Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menempati peringkat pertama dalam daftar universitas Islam terbaik di dunia versi UniRank 2026. Kampus asal Medan tersebut mengungguli 437 perguruan tinggi Islam lain yang masuk pemeringkatan.
Posisi kedua ditempati Universiti Islam Antarabangsa Malaysia. Cairo University dari Mesir melengkapi tiga besar, disusul Jordan University of Science and Technology di urutan keempat.
Indonesia mendominasi daftar 10 besar dengan menempatkan lima perguruan tinggi. Selain UMSU, terdapat Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Daftar ini berasal dari pemeringkatan 438 perguruan tinggi berafiliasi Islam versi UniRank. Istilah “terbaik” perlu dibaca dalam konteks metodologi UniRank yang mengukur popularitas dan keberadaan sebuah perguruan tinggi di internet, bukan mutu akademik atau kualitas program studinya.
Iran Punya Universitas Islam Terbanyak
Dominasi Indonesia dalam 10 besar tidak menjadikannya sebagai negara dengan jumlah perguruan tinggi Islam terbanyak. Berdasarkan direktori UniRank 2026, posisi tersebut ditempati Iran dengan 160 institusi.
Indonesia berada di urutan kedua dengan 125 perguruan tinggi Islam. Pakistan menyusul dengan 23 institusi, sedangkan Somalia memiliki 14 perguruan tinggi.
Iran menyumbangkan sekitar 36,5% dari 438 perguruan tinggi yang masuk daftar, sedangkan kontribusi Indonesia mencapai 28,5%. Jika digabungkan, kedua negara memiliki 285 institusi atau sekitar 65,1% dari seluruh universitas Islam dalam pemeringkatan.
Sepuluh negara pada tabel tersebut secara keseluruhan menyumbangkan 370 institusi atau sekitar 84,5% dari jumlah perguruan tinggi yang dinilai.
Data jumlah institusi diperoleh dari direktori universitas Islam UniRank menurut negara, antara lain Iran, Indonesia, Pakistan, Somalia, dan Malaysia.
Bagaimana UniRank menentukan peringkat?
UniRank menyebut pemeringkatannya sebagai tabel liga nonakademik berbasis web. Peringkat disusun menggunakan empat metrik dari tiga penyedia data internet independen.
Indikator dengan bobot terbesar adalah jumlah domain berkualitas yang memberikan tautan menuju situs universitas atau Majestic Referring Domains, sebesar 55%. Peringkat lalu mempertimbangkan Similarweb Global Rank dengan bobot 35%.
Dua indikator lainnya adalah Moz Domain Authority dan Majestic Trust Flow. Masing-masing memiliki bobot 5%.
Dengan metodologi tersebut, posisi universitas dipengaruhi oleh perkiraan lalu lintas situs, kekuatan domain, serta jumlah dan kualitas tautan yang mengarah ke situs resmi perguruan tinggi.
UniRank menegaskan bahwa pemeringkatannya tidak menilai kualitas pendidikan, penelitian, dosen, fasilitas, ataupun program studi. Daftar tersebut lebih tepat digunakan untuk melihat popularitas dan visibilitas daring sebuah universitas.
Syarat universitas masuk UniRank
Perguruan tinggi yang masuk dalam daftar harus memenuhi tiga persyaratan utama. Pertama, institusi harus memiliki izin, pengakuan, atau akreditasi dari lembaga pendidikan tinggi yang berwenang di negaranya.
Kedua, perguruan tinggi harus menyelenggarakan program sarjana dengan masa studi sedikitnya tiga tahun atau menawarkan program magister maupun doktor.
Ketiga, kegiatan perkuliahan harus diselenggarakan terutama melalui pembelajaran tatap muka, bukan sepenuhnya berbasis pendidikan jarak jauh.
Karena indikator dan tujuannya berbeda, hasil UniRank tidak dapat disamakan secara langsung dengan QS World University Rankings atau Times Higher Education World University Rankings.
Calon mahasiswa tetap perlu memperhatikan akreditasi, kualitas program studi, biaya, fasilitas, lingkungan belajar, dan prospek lulusan sebelum memilih universitas. (RK/D-1)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa universitas Islam terbaik di dunia versi UniRank 2026?
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menempati peringkat pertama dalam daftar 438 universitas Islam versi UniRank 2026.
Berapa kampus Indonesia yang masuk 10 besar?
Ada lima kampus Indonesia dalam 10 besar, yaitu UMSU, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Negara mana yang memiliki universitas Islam terbanyak?
Iran berada di posisi pertama dengan 160 institusi, disusul Indonesia dengan 125 perguruan tinggi Islam.
Apakah UniRank menilai kualitas akademik universitas?
Tidak. UniRank merupakan pemeringkatan nonakademik yang mengukur popularitas dan keberadaan situs universitas berdasarkan lalu lintas web, otoritas domain, serta kualitas tautan.
Apakah peringkat UniRank dapat menjadi satu-satunya acuan memilih kampus?
Tidak. Peringkat ini sebaiknya digunakan sebagai informasi tambahan. Calon mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan akreditasi dan mutu program studi yang akan dipilih.
Baca: Universitas Islam Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027, UMY Jadi Satu-satunya













