Kopi menjadi salah satu komoditas yang paling banyak dikonsumsi masyarakat dunia. Total konsumsinya diperkirakan meningkat pada 2025/2026, meski pertumbuhan di setiap negara bergerak dengan kecepatan berbeda.
Amerika Serikat masih menjadi negara dengan konsumsi kopi terbesar. Sementara itu, Indonesia menempati posisi kedelapan, berada di bawah Vietnam dan satu tingkat di atas Rusia.
Berdasarkan data United States Department of Agriculture (USDA), konsumsi kopi dunia diperkirakan mencapai 173,85 juta kantong berukuran 60 kilogram pada 2025/2026. Jumlah tersebut setara dengan 10,43 juta ton.
Angkanya naik 1,34% dibandingkan 2024/2025 yang sebanyak 171,56 juta kantong. Perhitungan tersebut menggunakan volume setara biji kopi hijau atau green bean equivalent.
Amerika Serikat berada di posisi teratas dengan konsumsi kopi sebanyak 26,55 juta kantong atau setara 1,59 juta ton pada 2025/2026. Volumenya meningkat 1,26% dibandingkan musim sebelumnya yang sebanyak 26,22 juta kantong.
Brasil menyusul di peringkat kedua dengan konsumsi 22,28 juta kantong atau setara 1,34 juta ton. Konsumsi di negara produsen kopi terbesar dunia itu tumbuh 1,41% dari 21,97 juta kantong pada 2024/2025.
Filipina menduduki posisi ketiga dengan konsumsi 6,75 juta kantong. Negara tersebut sekaligus mengalami pertumbuhan konsumsi tertinggi di antara sepuluh negara dalam daftar, yakni 9,05% dibandingkan musim sebelumnya.
Jepang berada di urutan keempat dengan 6,72 juta kantong, diikuti Cina sebanyak 5,85 juta kantong. Namun, konsumsi Cina turun 4,46% dari 6,12 juta kantong pada 2024/2025. Penurunan itu menjadi yang paling dalam di antara 10 negara tersebut.
Kanada menempati posisi keenam dengan konsumsi 5,20 juta kantong. Berikutnya, konsumsi kopi Vietnam diperkirakan mencapai 4,90 juta kantong pada 2025/2026.
Indonesia berada di peringkat kedelapan sebagai negara dengan konsumsi kopi terbesar di dunia. Konsumsinya diperkirakan sebanyak 4,81 juta kantong atau setara 288.600 ton pada 2025/2026.
Jumlah tersebut turun 1,29% dibandingkan 2024/2025 yang sebanyak 4,87 juta kantong. Meski demikian, konsumsi kopi Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan Rusia dan Inggris.
Rusia berada di peringkat kesembilan dengan konsumsi 4,58 juta kantong, naik 2,81% secara tahunan. Adapun Inggris menempati urutan kesepuluh dengan 4,33 juta kantong, turun 3,67% dibandingkan musim sebelumnya. (RK/D-1)
Baca: Produksi Kopi Indonesia Capai 832.675 Ton pada 2025, Sumatra Selatan Terbesar













