Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi universitas terbaik di Indonesia untuk bidang arsitektur berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026. ITB berada di kelompok peringkat 101–150 dunia untuk kategori Architecture & Built Environment.
Posisi itu membaik dibandingkan edisi 2025 ketika ITB masih berada di rentang 151–200 dunia. Kenaikan tersebut sekaligus menjaga posisi ITB sebagai perguruan tinggi Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam bidang arsitektur dan lingkungan binaan.
Di bawah ITB, Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menempati posisi kedua bersama. Kedua kampus tersebut berada di kelompok 151–200 dunia.
Universitas Gadjah Mada (UGM) melengkapi daftar perguruan tinggi Indonesia yang masuk pemeringkatan. Kampus asal Yogyakarta itu berada di kelompok 201–260 dunia.
Tiga kampus naik kelompok peringkat
Perbaikan posisi tidak hanya dialami ITB. UI dan ITS juga bergerak dari kelompok 201–260 pada edisi 2025 menjadi 151–200 dunia pada 2026.
Dengan demikian, tiga dari empat universitas Indonesia dalam daftar berhasil naik kelompok peringkat. UGM menjadi satu-satunya kampus yang bertahan di rentang yang sama, yakni 201–260 dunia.
Kenaikan ITB membawanya ke kelompok 150 besar dunia. Hasil tersebut selaras dengan kuatnya skor reputasi akademik dan dampak penelitian kampus tersebut dalam bidang arsitektur.
ITB unggul dalam reputasi akademik
QS tidak menerbitkan skor keseluruhan untuk universitas yang berada dalam kelompok peringkat. Namun, skor setiap indikator tersedia dalam tabel hasil publik QS.
| Universitas | Reputasi Akademik | Reputasi Pemberi Kerja | Sitasi per Publikasi | Indeks-H |
|---|---|---|---|---|
| Institut Teknologi Bandung | 61,0 | 65,8 | 67,2 | 69,3 |
| Universitas Indonesia | 54,7 | 65,9 | 68,4 | 67,9 |
| Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 57,1 | 64,1 | 56,3 | 53,3 |
| Universitas Gadjah Mada | 52,2 | 64,6 | 66,5 | 65,7 |
ITB memperoleh skor reputasi akademik tertinggi sebesar 61,0. Kampus tersebut juga memimpin dalam Indeks-H dengan skor 69,3.
Keunggulan reputasi akademik berpengaruh besar terhadap posisi akhir. Pasalnya, indikator tersebut menyumbang 70% dari keseluruhan penilaian bidang arsitektur.
Meski berada di bawah ITB dalam peringkat keseluruhan, UI unggul tipis pada reputasi pemberi kerja. Skornya mencapai 65,9, sedangkan ITB memperoleh 65,8.
UI juga meraih skor sitasi per publikasi tertinggi sebesar 68,4. Sementara itu, ITS mempunyai skor reputasi akademik tertinggi kedua, yakni 57,1.
Bagaimana QS menilai bidang arsitektur?
QS memberikan bobot 70% untuk reputasi akademik dalam pemeringkatan Architecture & Built Environment. Penilaian tersebut berasal dari survei terhadap akademisi mengenai institusi yang dinilai unggul dalam bidang terkait.
Reputasi pemberi kerja, sitasi per publikasi, dan Indeks-H masing-masing memiliki bobot 10%. Adapun jaringan riset internasional tidak digunakan dalam penghitungan akhir karena memperoleh bobot 0%.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pandangan akademisi menjadi faktor paling menentukan. Meski demikian, penilaian terhadap lulusan dan pengaruh penelitian tetap berperan dalam membedakan performa setiap institusi.
Secara keseluruhan, QS World University Rankings by Subject 2026 menganalisis sekitar 21.000 program akademik dari sekitar 1.900 institusi di 100 negara. Pemeringkatan mencakup 55 disiplin ilmu yang dikelompokkan dalam lima bidang besar.
Namun, istilah “jurusan arsitektur terbaik” perlu dibaca secara hati-hati. QS menilai keseluruhan kekuatan institusi dalam bidang arsitektur dan lingkungan binaan, bukan satu program studi atau jenjang pendidikan tertentu.
Karena itu, peringkat QS dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya. Calon mahasiswa tetap perlu melihat akreditasi, kurikulum, fasilitas studio, portofolio pengajar, biaya kuliah, serta kesempatan magang. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa universitas arsitektur terbaik di Indonesia versi QS 2026?
Institut Teknologi Bandung menjadi yang terbaik di Indonesia dan berada di kelompok 101–150 dunia.
Berapa universitas Indonesia yang masuk pemeringkatan arsitektur QS 2026?
Ada empat universitas, yaitu ITB, UI, ITS, dan UGM.
Mana yang lebih tinggi antara UI dan ITS?
Keduanya berada di posisi yang sama karena ditempatkan dalam kelompok 151–200 dunia.
Apakah peringkat QS hanya menilai program S1 Arsitektur?
Tidak. QS menilai keseluruhan kekuatan institusi dalam bidang Architecture & Built Environment, bukan satu program atau jenjang tertentu.
Baca: 6 Universitas dengan Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, ITB Nomor Satu













