Dataloka.id
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sports
  • Humaniora
  • Hiburan
  • Infografik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Jawa Barat Pimpin Jumlah Peserta Didik Berkebutuhan Khusus pada 2025, Tunagrahita Mendominasi

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan persebaran peserta didik berkebutuhan khusus di Indonesia masih terkonsentrasi di sejumlah provinsi dengan jumlah penduduk besar. Jawa Barat memiliki peserta didik berkebutuhan khusus terbanyak pada 2025.

by Raka Maheswara
24 August 2026
in Humaniora
Seorang peserta didik pengguna kursi roda mengikuti kegiatan belajar bersama di ruang kelas inklusif.

Peserta didik berkebutuhan khusus mengikuti kegiatan pembelajaran bersama dalam lingkungan pendidikan inklusif. (Sumber: Magnific)

Share on FacebookShare on Twitter

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan persebaran peserta didik berkebutuhan khusus di Indonesia masih terkonsentrasi di sejumlah provinsi dengan jumlah penduduk besar.

Kemendikdasmen mencatat Jawa Barat memiliki 30.752 peserta didik berkebutuhan khusus pada 2025. Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan 23.315 peserta didik dan Jawa Tengah sebanyak 21.540 peserta didik.

READ ALSO

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

Di luar tiga provinsi tersebut, jumlah peserta didik berkebutuhan khusus turun cukup signifikan. Sumatra Barat berada di peringkat keempat dengan 7.249 peserta didik, disusul Banten sebanyak 7.209 peserta didik. DKI Jakarta menempati posisi keenam dengan 6.350 peserta didik.

Sementara itu, Sumatra Utara mencatat 5.604 peserta didik berkebutuhan khusus, Aceh sebanyak 5.126 peserta didik, Sulawesi Selatan 5.034 peserta didik, dan DI Yogyakarta 4.905 peserta didik.

Berdasarkan kategori ketunaan, peserta didik tunagrahita merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 84.453 siswa. Angka tersebut jauh melampaui kategori lainnya.

Kategori tunarungu menempati urutan kedua dengan 25.597 siswa, diikuti autis sebanyak 23.251 siswa. Sementara itu, peserta didik tunadaksa tercatat sebanyak 6.091 siswa dan tunanetra sebanyak 4.229 siswa. Adapun kategori lainnya mencapai 22.621 siswa. (RK/D-1)

Source: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Tags: Akses PendidikanDifabeldisabilitasPendidikan

Related Posts

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026
Next Post
Adopsi 5G Indonesia Masih 4 Persen pada 2025, Diproyeksikan Naik Menjadi 28 Persen pada 2030

Adopsi 5G Indonesia Masih 4% pada 2025, Diproyeksikan Naik Menjadi 28% pada 2030

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT
Humaniora

Lulusan UGM Bergaji Median Rp6 Juta, Seberapa Sulit Masuk Jurusan Favorit lewat SNBT?

9 October 2026
Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT
Humaniora

Fakultas Bergaji Tinggi di UI, Seberapa Sulit Jurusannya Masuk lewat SNBT?

9 October 2026
Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027 - Ini Data Murid yang Mengulang di Indonesia
Humaniora

Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027? Ini Data Murid yang Mengulang Kelas di Indonesia

9 October 2026
Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus
Humaniora

Jurusan ITB Bergaji di Atas Rp10 Juta, Mana yang Paling Mudah Ditembus?

9 October 2026
UI, UGM, ITB, atau IPB Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan
Humaniora

UI, UGM, ITB, atau IPB: Kampus Mana yang Punya Bidang Paling Banyak Dilirik Perusahaan?

9 October 2026
Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB
Humaniora

Gaji Tinggi atau Cepat Kerja? Bandingkan Prospek Lulusan 10 Jurusan ITB

8 October 2026

Berlangganan Data Premium GRATIS

    Dapatkan insight terkini dari dataloka.id, Berlangganan GRATIS.

    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Tim Kami
    • Iklan
    • Pedoman Pemberitaan
    • Karier

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Berita
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sports
    • Humaniora
    • Hiburan
    • Infografik

    © 2026 Dataloka - Jelajahi Dunia dengan Data. Supported by Ersen Media.