vokasi.
Dengan 126.505 pendaftar, persentase penerimaan peserta asal MA mencapai 29,42%. Angka ini hampir sama dengan persentase penerimaan SNBT secara nasional.
Jumlah pendaftar asal MA juga mengalami pertumbuhan paling tinggi di antara tiga kelompok sekolah utama. Pendaftarnya bertambah 7.037 orang atau 5,89% dibandingkan 119.468 peserta pada 2025.
Pada periode yang sama, pendaftar asal SMK naik 1,06% dari 139.850 menjadi 141.330 orang. Pendaftar SMA hanya bertambah 0,16% dari 596.886 menjadi 597.849 orang.
Lulusan SMK lebih banyak masuk PTN vokasi
SMK berada di posisi ketiga di antara kelompok SMA, SMK, dan MA. Sebanyak 35.578 peserta asal SMK diterima dari total 141.330 pendaftar.
Kendati persentase penerimaannya lebih rendah, lulusan SMK memiliki proporsi penerimaan ke PTN vokasi yang lebih besar. Sebanyak 8.200 orang atau 23,05% dari seluruh peserta asal SMK yang diterima masuk ke PTN vokasi.
Sebagai perbandingan, peserta yang diterima di PTN vokasi mencakup 12,30% dari total penerimaan asal SMA dan 11,58% dari total penerimaan asal MA.
Perbedaan tersebut sejalan dengan orientasi pendidikan SMK yang lebih terapan. Namun, data SNPMB tidak menjelaskan alasan peserta memilih PTN akademik ataupun vokasi sehingga hubungan tersebut tidak dapat disimpulkan sebagai sebab-akibat.
Asal sekolah bukan satu-satunya penentu
Persentase penerimaan berdasarkan asal sekolah memberikan gambaran umum mengenai hasil SNBT 2026. Angka tersebut tidak dapat digunakan sendirian untuk mengukur kualitas SMA, SMK, maupun MA.
Setiap kelompok menghadapi komposisi pilihan program studi yang berbeda. Peserta yang memilih jurusan dengan jumlah peminat tinggi dan kursi terbatas akan menghadapi persaingan lebih rapat, terlepas dari jenis sekolah asalnya.
Karena itu, calon peserta perlu mempertimbangkan nilai UTBK, rekam persaingan program studi, daya tampung, serta pilihan alternatif. Jenis sekolah asal hanya menjadi salah satu karakteristik dalam data, bukan faktor penentu kelulusan. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Lulusan sekolah mana yang memiliki persentase lolos SNBT 2026 tertinggi?
Lulusan SMA dengan persentase diterima sebesar 30,46%.
Berapa lulusan SMA yang diterima dalam SNBT 2026?
Sebanyak 182.087 dari 597.849 pendaftar asal SMA diterima.
Berapa persentase lulusan MA yang diterima?
Persentasenya mencapai 29,42% atau 37.216 dari 126.505 pendaftar.
Berapa persentase lulusan SMK yang diterima?
Sebanyak 25,18% atau 35.578 dari 141.330 pendaftar asal SMK diterima.
Apakah lulusan SMA otomatis lebih mudah lolos SNBT?
Tidak. Persentase tersebut merupakan hasil agregat SNBT 2026. Kelulusan setiap peserta tetap bergantung pada nilai, pilihan program studi, daya tampung, dan persaingan.
Baca: 10 Prodi dengan Peminat Terbanyak di SNBT 2026, Ada yang Hanya Menerima 23 Orang













